Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Ekonomi · 25 Jan 2021 00:29 WIB ·

Tol Laut Memberikan Dampak Positif bagi Masyarakat


 Tol Laut Memberikan Dampak Positif bagi Masyarakat Perbesar

Oleh : Abner Wanggai

Keberadaan tol laut membawa efek positif bagi masyarakat. Mereka bisa berkendara dengan lebih fleksibel sejak ada tol yang istimewa ini. Selain itu, setelah ada tol laut, harga barang penting seperti semen menurun, karena biaya transportasi juga turun. Sejak trailer pengangkutnya bisa melewati tol laut.

Tol laut adalah jalan bebas hambatan yang unik, karena berada di atas laut. Pembangunan tol ini digenjot oleh pemerintah, karena keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat. Sebagai infrastruktur penting untuk memperlancar transportasi, dan juga mempermudah distribusi barang-barang dari Jayapura ke kota lain, dan sebaliknya.

Wisnu Handoko, Direktur Lalu Lintas dan Angkatan Laut Kemenhub menyatakan ada 23 trayek tol laut pada tahun 2020. Sehingga mempermudah pengiriman barang sampai ke pelosok Papua. Menurutnya, dengan adanya tol laut, harga barang-barang juga bisa turun hingga 30%, karena biaya transportasi yang lebih murah.

Buktinya, harga semen di wilayah Papua bisa turun hingga 28%. Di wilayah pegunungan Papua, harga semen bisa mencapai 500.000 per sak. Namun sejak ada tol laut, harganya bisa ditekan sehingga berkisar 300.000-an per saknya. Jika harganya bisa turun, maka sangat bermanfaat bagi warga sipil Papua, karena mereka bisa menghemat pengeluaran.

Turunnya harga ketika ada tol laut, karena tak perlu mengirim via pesawat terbang. Dulu di Papua memang mengandalkan transportasi via udara, karena wilayahnya ada yang hutan dan pegunungan. Namun harga avtur makin tinggi, sehingga ongkosnya ikut naik, dan berimbas pada harga yang menggila.

Namun sekarang pengirimannya bisa melalui tol laut, dan bisa menekan harga barang. Selain itu, rute pengirimannya sampai ke wilayah terjauh seperti Merauke. Sehingga masyarakat di sana bisa menikmati sembako karena stoknya selalu tersedia, berkat pengiriman via tol laut. Harganya juga terjangkau kantong mereka.

BACA JUGA   Investasi Hulu Migas di Indonesia Memiliki Prospek Cerah

Jika harga barang turun maka akan berimbas pada kesejahteraan masyarakat. Mereka tak perlu bingung karena harus membeli beras atau sembako lain dengan harga mahal. Namun bisa membelinya dengan harga yang wajar. Sehingga tak ada keluhan, bahwa harga barang di Papua mencekik leher, jauh lebih mahal daripada di Pulau Jawa.

Yahya Kuncoro, Direktur Usaha dan Angkutan Barang Tol Laut menyatakan bahwa PT Pelni mengajak seluruh pemerintah daerah untuk memanfaatkan tol laut. Sehingga distribusi barang ke wilayah 3T (tertingggal, terdepan, dan terluar perbatasan) merata. Ia mengajak pemda untuk memasarkan produk unggulan petani, hingga ke daerah pelosok seperti ujung Papua.

Pemerataan distribusi ini sangat penting, agar masyarakat di Papua juga bisa menikmati barang-barang kiriman dari Jawa dan pulau lain, dengan harga yang terjangkau. Mereka tak akan kesulitan lagi mendapatkan beras dan hasil bumi lain, karena tak semua tanaman bisa tumbuh di Bumi Cendrawasih. Penyebabnya karena faktor tanah dan iklim yang berbeda.

Ketika transportasi antar pulau bisa lancar dengan adanya tol laut, maka tak hanya menguntungkan rakyat Papua. Namun juga masyarakat di pulau lain. Mereka bisa menikmati sagu asli Bumi Cendrawasih dan hasil bumi lain dengan harga yang lebih terjangkau.

Harga barang yang terjangkau ketika dikirim via tol laut terjadi karena pada 2020 lalu ada subsidi yang diberikan oleh pemerintah. Pada 2021, sedikit demi sedikit subsidinya dipangkas, namun harga yang harus dibayar saat lewat tol laut dijamin masih terjangkau. Sehingga tidak akan memberatkan masyarakat dan pengusaha yang memanfaatkannya.

Adanya tol laut di wilayah Papua sangat menguntungkan masyarakat, karena transportasi jadi lancar. Selain itu, distribusi barang-barang juga lebih mudah, karena menjangkau sampai wilayah yang amat jauh seperti Merauke. Akan ada pemerataan pengiriman sembako dan barang lain, sehingga terjadi azas keadilan di Papua.

BACA JUGA   Buka Sidang IPU ke -144, Jokowi Ajak Aksi Nyata Cegah Perubahan Iklim

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta

Artikel ini telah dibaca 201 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Eksotisme, Alami dan Memikat; Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

11 April 2026 - 22:35 WIB

BLT Ditengah Bisingnya Informasi

5 April 2026 - 12:02 WIB

BBM dan Kendaraan Listrik: Antara Transisi Energi dan Beban Publik

3 April 2026 - 13:01 WIB

Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Dominasi Penerimaan Pajak Digital, Setor Rp37,40 Triliun

2 April 2026 - 13:29 WIB

Penerimaan Pajak Kanwil DJP Banten Tumbuh 12,65 Persen hingga Februari 2026

1 April 2026 - 16:19 WIB

Pesta Rakyat Perdana di Monas: Produk Ekraf Banten Tembus 14.000 Paket

30 Maret 2026 - 11:52 WIB

Trending di Ekonomi