SERANG – Dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing di era digital, kelompok mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang (UNPAM) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Kamis 2 Oktober 2025.
Kegiatan PKM tersebut bertema ‘Sosialisasi Pemahaman Pentingnya Motivasi Intrinsik untuk Persiapan Dunia Kerja di SMKN 3 Kota Serang’.
Kegiatan ini berlangsung di kelas XI dari jurusan Manajemen Perkantoran SMKN 3 Kota Serang dengan antusiasme tinggi.
Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali generasi Z dengan pemahaman mendalam tentang pentingnya motivasi intrinsik dalam meningkatkan kinerja dan kesuksesan di dunia kerja.
Motivasi intrinsik merupakan faktor pendorong internal yang membuat seseorang melakukan sesuatu karena keinginan dan minatnya sendiri, bukan karena faktor eksternal.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Yuliana Puspita, di dampingi dua anggota tim, yaitu Mochammad Jibal dan Nurkholis, menekankan motivasi intrinsik sangat penting bagi generasi Z untuk mencapai kesuksesan di dunia kerja.
“Kami ingin membimbing mereka agar mampu memahami dan mengembangkan motivasi intrinsik mereka sendiri, sehingga mereka dapat menjadi individu yang lebih produktif dan berdaya saing,” ungkapnya.

Kegiatan ini dirancang dengan penyampaian materi yang interaktif dan diskusi kelompok. Peserta diajak mempelajari teknik-teknik untuk meningkatkan motivasi intrinsik, seperti menetapkan tujuan yang jelas, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri, serta mengembangkan mindset yang positif.
Kepala SMKN 3 Kota Serang, Ade Susianti, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kegiatan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang atas program PKM yang bermanfaat ini. Kegiatan semacam ini tidak hanya menambah pengetahuan siswi tentang motivasi intrinsik, tetapi juga memotivasi mereka untuk menjadi individu yang lebih baik dan berdaya saing,” katanya.
Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi generasi Z untuk memahami pentingnya motivasi intrinsik dalam mencapai kesuksesan di dunia kerja. Dengan demikian, mereka dapat menjadi individu yang lebih tangguh, produktif, dan berdaya saing di era digital.
Dalam menghadapi era globalisasi dan persaingan dunia kerja yang semakin ketat, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga sikap mental dan motivasi yang kuat dari dalam diri.
SMKN 3 Kota Serang sebagai salah satu lembaga pendidikan kejuruan berperan penting dalam membentuk generasi muda yang siap kerja, berkarakter, dan mandiri. Namun, kenyataannya masih banyak siswa yang memiliki semangat belajar hanya karena dorongan dari luar, seperti tuntutan guru, orang tua, atau nilai akademik semata.
Untuk itulah, sosialisasi tentang pemahaman pentingnya motivasi intrinsik perlu dilakukan sebagai upaya membangun kesadaran dan semangat dari dalam diri siswa. Motivasi intrinsik adalah dorongan yang muncul secara sadar dari individu untuk mencapai tujuan tanpa bergantung pada faktor eksternal.
Siswa yang memiliki motivasi intrinsik biasanya lebih tekun, percaya diri, dan memiliki tanggung jawab tinggi terhadap proses belajarnya. Hal ini sangat penting dalam mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja yang menuntut kedisiplinan, inisiatif, dan kemampuan beradaptasi tinggi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan siswi SMKN 3 Kota Serang mampu memahami bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis atau sertifikat keahlian, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar dan berkembang secara mandiri.
Dengan tumbuhnya motivasi intrinsik, para siswa dapat menjadi tenaga kerja yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki etos kerja, tanggung jawab, serta semangat untuk berkontribusi dalam dunia industri maupun masyarakat luas.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan sesi tanya jawab dan diskusi kelompok yang membahas pengalaman masing-masing siswa dalam menumbuhkan motivasi, tantangan yang mereka hadapi, serta rencana untuk kedepannya. Diskusi ini menjadi momen penting bagi siswa untuk saling berbagi dan belajar dari pengalaman teman-temannya, sekaligus mendapat arahan dari pemateri.
Menjelang penutupan, seluruh peserta berkumpul kembali untuk sesi refleksi dan evaluasi singkat mengenai manfaat dan kesan mereka selama mengikuti kegiatan. Tim PKM juga memberikan beberapa tips praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk apresiasi, acara ditutup dengan penyerahan sertifikat partisipasi kepada para siswa yang telah aktif mengikuti rangkaian kegiatan. Dokumentasi berupa foto bersama dan video juga diambil untuk mengabadikan momen penting tersebut. (*)














