Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Nasional · 7 Des 2021 03:44 WIB ·

Gema MA Tangguh; Merawat persatuan, Merayakan perbedaan, Menuju Indonesia Tangguh


 Gema MA Tangguh; Merawat persatuan, Merayakan perbedaan, Menuju Indonesia Tangguh Perbesar

Peran Gema MA disini yaitu bagaimana mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan dengan menanamkan nilai-nilai demokrasi, keimanan, akhlak, kemanusiaan, keadilan, hukum, toleransi solidaritas, untuk membangun dan memberdayakan manusia dan masyarakat berkualitas yang memiliki kemampuan inovasi, kreasi, koorporasi, kompetitif, dan menerima perubahan sehingga tantangan demografi bisa menjadi peluang demi terciptanya kemaslahatan sesama.

Gambaran sosok manusia Indonesia generasi 2045 harus menjadi pijakan upaya perkaderan Gema MA dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia berdaya saing global. Oleh karena itu, Gema MA perlu mereformasi desain perkaderan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik model masyarakat di era bonus demografi.

Baca Juga : Inilah Susunan Lengkap PB MA Masa Khidmat 2021-2026

Untuk menghadapi dan membangun masyarakat di era bonus demografi, Gema MA perlu mengambil langkah konkrit yang perlu dilakukan di antaranya: perlu adanya pemikiran kembali konsep perkaderan yang didasarkan pada asumsi dasar tentang fitrah dan potensi kader Gema MA. 

Gema MA harus dapat mengintegrasikan antara keilmuan umum dan keilmuan agama agar tidak terjadi jurang pemisah antar keduanya, Gema MA didesain agar tercapainya sikap dan perilaku ‘toleransi’, lapang dada dalam berbagai hal dan bidang, terutama toleransi dalam perbedaan pendapat dan penafsiran ajaran Islam, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip yang diyakini. 

Gema MA perlu didesain untuk menjawab tantangan masyarakat dan lentur terhadap perubahan zaman. Oleh karena itu, dirasa perlu adanya spirit baru penguatan solidaritas kader Gema MA dalam kaitannya memanfaatkan peluang demografi dan memanfaatkan teknologi agar Gema MA tidak tergerus oleh masifnya perkembangan zaman.

Gema MA juga perlu terlibat aktif dalam mendorong dan mendakwahkan Islam Wasathiyah sebagai bentuk komitmen Gema MA dalam menjaga persatuan NKRI di tengah ancaman bahaya hoax dan intoleransi.

BACA JUGA   Banten Finis Ke Empat, Sumbar Juara Umum MTQ Nasional Korpri VI 

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GP Ansor Kota Serang Meriahkan Turnamen Sepak Bola Pemuda Selatri di Terondol

17 Mei 2026 - 19:06 WIB

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

HIMADIKSIO Untirta Laksanakan Studi Banding ke Universitas Negeri Jakarta

27 April 2026 - 21:38 WIB

Ansor Banser PAC Serang Gelar Santunan Anak Yatim dalam Peringatan Harlah ke-92 GP Ansor

24 April 2026 - 16:01 WIB

Eksotisme, Alami dan Memikat; Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

11 April 2026 - 22:35 WIB

Trending di Opini