Endorsement dahulu tidak harus berbayar, cukup mengirimkan produk yang di promosikan kepada influencer. Lalu, influencer yang menarik orang-orang untuk membeli produk atau jasa.
Namun, kini semakin banyak orang dengan pengikut banyak dan membuat tarif tiap akan mempromosikan barang atau jasa.
Endorsement memiliki bermacam bentuk promosi, bisa dengan upload di instagram story ataupun di feeds instagram. Materinya pun bisa dalam berbentuk konten video panjang, video pendek ataupun foto.
Endorsement dapat menguntungkan kedua belah pihak. Barang yang di promosikan beragam, mulai dari makanan, minuman, skincare, produk kecantikan, baju dan lainnya.
Endorsement bisa berbentuk sistem kontrak selama artis atau influencer tersebut tidak sedang menjadi brand ambassador suatu perusahaan.
Sistem kontrak ini berfungsi sebagai penjelas kerja sama antara kedua belah pihak, harus dipastikan semua hal dibahas dan tertulis dalam kontrak tersebut termasuk punishment.
Ketika ada pihak yang melanggar sehingga semua aturan dalam kerja sama ini sudah jelas dan tidak ada pihak yang merasa terbebani.
Saat ini, tarif endorsement sekali upload juga bisa bernilai tinggi bahkan sampai juta ataupun puluhan juta termasuk seberapa terkenal dan seberapa aktif pengikut artis atau influencer tersebut.
Kita tidak boleh tertipu dengan jumlah followers karena seberapa banyak feedback yang kita dapatkan tidak hanya bergantung pada banyaknya followers tetapi seberapa aktif followers seseorang.
Bisa saja seseorang dengan 500K followers lebih memberikan efek baik bagi kita dibandingkan dengan orang dengan 1M pengikut. Mengenali seperti apa pengikut seseorang juga menjadi kewajiban seller sebelum memutuskan menggunakan jasa mereka.














