Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

News · 20 Nov 2022 19:57 WIB ·

Pembangunan IKN Bakal Jadi Kota Netral Karbon Pertama 2045


 Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Bukan hanya akan menjadi panggung unjuk gigi dari Indonesia untuk dunia saja, melainkan dengan adanya IKN juga akan bisa berkontribusi dalam rangka memitigasi dampak perubahan iklim global, yang bahkan sampai detik ini masih sangat banyak diperbincangkan dalam berbagai macam forum dunia dan terus diupayakan untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Karena bagaimanapun, krisis perubahan iklim global juga akan banyak sekali berdampak bahkan secara multidimensional bagi keberlangsungan dunia, utamanya bagi ekosistem dunia dan juga kesehatan lingkungan.

Sehingga jelas saja apabila tidak segera dicarikan solusinya, maka dunia sendiri akan semakin terpuruk dan mengalami banyak masalah di kemudian hari.

BACA JUGA   Komitmen Presiden Wujudkan IKN sebagai Kota Modern

Lebih lanjut, Bambang Susantono sendiri menjelaskan bahwa dengan adanya kajian yang digagas oleh Pemerintah RI bersamaan dengan ADB tersebut akan langsung menciptakan sebuah momentum emas dan juga sekaligus memperjelas arah bagi pembangunan IKN, utamanya dalam rangka menjadikan IKN sebagai kota netral karbon yang pertama di Indonesia pada tahun 2045 mendatang.

Pasalnya, upaya untuk bisa menjadi sebuah kota yang netral karbon tersebut adalah jika semuanya sudah selesai diterapkan, maka Nusantara sendiri menurutnya akan bisa menjaga hingga sebanyak 65 persen dari kawasannya sebagai kawasan yang dilindungi dengan melalui segenap proses restorasi dan juga rehabilitasi.

Nantinya, ketika seluruh proses restorasi dan rehabilitasi tersebut telah dilaksanakan, maka secara otomatis pula IKN akan mampu meningkatkan kemampuannya dalam penyerapan karbon dan bahkan akan mungkin menyerap karbon lebih banyak lagi dari yang dilepaskan (net sink) pada sebelum tahun 2030, yang kemudian nantinya pada tahun 2045 akan benar-benar menjadi sebuah kota yang berposisi sebagai netral karbon.

BACA JUGA   Pembangunan IKN untuk Menekan Kesenjangan Ekonomi

Dengan adanya pembangunan IKN yang digagas oleh Pemerintah RI dengan menggandeng sejumlah pihak dan terus mengupayakan adanya pembangunan yang berkelanjutan dengan lingkungan hijau yang terus hidup berdampingan dengannya, termasuk pula menjadi langkah konkret dari Nusantara untuk meningkatkan kontribusinya pada target pencapaian nol emisi karbon Indonesia bahkan pada tahun 2060 mendatang.

Sementara itu, Wakil Presiden Urusan Asia Tenggara, Asia Timur dan Pasifik, Ahmed M. Saeed menyatakan bahwa partisipasi aktif dari semua pihak, termasuk diantaranya adalah pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten atau kota memang menjadi garda yang berada pada barisan paling depan untuk bisa mengimplementasikan kebijakan nasional terebut dalam rangka mendukung pencapaian komitmen kuat yang sudah dilakukan oleh pemerintah pusat mengenai kesepakatan Paris.

Indonesia akan segera memiliki negara dengan kota yang netral karbon pertama di dunia, yakni pada tahun 2045 mendatang. Hal tersebut akan ditujukan dengan pembangunan IKN yang berada di Kalimantan Timur dengan banyaknya kajian dengan paradigma environmental ethics, termasuk juga menjadi semangat untuk semakin mempertegas komitmen pemerintah RI pada Kesepakatan Paris. (*)

 

*) Penulis adalah kontributor Ruang Baca Nusantara

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

Untirta Gelar Pekan Literasi “PELITA”, Perkuat Budaya Membaca di Era Digital

5 Mei 2026 - 07:06 WIB

Kolaborasi Untirta–Polda Banten Perkuat Implementasi Perlindungan Perempuan dan Anak

29 April 2026 - 18:59 WIB

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Serang Jenguk Warga Sakit di Puri Citra Pipitan

29 April 2026 - 11:09 WIB

HIMADIKSIO Untirta Laksanakan Studi Banding ke Universitas Negeri Jakarta

27 April 2026 - 21:38 WIB

Trending di Kampus