Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Daerah · 15 Des 2022 09:50 WIB ·

Turun Jadi 3,7 Persen, Pemkab Tangerang Komitmen Entaskan Kasus Stunting hingga Nol Persen


 Turun Jadi 3,7 Persen, Pemkab Tangerang Komitmen Entaskan Kasus Stunting hingga Nol Persen Perbesar

TIRTAYASA.ID – Kasus stunting di Kabupaten Tangerang pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 3,7 persen dibandingkan pada tahun 2021 dengan persentase mencapai 7,6 persen.

Hal demikian diungkap Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, dr. Desiriana Dinardianti, berdasarkan hasil pengukuran melalui aplikasi Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat atau ePPGBM.

BACA JUGA   Bupati Tatu Serahkan Insentif untuk 1.777 Kader KB

“Dalam mewujudkan upaya perbaikan gizi masyarakat, khususnya gizi pada balita, dibutuhkan koordinasi serta komitmen dari berbagai pihak serta adanya program multisektoral yang efektif dan berkelanjutan,” kata dr. Desiriana, Rabu, 14 Desember 2022

Menurut dia, untuk menjawab tantangan tersebut diperlukan kegiatan perbaikan gizi masyarakat yang dimonitor dan dievaluasi secara berkala melalui surveillance gizi yang meliputi indikator masalah gizi dan indikator kinerja program gizi.

BACA JUGA   Mahasiswa Unpam Serang Sosialisasikan Pemahaman Pentingnya Motivasi Intrinsik bagi Siswa SMKN 3 Kota Serang

“Pemantauan keadaan gizi balita juga terus dilakukan, melalui ePPGBM (Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) dimana pertumbuhan keadaan gizi balita di posyandu tercatat setiap bulannya,” katanya.

Karena itu, menurutnya, penting adanya ketersediaan data secara akurat dan berkelanjutan.

BACA JUGA   Didominasi Usia Produktif, DPC PDI Perjuangan Kota Serang Tegaskan Komitmen Ramah Anak Muda

“Hasil Surveilans Gizi melalui ePPGBM tersebut dapat menjadi acuan dalam perencanaan program dan kebijakan perbaikan gizi mulai dari tingkat desa, kecamatan sampai tingkat Kabupaten Tangerang,” imbuhnya

Dalam kegiatan Diseminasi Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) Balita yang telah digelar Dinas Kesehatan melibatkan perangkat daerah terkait dan juga kecamatan agar penanganan stunting dapat optimal.

BACA JUGA   Untirta Gelar Pekan Literasi “PELITA”, Perkuat Budaya Membaca di Era Digital

“Meskipun turun dari tahun sebelumnya, Pemkab Tangerang terus berkomitmen mengentaskan kasus stunting hingga nol persen,” ujarnya

“Karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengajak seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) untuk menekan angka kasus stunting hingga nol persen,” tutupnya

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KSMI Banten dan Kota Serang Gelar Konsolidasi, Perkuat Arah Pengembangan Mini Soccer

25 April 2026 - 10:00 WIB

Dinkes Kota Serang Intensifkan Intervensi, Tekan Angka Stunting Bertahap

16 April 2026 - 10:19 WIB

Perkuat Ekosistem JKN, BPJS Kesehatan Bangun Sinergi dengan Posbankum

9 April 2026 - 08:16 WIB

Lantik 132 Pejabat di Pemprov Banten, Andra Soni Minta Segara Beradaptasi

31 Maret 2026 - 16:41 WIB

Berbagi Takjil, PDI Perjuangan Kecamatan Serang Pererat Kepedulian Sosial dengan Masyarakat

15 Maret 2026 - 20:18 WIB

Puluhan Kuliner Khas Banten Meriahkan Buka Puasa Relawan, Upaya Lestarikan Warisan Daerah

14 Maret 2026 - 21:20 WIB

Trending di Daerah