5. Bernalar kritis
Pelajar yang bernalar kritis mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya.
Elemen-elemen dari bernalar kritis adalah memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir, dan mengambil Keputusan.
6. Kreatif
Pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak. Elemen kunci dari kreatif terdiri dari menghasilkan gagasan yang orisinal serta menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal.
Namun, ke enam Profil Pelajar Pancasila bila dikaitkan dengan sila-sila Pancasila menurut penulis belum mewakili ke lima sila tersebut, misalnya sila ke-2, 4 dan 5 ada di poin mana. Sila ke-2 Kemanusiaan yang Adil dan Beradab ada di poin mana.
Kemudian, Sila ke-4; Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan ada di poin mana, dan begitupun Sila ke-5; Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia ada di poin mana.
Belum termasuk jika dikaitkan dengan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), apakah dengan adanya Profil Pelajar Pancasila ini Penguatan Pendidikan Karakter dihilangkan atau dilebur.
*) Penulis adalah Ketua Umum Asosiasi Guru PPKn Indonesia (AGPPKnI)














