Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Banten Politika · 23 Des 2025 14:39 WIB ·

Empat Pilar Kebangsaan Harus Diterjemahkan dalam Tindakan Konkret di Masyarakat


 Empat Pilar Kebangsaan Harus Diterjemahkan dalam Tindakan Konkret di Masyarakat Perbesar

SERANG – Politisi PDI Perjuangan mengajak masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikan Sarifah Ainun Jariyah dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar, di Kantor DPC PDI Perjuangan, Kota Serang, Selasa 23 Desember 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat pemahaman dan praktik nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Saripah mengatakan, Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika tidak boleh berhenti pada tataran wacana dan seremonial.

“Empat Pilar Kebangsaan harus diterjemahkan dalam tindakan konkret di masyarakat. Nilai Pancasila, konstitusi, persatuan NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika harus hadir dalam praktik kehidupan sehari-hari,” kata perempuan yang kini menjadi Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Banten II.

Menurut dia, Pancasila berfungsi sebagai landasan etika sosial yang mampu menjaga toleransi, keadilan, dan solidaritas di tengah keberagaman masyarakat.

Sementara itu, UUD 1945 menjadi pedoman dalam menjamin hak dan kewajiban warga negara, termasuk dalam kehidupan demokrasi yang sehat.

Ketua DPC PDI Perjuangan, Kota Serang, Mochamad Nasir mengatakan, menjaga keutuhan NKRI merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat negara atau elite politik.

“Keutuhan NKRI hanya bisa dijaga jika masyarakat memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat dan menolak segala bentuk provokasi yang memecah belah persatuan,” katanya.

Pria yang akrab disapa Ocing itu menekankan pentingnya semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai kekuatan bangsa Indonesia yang majemuk. Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan budaya harus dikelola sebagai modal sosial dalam pembangunan.

BACA JUGA   Samai Rekor Thierry Henry, Giroud : Saya Merasa Diberkati 

“Keberagaman adalah kekayaan bangsa. Jika dikelola dengan baik, ia menjadi sumber kekuatan, bukan konflik,” katanya.

Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini, kedua politisi PDI Perjuangan berharap masyarakat semakin memiliki kesadaran untuk menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (*/rls)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

Untirta Gelar Pekan Literasi “PELITA”, Perkuat Budaya Membaca di Era Digital

5 Mei 2026 - 07:06 WIB

Kolaborasi Untirta–Polda Banten Perkuat Implementasi Perlindungan Perempuan dan Anak

29 April 2026 - 18:59 WIB

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Serang Jenguk Warga Sakit di Puri Citra Pipitan

29 April 2026 - 11:09 WIB

HIMADIKSIO Untirta Laksanakan Studi Banding ke Universitas Negeri Jakarta

27 April 2026 - 21:38 WIB

Trending di Kampus