Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Opini · 26 Jul 2023 21:39 WIB ·

Kebijakan Hilirisasi SDA Presiden Jokowi


 Kebijakan Hilirisasi SDA Presiden Jokowi Perbesar

Oleh : Fabian Aditya Pratama

Apresiasi sangat tinggi patut diberikan kepada bagaimana berjalannya program kebijakan hilirisasi sumber daya alam (SDA) yang digalakkan oleh Presiden RI, Joko Widodo karena seluruhnya memang sudah sangat tepat untuk dilakukan demi mampu mendorong dan meningkatkan perekonomian nasional, perekonomian daerah hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat sendiri.

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Andi Achmad Dara memberikan apresiasi sangat tinggi kepada bagaimana langkah dari Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan percepatan pada program kebijakan hilirisasi di sektor Sumber Daya Alam (SDA) Tanah Air.

Beberapa diantara hilirisasi SDA tersebut dilakukan pada nikel, batu bara, hingga sektor lain seperti kelautan serta kehutanan. Lebih lanjut, anggota dewan tersebut juga sangat meyakini bahwa program kebijakan hilirisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI) jelas akan mampu membuat perekonomian di daerah bisa bergerak dan berkembang dengan jauh lebih cepat lagi.

Tentunya bukan tanpa alasan keyakinan tersebut dimilikinya, pasalnya memang ketika terjadi program kebijakan akan hilirisasi sumber daya alam bisa berjalan dengan baik, maka juga sangat mampu untuk membuat setiap daerah setempat yang memiliki SDA tersebut mendapatkan nilai tambah ekonomi yang cukup besar sehingga mereka bisa terus berkembang.

Langkah besar yang dilakukan oleh Kepala Negara itu dalam melangsungkan program kebijakan untuk hilirisasi merupakan terobosan yang memang sangat penting. Karena dengan adanya terobosan berupa kebijakan untuk melakukan hilirisasi pada sumber daya alam yang terkandung di Tanah Air tersebut juga akan mampu mengubah Indonesia menjadi salah satu negara maju dan siap menyongsong Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang.

Jelas sekali bahwa dengan adanya program kebijakan hilirisasi sumber daya alam yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo ini juga bisa menciptakan adanya multiplier effect yang juga tentu akan berdampak secara signifikan terhadap terjadinya peningkatan pendapatan ekonomi nasional, termasuk juga akan terjadi pula peningkatan ekonomi di daerah.

BACA JUGA   Masuk Endemi Covid-19, BPJS Kesehatan Jamin untuk Peserta JKN

Maka dari itu, hendaknya seluruh elemen masyarakat dan semua pihak juga mampu terus mendukung penuh bagaimana adanya program kebijakan hilirisasi SDA yang digencarkan oleh Kepala Negara karena sebagai sebuah terobosan kebijakan yang bisa dikatakan pula paling monumental.

Bagaimana tidak, lantaran dengan adanya program kebijakan hilirisasi sumber daya alam, juga memungkinkan akan menjadi sebuah batu loncatan (millstone) bagi bangsa Indonesia agar mempercepat negara ini menjadi salah satu negara maju dan mampu bersaing dengan berbagai macam negara lainnya di seluruh penjuru dunia.

Sebagai informasi, Pemerintah RI telah memiliki proyeksi pula mengenai bagaimana program kebijakan hilirisasi sumber daya alam tersebut, yakni jelas sekali mampu membantu meningkatkan adanya perekonomian untuk daerah, khususnya bagi daerah yang menjadi sumber penghasil SDA.

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan juga di seluruh daerah di Tanah Air akan langsung meningka dengan sangat pesat, sehingga juga dampak baiknya akan mampu dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang mengalami peningkatan kesejahteraan. Sebagai contoh, di wilayah Maluku Utara kini mengalami pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 27% (persen). Hal itu juga terjadi setelah adanya industri pengolahan smelter di sana dan telah mendukung adanya upaya hilirisasi nikel dari pemerintah.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Barikade 98, Benny Rhamdani juga mengaku bahwa dirinya sangat siap untuk melawan sikap dari International Monetary Fund (IMF) yang justru terkesan terlalu memberikan intervensi jauh kepada bagaimana program kebijakan hilirisasi sumber daya alam yang dijalankan oleh Presiden Jokowi.

Sikap yang dimiliki oleh IMF tersebut dinilai sama sekali tidaklah relevan, karena sebenarnya seluruh program kebijakan untuk melakukan hilirisasi SDA dari Kepala Negara sudah sangat tepat untuk dilaksanakan karena di dalamnya juga terdapat adanya pelarangan untuk melakukan ekspor bahan mentah, yang mana tujuannya hanyalah satu, yakni untuk semakin memperkuat industri dalam negeri sendiri dan tentunya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA   Peran G20 dalam Menyelesaikan Krisis Multidimensi Dunia

Jelas sekali bahwa segala program akan kebijakan hilirisasi sumber daya alam yang digalakkan oleh Presiden Joko Widodo itu sudah sangatlah tepat karena juga sebagai bukti nyata bahwa Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki kedaulatan secara penuh di bidang ekonomi hingga politik. Maka, sama sekali tidak boleh adanya intervensi dari pihak luar manapun yang mampu mengganggu kebijakan dari negeri ini.

Sama sekali hendaknya tidak boleh ada pihak lain yang kemudian melakukan campur tangan atau intervensi yang terlalu jauh dan berhak mengatur bagaimana hendaknya Pemerintah RI mengambil kebijakannya, bahkan termasuk juga negara sekelah Amerika Serikat sekalipun. Sebab, hubungan antar negara yang terjalin di dunia ini memang didasarkan kepada asas persahabatan dan kesetaraan.

Dengan kata lain, memang seluruh elemen masyarakat harus bisa bersatu dalam mendukung penuh bagaimana adanya program kebijakan untuk hilirisasi SDA yang dilakukan oleh Presiden Jokowi. Tentunya dampak baik akan langsung dirasakan oleh masyarakat sendiri dengan terjadinya peningkatan kesejahteraan mereka. (*)

*) Penulis adalah Kontributor Nawasena Institute

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Eksotisme, Alami dan Memikat; Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

11 April 2026 - 22:35 WIB

BLT Ditengah Bisingnya Informasi

5 April 2026 - 12:02 WIB

BBM dan Kendaraan Listrik: Antara Transisi Energi dan Beban Publik

3 April 2026 - 13:01 WIB

Menata Ulang Cara Pandang Komunikasi dalam Penanganan Bencana dan Kebijakan Bantuan di Sumatera

27 Maret 2026 - 08:46 WIB

Bias Algoritma dan Polarisasi Digital

24 Maret 2026 - 11:34 WIB

Kepemilikan Media dan Dukungan Politik

15 Maret 2026 - 19:26 WIB

Trending di Opini