KOTA SERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang meminta Pemkot Serang untuk mempersiapkan jaringan internet di tiga kelurahan yang memiliki daerah blank spot.
Hal ini dilakukan agar penerapan aplikasi Sistem Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara (Sirekap) pada Pemilu 2024 tak terkendala jaringan internet.
Ketiga wilayah tersebut yakni Kelurahan Cibendung dan Kelurahan Sayar di Kecamatan Taktakan, serta Kelurahan Terumbu di Kecamatan Kasemen.
Demikian diungkapkan Ketua Divisi Teknis KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri saat Focus Group Discussion (FGD) Penyiapan Rumusan Kebijakan Pemungutan Suara Dalam Pemilu 2024, di Hotel Horison, Kamis 22 Juni 2023.
Fierly mengatakan, KPU Kota Serang telah berkoordinasi dengan Pemkot Serang melalui Dinas Kominfo agar memfasilitasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan jaringan internet dan perangkat jaringan.
“Kita prediksi mudah-mudahan tidak lebih dari 20 TPS yang blank spot di tiga kelurahna itu. Kita tentu minta bantuan Pemda untuk bisa menyalurkan perangkat jaringan ke daerah itu. Tapi juga ini soal anggaran dan lain,” ujarnya.
“Tadi dalam FGD disinggung ada Kelurahan beberapa titik yang blank spot. Nanti siasatnya kalau belajar dari tahun 2019 yang blank spot itu mereka foto dulu, lalu cari lokasi sinyal bagus baru diupload,” tambah Fierly.
Fierly mengakui, kondisi serupa tak jauh berbeda dengan enam Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten. Sedangkan, baru ada dua Kota yang tanpa blank spot yakni Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.
“Kalau dibandingkan yang lain, blank spotnya jauh. Jadi kalau yang tidak ada blank spotnya itu cuma Kota Tangerang dan Tangsel. Cilegon pun masih ada. Tapi memang tidak sampai 5 TPS,” katanya.
Kondisi ini, kata Fierly, harus menjadi perhatian jika Sirekap digunakan tentu tiga Kelurahan ini harus dipantau agar proses pelaksanaan Pemilu 2024 bisa berjalan dengan baik.
Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang, Subagyo mengatakan, pihaknya sudah mendengar masukan dan keluhan terkait beberapa wilayah di Kota Serang yang tidak memiliki akses internet untuk mengoperasikan Sirekap pada Pemilu 2024.
“Infrastruktur teknologi informasi adanya penggunaan sistem informasi rekap internet karena ada beberapa wilayah yang mungkin ada blank spot yang tidak bisa terakses oleh operator seluler,” katanya.
“Ini mungkin yang pertama akan kita pastikan bahwa seluruh Kelurahan sudah bisa mengakses internet,” tambah Subagyo.
Subagyo mengatakan, pihaknya akan mendukung kebutuhan dalam penyelenggaraan Pemilu, salah satunya yaitu memberikan fasilitas internet di Kelurahan yang terdeteksi blank spot. (red)














