Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Daerah · 14 Mar 2026 21:20 WIB ·

Puluhan Kuliner Khas Banten Meriahkan Buka Puasa Relawan, Upaya Lestarikan Warisan Daerah


 Kue pasung, salah satu dari puluhan jenis kuliner khas Banten tersaji dalam kegiatan buka puasa bersama para Relawan Fesbuk Banten News dan Komunitas Bahasa Jawa Serang (BJS). Perbesar

Kue pasung, salah satu dari puluhan jenis kuliner khas Banten tersaji dalam kegiatan buka puasa bersama para Relawan Fesbuk Banten News dan Komunitas Bahasa Jawa Serang (BJS).

SERANG – Puluhan jenis kuliner khas Banten tersaji dalam kegiatan buka puasa bersama para relawan gabungan yang diinisiasi oleh Relawan Fesbuk Banten News dan Komunitas Bahasa Jawa Serang (BJS). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pelestarian kuliner tradisional daerah di tengah arus modernisasi.

Beragam makanan tradisional disajikan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari ketan gerong, ratuban, jejorong, cecuer, pasung, kontol sapi, lupis, talam, apem putih, bacang karoket, hingga buras gorengan. Tak hanya jajanan, panitia juga menghadirkan hidangan khas Banten seperti angeun lada, rabeg, gerem asem, dan kulit tangkil.

Inisiator kegiatan dari Relawan Fesbuk Banten News, Lulu Jamaludin mengatakan penyajian beragam kuliner khas Banten itu bukan sekadar untuk menikmati hidangan berbuka puasa, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya daerah.

Menurutnya, kuliner tradisional merupakan bagian dari identitas masyarakat yang harus terus diperkenalkan kepada generasi muda.

“Setiap makanan khas daerah punya cerita, tradisi, dan bahan lokal yang menjadi bagian dari identitas budaya. Karena itu kita harus terus mempromosikan kuliner Banten agar tidak hilang di tengah gempuran makanan modern,” ujar Lulu di lokasi Rumah Singgah Relawan Duafa FBn, Jl Gelatik Komp. Tegal Padang, Drangong Taktakan, Kota Serang, Sabtu (14/3/2026).

Ia menambahkan, promosi kuliner daerah juga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat. Banyak pelaku UMKM yang bergantung pada keberlanjutan kuliner tradisional tersebut.

“Kalau kuliner khas daerah terus dikenal dan diminati, tentu akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Mulai dari petani bahan baku sampai pelaku UMKM kuliner,” katanya.

Kegiatan buka puasa bersama ini juga digelar dalam rangka milad ke-16 Relawan Fesbuk Banten News dan 16 tahun Komunitas Bahasa Jawa Serang (BJS). Selama ini kedua komunitas tersebut dikenal aktif melestarikan budaya lokal, mulai dari bahasa hingga kuliner tradisional Banten.

BACA JUGA   HUT ke-14, Gerindra Banten Adakan Lomba Berhadiah Ratusan Juta

Pegiat Bahasa Jawa Serang, Manar Mas, mengatakan pihaknya sejak awal berkomitmen menjaga keberlangsungan budaya lokal, khususnya Bahasa Jawa Serang yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Banten.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya melalui bahasa, tetapi juga lewat kuliner tradisional yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Kami ingin generasi muda tetap mengenal budaya daerahnya sendiri. Bahasa Jawa Serang kami lestarikan, begitu juga kuliner khas Banten yang menjadi kekayaan budaya kita,” kata Manar.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar agar kuliner tradisional Banten tetap dikenal luas dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman. (rls/*)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KH Matin Syarkowi Ingatkan Makna “Madani” di HUT ke-19 Kota Serang: Jangan Jadi Sekat Pembangunan

10 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Refleksi HUT ke-19 Kota Serang, Walikota Budi Rustandi Tegaskan Komitmen Wujudkan Visi ‘Kota Serang Madani, Maju, dan Berbudi’

10 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Pemkot Serang Matangkan Persiapan HUT Kota Serang ke-19 dan HUT RI ke-81

23 Juli 2026 - 21:34 WIB

GP Ansor Kota Serang Meriahkan Turnamen Sepak Bola Pemuda Selatri di Terondol

17 Mei 2026 - 19:06 WIB

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

Trending di Nasional