Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Nasional · 16 Mar 2023 17:16 WIB ·

Wakil Kepala BIN Tinjau Persiapan Acara Peresmian PYCH


 Wakil Kepala BIN Tinjau Persiapan Acara Peresmian PYCH Perbesar

TIRTAYASA.ID –  Menjelang peresmian Papua Youth Creative Hub (PYCH), Wakil Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Teddy Lhaksmana WK mengecek kesiapan acara pada Kamis 16 Maret 2023.

BACA JUGA   Inilah Do'a Saat Akan Berangkat Kerja Agar Meraih Rezeki Halal dan Berkah

Peninjauan ini dimulai dari masing-masing booth yang akan menampilkan presentasi di depan Presiden Joko Widodo hingga simulasi pelaksanaan video conference untuk acara peresmian nanti 21 Maret 2023.

BACA JUGA   Aliansi BEM Banten Bersatu Deklarasi Pemilu Damai 

Wakil Kepala BIN, Teddy Lhaksmana WK mengapresiasi kesiapan presentasi dari masing-masing booth yang akan tampil di hadapan Presiden Joko Widodo nanti. Namun, masing-masing narator tetap harus berlatih hingga pelaksanaan acara.

“Saat presentasi nanti, tetap yakin dan fokus tentang materi yang akan disampaikan. Narator juga harus siap menjawab pertanyaan Presiden Joko Widodo saat presentasi booth berlangsung,” ujarnya disela-sela peninjauan.

Saat peninjauan, Wakil Kepala BIN, Teddy Lhaksmana juga melakukan video conference dengan perwakilan anak-anak muda yang tergabung dengan Papua Muda Inspiratif (PMI).

BACA JUGA   Mewaspadai Ancaman Radikalisme di Ruang Digital Menjelang Pemilu

Vicon tersebut menghadirkan empat anggota PMI yang memiliki usaha di berbagai bidang, diantaranya Maria Fransiska pemilik usaha ayam petelur di Kota Jayapura, Abdul Wahab pemilik usaha Bengkel Sapi dan Perkebunan Jagung di Fak Fak, Albert Burwos pemilik peternakan Babi di Manokwari, dan Daud Amnan pemilik lahan perkebunan jagung di Tambraw.

BACA JUGA   Presidensi G20, Pengamat: Indonesia Bisa Jadi Rujukan Atasi Krisis Pangan

Abdul Wahab yang mengelola Bengkel Sapi dan Perkebunan Jagung, menyampaikan progres peternakan sapinya yang saat ini sudah memiliki sekitar 50 ekor sapi.

“Keberadaan PMI sangat mendukung dalam tata kelola dan manajemennya, serta konektivitas dengan pemerintah daerah. Integrasi dan sinergitasnya cukup baik sehingga program-programnya dapat terlaksana” ujarnya.

Albert Burwos, Peternak Babi, mengatakan saat ini jumlah babi yang ada di kandang mencapai 71 ekor dan malam ini akan datang lagi sebanyak 20 ekor.

“Jumlah tersebut akan terus dilengkapi hingga mencapai 105 ekor,” ujarnya.

Selama dilaksanakan peninjauan, persiapan sudah berjalan dengan baik dan semangat pengisi acara untuk menyambut Presiden Joko Widodo terbilang cukup tinggi.

BACA JUGA   Holding BUMN Pangan Wujud Upaya Ketahanan Pangan Nasional

Selain peninjauan booth dan simulasi video conference, ada booth yang menarik yakni Aplikasi Papua yang memfasilitasi beberapa aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat seperti aplikasi Containder (Bersih Sampah) dan Papua Pacific Park. Aplikasi tersebut dibuat oleh talenta-talenta muda Papua yang memiliki passion dalam dunia digital.

Founder Containder, Irsanto Andi Imbiri, mengatakan aplikasi ini terkait manajemen pengelolaan sampah untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan atau menyampaikan aspirasi terkait keluhan terkait lingkungan yang kotor. Bermuara dari community yang peduli lingkungan, aplikasi ini dibangun sejak tahun 2022.

“Containder diharapkan dapat mengatasi permasalahan lingkungan yang buruk terutama karena sampah. Aplikasi ini akan mudah dipantau Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebersihan (Business to Government) terkait tempat mana yang sudah dibersihkan dan mana yang belum” kata Irsanto.

BACA JUGA   Tantangan Kartini Masa Kini

Daniel Sedik selaku Founder dari Papua Pacific Park menyampaikan aplikasi ini fokus pada ekosistem wisata yakni bagaimana masyarakat lokal terlibat langsung dalam bisnis pariwisata. Selain itu, juga untuk mengeksplorasi wisata Papua agar lebih dikenal masyarakat.

“Papua Pacific Park sebagai aplikasi untuk menyediakan tour dan wisata di wilayah Papua. Selama ini, wisata Papua hanya mengenal Raja Ampat, padahal masih banyak destinasi wisata lainnya,” pungkasnya. (rls)

Artikel ini telah dibaca 161 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

BLT Ditengah Bisingnya Informasi

5 April 2026 - 12:02 WIB

Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Dominasi Penerimaan Pajak Digital, Setor Rp37,40 Triliun

2 April 2026 - 13:29 WIB

Penerimaan Pajak Kanwil DJP Banten Tumbuh 12,65 Persen hingga Februari 2026

1 April 2026 - 16:19 WIB

Pesta Rakyat Perdana di Monas: Produk Ekraf Banten Tembus 14.000 Paket

30 Maret 2026 - 11:52 WIB

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

9 Maret 2026 - 20:17 WIB

Trending di Kesehatan