Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Kesehatan · 18 Agu 2020 07:05 WIB ·

Mempromosikan Aktivitas Fisik dan Kesejahteraan Sosial Orang Dewasa selama Covid-19


 Mempromosikan Aktivitas Fisik dan Kesejahteraan Sosial Orang Dewasa selama Covid-19 Perbesar

Meskipun persetujuan dokter harus dicari sebelum memulai kebijakan aktivitas fisik dan olahraga baru, terutama untuk orang dewasa dengan kondisi kronis atau masalah kesehatan (Elsawy & Higgins, 2010), penelitian menunjukkan bahwa bahkan orang dewasa yang lemah mendapatkan manfaat fisik dari olahraga (McPhee et al., 2016). 

The American Heart Association (2018) merekomendasikan agar orang dewasa berpartisipasi dalam 150 menit per minggu untuk olahraga sedang, seperti jalan cepat atau berkebun, aktivitas fisik yang cenderung disukai oleh orang dewasa. 

Mengingat peningkatan risiko komplikasi kesehatan dari COVID-19 pada populasi lansia, dan potensi olahraga untuk meningkatkan perlindungan imunologis dari penyakit pernapasan akibat virus, penting bagi parktisi olahraga rekreasi untuk memfasilitasi aktivitas fisik lansia.Selain aktivitas fisik, aktivitas sosial dikaitkan dengan kesehatan dan kesejahteraan lansia. Ada efek penjegahan dari keterlibatan sosial dan manfaat ini berlanjut hingga kehidupan selanjutnya. 

Kegiatan sosial orang dewasa dikaitkan dengan penurunan angka kematian di atas dan di luar kegiatan rekreasi lainnya. Kegiatan sosial memberikan efek menghindari stres, dan integrasi sosial mendorong keadaan psikologis yang positif, pada gilirannya, meningkatkan respons fisiologis positif pula(Cohen, 2004). 

Temuan ini menunjukkan pentingnya menjaga koneksi dan ikatan sosial selama COVID-19. Selain itu, koneksi sosial dan dukungan sosial meningkatkan kepatuhan olahraga pada orang dewasa (Smith et al., 2017).
Dengan cara ini, keterkaitan antara waktu luang sosial dan aktivitas fisik dapat memperkuat dan memberikan manfaat “nilai tambah”.

BACA JUGA   Omnibus Law Cipta Kerja Solusi Selamatkan UMKM
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinkes Kota Serang Intensifkan Intervensi, Tekan Angka Stunting Bertahap

16 April 2026 - 10:19 WIB

UPA Perpustakaan Untirta Gelar Bedah Buku ‘Baduy Masyarakat 1001 Tabu’ Karya Uday Suhada

16 April 2026 - 08:21 WIB

Eksotisme, Alami dan Memikat; Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

11 April 2026 - 22:35 WIB

Perkuat Ekosistem JKN, BPJS Kesehatan Bangun Sinergi dengan Posbankum

9 April 2026 - 08:16 WIB

BLT Ditengah Bisingnya Informasi

5 April 2026 - 12:02 WIB

BBM dan Kendaraan Listrik: Antara Transisi Energi dan Beban Publik

3 April 2026 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi