Menu

Mode Gelap
KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024 Kemeriahan Puncak Dies Natalis UPG ke-3, Dihadiri Artis hingga Pejabat Daerah  Politikus Gerindra Desmond J Mahesa Meninggal Dunia MK Tetapkan Pemilu 2024 Pakai Sistem Proporsional Terbuka, Waspadai Politik Uang  Pembangunan Tahap II Masjid Agung Ats Tsauroh Ditarget Rampung 2023

Ekonomi · 23 Sep 2020 15:46 WIB ·

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan UMKM


 Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan UMKM Perbesar

Oleh : Zakaria

Omnibus Law Cipta Kerja didesain oleh pemerintah, tidak hanya untuk pekerja tapi juga pengusaha UMKM. Mereka diutamakan karena 90% pelaku usaha di Indonesia adalah UMKM. Ada beberapa pasal yang menguntungkan mereka, dan membuat perizinan usaha makin mudah dan cepat. 

Saat ini pengusaha UMKM diuji karena daya beli masyarakat agak menurun. Mereka berusaha keras untuk mempertahankan bisnisnya walau kita masih berada dalam pandemi covid-19. Memang benar ungkapan kalau membuka bisnis itu mudah tapi mempertahankannya susah. Pengusaha UMKM mencoba berinovasi agar bisnisnya tetap menghasilkan.

Untuk membantu para pengusaha UMKM maka pemerintah merancang draft Omnibus Law Cipta Kerja. Undang-undang ini memiliki beberapa klaster yang menguntungkan mereka, di antaranya investasi dan kemudahan berusaha. Akan ada perubahan aturan tentang perizinan, investasi, dan tenaga kerja. Pebisnis UMKM akan menjalankan usahanya dengan lebih ringan.

Salah satu bagian dari Omnibus Law yang menguntungkan UMKM adalah pasal 99. Izin usaha UMKM diberi intensif berupa keringanan atau bahkan tak ada biaya. Pengusaha kecil yang ingin melegalkan bisnisnya bisa semangat karena tidak lagi takut akan mahalnya biaya. Pemerintah paham bahwa mereka masih memiliki modal kecil sehingga biaya perizinan juga bisa digratiskan.

Dengan memilik izin resmi, maka UMKM bisa tercatat dalam database Kementrian Koperasi dan UKM. Manfaatnya adalah jika ada bantuan akan langsung diberikan ke rekening masing-masing. Selain itu, jika akan meminjam tambahan modal kepada bank, akan dipermudah prosesnya, karena bisnis UMKM tersebut dianggap valid dan identitas usahanya jelas.

Ada pula Pasal 103 dalam Omnibus Law Cpta Kerja yang berisi ‘pemerintah memfaslitasi tersedianya layanan bantuan dan pendampingan hukum bagi usaha mikro dan kecil’. Pendampingan hukum sangat penting karena masih ada pelaku UMKM yang awam dengan hal ini. Misalnya saat mereka tersandung kasus hak cipta produk, langsung dibantu oleh pemerintah.

BACA JUGA   UU Cipta Kerja Bantu Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Sementara dalam pasal 102 berisi ‘pemerintah mengalokasikan penggunaan dana alokasi khusus untuk mendanai kegiatan pemberdayaan dan pengembangan UMKM. Aturan ini bagus karena ada pebisnis UMKM yang sudah lama jualan tapi tak tahu strategi pemasaran dan manajerialnya. Jadi, pemerintah akan memberi pendampingan melalui seminar gratis.

Seminar ini biasanya diadakan oleh Dinas Koperasi dan UKM. Dalam acara pendampingan, diajarkan tidak hanya cara membuat produk untuk dijual, namun juga memolesnya agar bernilai tinggi. Misalnya kemasan dibuat eksklusif, anti bocor, dan diberi stiker label lengkap dengan tulisan kontak HP. Jadi calon pembeli akan langsung menghubungi nomor itu.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan bahwa omnibus law cipta kerja akan memudahkan UMKM untuk berkembang, karena ada klaster kemudahan berusaha. Juga membuat mereka maju karena ada investasi yang lebih didorong untuk masuk ke Indonesia. Pengusaha UMKM juga boleh meminta keringanan pengupahan kepada pekerjanya.

Klaster investasi memang jadi poin penting dalam omnibus law cipta kerja karena investor diperbolehkan menanam modal dengan izin yang lebih longgar. Mereka bisa membesarkan usaha UMKM dengan penyuntikan dana segar, dan membagi hasilnya. Terlebih, investor juga didorong untuk mentransfer ilmu pengetahuan. Pengusaha UMKM jadi makin cerdas dan lihai berbisnis.

Jika UMKM terus dibantu pemerintah maka mereka bisa survive dan memperbesar bisnisnya. Kondisi keuangan Indonesia akan membaik karena tak ada lagi pengusaha yang merugi, dan mereka malah menaikkan daya beli. Kita bisa selamat dari ancaman krisis keuangan atau resesi.Omnibus law cipta kerja terbukti membantu masyarakat, khususnya pengusaha UMKM. Karena mereka diberi bantuan, mulai dari pendanaan hingga pendampingan. Sehingga uang modal yang diberi akan terus diputar dalam bisnis dan pengusaha UMKM bisa berjualan dengan teknik marketing kekinian. (*)

BACA JUGA   KTT 20 Momentum Indonesia Menjawab Kepercayaan Dunia

)* Penulis adalah Pengamat dan Pendamping Usaha UMKM

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Astra Tol Tangerang-Merak Canangkan Mini Forest di area Jalan Tol

26 April 2024 - 16:40 WIB

Jalan Tol Tangerang Merak mulai Serang Barat hingga Cilegon Timur akan Dilebarkan Jadi 3 Lajur

25 April 2024 - 16:31 WIB

Hadapi Lebaran Perdana, Kereta Cepat Whoosh Angkut Lebih dari 200 Ribu Penumpang

24 April 2024 - 18:57 WIB

Pengelola Tol Astra Infra Layani 6,6 Juta Pemudik Lebaran Tahun 2024

23 April 2024 - 20:56 WIB

Momen Libur Lebaran Perdana, KCIC Operasikan 52 Perjalanan Whoosh Per Hari

5 April 2024 - 22:04 WIB

Simak Aturan Bagasi Kereta Cepat Whoosh, Penumpang di Himbau Membawa Barang Sesuai Aturan

2 April 2024 - 21:18 WIB

Trending di Ekonomi