Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Kesehatan · 9 Mar 2026 20:17 WIB ·

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026


 BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026 Perbesar

JAKARTA – BPJS Kesehatan memastikan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses masyarakat selama periode libur dan mudik Lebaran 2026.

Masyarakat tetap dapat memanfaatkan layanan kesehatan maupun layanan administrasi kepesertaan, baik secara langsung maupun melalui layanan digital, di seluruh Indonesia.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan, momentum mudik tidak boleh menghambat peserta dalam memperoleh layanan kesehatan.

BPJS Kesehatan berkomitmen menjaga akses layanan JKN tetap terbuka agar masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang.

“Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan rasa aman karena perlindungan kesehatannya tetap terjamin,” ujar Pujo melalui siaran pers, Senin 9 Maret 2026.

Untuk memastikan layanan administrasi tetap tersedia secara tatap muka, BPJS Kesehatan membuka pelayanan di kantor cabang pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

Posko Mudik BPJS Kesehatan di Titik Strategis

Selama periode mudik, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Posko Mudik BPJS Kesehatan di sejumlah titik strategis guna memberikan layanan informasi, konsultasi, serta bantuan kepada peserta JKN.

Pujo menjelaskan posko tersebut beroperasi pada 13–16 Maret 2026 di beberapa lokasi utama jalur mudik, antara lain:

Pelabuhan Merak, Banten, Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rest Area Tol 88A Cipularang, Purwakarta, Rest Area Tol 166A Cipali, Majalengka, Rest Area Tol 429A Ungaran, Semarang, Rest Area Tol 519A Masaran, Sragen, Terminal Purabaya, Sidoarjo, Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar.

“Kehadiran posko mudik ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik sekaligus mempermudah peserta memperoleh informasi layanan JKN selama perjalanan,” jelasnya.

BACA JUGA   Lantik PC Ansor Cilegon, Ketua PW GP Ansor Banten Serukan Kader Harus Jadi Bagian Solusi

Akses Layanan Digital Tetap Tersedia

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto menyampaikan bahwa peserta dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan digital selama periode libur Lebaran.

Melalui Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat melakukan berbagai layanan administrasi secara mandiri, seperti perubahan data peserta, perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), serta berbagai layanan administrasi lainnya tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.

Selain itu, peserta juga dapat mengecek status kepesertaan melalui: Aplikasi Mobile JKN, Layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) di nomor 0811 8165 165, Care Center 165.

“Kami mengimbau peserta memastikan status kepesertaannya aktif sebelum melakukan perjalanan mudik. Peserta juga dapat memanfaatkan berbagai kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk membayar iuran atau melunasi tunggakan,” kata Akmal.

Layanan Kesehatan Tetap Bisa Diakses di Luar Domisili

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Abdi Kurniawan Purba menegaskan bahwa peserta JKN tetap dapat memperoleh layanan kesehatan meskipun berada di luar daerah domisili.

Apabila Puskesmas, klinik, atau dokter keluarga tempat peserta terdaftar sedang tutup, peserta tetap dapat mengakses layanan di FKTP lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan sedang beroperasi.

Informasi fasilitas kesehatan yang buka selama libur Lebaran dapat diakses melalui Aplikasi Pencarian Fasilitas Kesehatan (Aplicares).

BPJS Kesehatan juga memastikan keberlanjutan layanan bagi peserta dengan penyakit kronis, termasuk peserta Program Rujuk Balik (PRB), sehingga terapi pengobatan tetap dapat berjalan selama masa libur.

Selain itu, BPJS Kesehatan tetap menjamin pelayanan kesehatan bagi peserta yang mengalami kecelakaan lalu lintas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dalam kasus kecelakaan ganda, biaya pelayanan kesehatan pertama akan dijamin oleh Jasa Raharja hingga maksimal Rp20 juta. Jika biaya melebihi batas tersebut, selisihnya dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Abdi.

BACA JUGA   Pemkot Serang Gandeng KNPI Wujudkan Satu Keluarga Satu Pengusaha

Rumah Sakit Siaga Selama Lebaran

Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Bambang Wibowo memastikan rumah sakit di seluruh Indonesia tetap memberikan pelayanan kesehatan selama periode libur Lebaran.

Menurutnya, rumah sakit tetap beroperasi 24 jam untuk melayani peserta JKN, termasuk layanan rawat inap, rawat jalan, dan layanan cuci darah (hemodialisis).

“Rumah sakit tetap menyediakan berbagai layanan kesehatan selama periode libur Lebaran. Kehadiran Posko Mudik BPJS Kesehatan juga membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,” ujar Bambang.

Peserta Diminta Pastikan Kepesertaan Aktif

Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi, menilai momentum Lebaran memang membutuhkan kesiapan ekstra dari berbagai pihak, terutama dalam memastikan peserta tidak mengalami kendala administratif saat mengakses layanan kesehatan.

“Kami tidak ingin ada peserta yang tertolak secara administratif ketika mengakses layanan kesehatan. Karena itu masyarakat perlu memastikan status kepesertaan JKN dalam kondisi aktif sebelum melakukan perjalanan mudik,” kata Tulus.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan mudik, termasuk mengatur waktu istirahat agar tidak mengalami kelelahan yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Sementara itu, Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Sandhi Wiedyanoe, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan analisis lalu lintas menjelang periode mudik Lebaran 2026.

“Korlantas Polri telah melakukan analisis lalu lintas untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan selama arus mudik dan arus balik. Dari berbagai kajian, faktor human error masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Karena itu masyarakat perlu memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh,” jelas Sandhi. (rls/*)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Ekosistem JKN, BPJS Kesehatan Bangun Sinergi dengan Posbankum

9 April 2026 - 08:16 WIB

Untirta dan Bank Indonesia Jalin Kerja Sama dan Perkuat Sinergi melalui Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026

8 April 2026 - 14:03 WIB

Suwaib Amiruddin Terpilih Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten 2026-20231 : Pramuka Siap Sulap Sampah Pasar Jadi Pupuk Pertanian

8 April 2026 - 09:58 WIB

Bikers Brotherhood 1% MC Banten Chapter gelar Mandatory Run 1 dan Halal Bihalal

4 April 2026 - 18:20 WIB

Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Dominasi Penerimaan Pajak Digital, Setor Rp37,40 Triliun

2 April 2026 - 13:29 WIB

Penerimaan Pajak Kanwil DJP Banten Tumbuh 12,65 Persen hingga Februari 2026

1 April 2026 - 16:19 WIB

Trending di Ekonomi