Untuk menumbuhkan nilai-nilai demokrasi yang baik dan benar tentunya, harus mematuhi ketetapan hukum agar sistem birokrasi berjalan dengan baik. Pemerintahan tidak dinilai cenderung membuat kegaduhan. Menurut kami ini sesuatu bentuk kecelakaan intelektual seorang pejabat yang tidak profesional dalam menjalankan suatu tahtanya.
Rasionalitas dalam berpolitik harus di junjung tinggi oleh elit elite yang mau merebut kursi Bupati Pandeglang tentunya dengan mengedepankan metode komunikasi politik yang kredibel dan akuntabel.
Adu gagasan dan konsep strategis dengan pembuktian secara empirik dan sesuai dengan konstelasi sosial rakyat Kabupaten Pandeglang harus menjadi poin penting kalau mau mendapat atensi yang tinggi dari publik.
Sejauh ini kita belum bisa melihat itu semua dari beberapa kubu yang mulai gembar gembor soal Pilkada, yang terlihat malah eksploitasi kekuasaan yang terstruktur tersistematis dan mengakar untuk melanggengkan kekuasaan berikutnya.
Jangan hanya jadikan masyarakat sebagai objek, tapi jadikan sebagai subjek dalam perumusan setiap kebijakan. Karena rakyat tidak bisa di sederhanakan dengan angka angka gak bisa juga kita sederhanakan dengan kata kata, kita harus dekat dengan mereka, rasakan keringat mereka, dan hidup di tengah mereka. baru nanti kalian bisa berbicara atas nama rakyat. (*)














