Meski proses ini akan memakan waktu sampai beberapa minggu, untuk orang yang mendonorkan darahnya secara teratur, tubuhnya akan menstimulasi pembentukan darah baru yang lebih segar.
3. Menjaga kesehatan jantung
Rajin mendonorkan darah bisa menurunkan risiko serangan jantung hingga 88 persen. Sebab, donor darah juga bermanfaat untuk memperlancar aliran darah sampai mencegah penyumbatan arteri.
Karena itu, mendonorkan darah juga bisa meminimalkan risiko serangan jantung, kanker, dan stroke. Bahkan, donor darah juga bisa membuat kadar zat besi dalam darah jadi lebih stabil.
4. Bisa turunkan berat badan
Bagi orang-orang yang saat ini sedang berusaha keras untuk menurunkan berat badan, donor darah secara rutin bisa jadi salah satu cara yang tepat untuk dipilih selain diet sehat nih. Sebab, rata-rata orang dewasa bisa membakar 650 kalori saat mendonorkan 450 ml darahnya.
5. Bisa panjang umur
Menurut banyak penelitian, berbuat baik bisa membuat seseorang hidup lebih lama. Karena itu, umur orang yang suka menolong orang lain, dipercaya bisa punya usia yang lebih panjang sekitar empat tahun.
Menurut penelitian Mental Health Foundation, membantu orang lain, seperti mendonorkan darah, bisa mengurangi tingkat stres hingga membantu menghilangkan perasaan negatif.
Untuk bisa jadi pendonor, minimal harus berusia 17 tahun dan maksimal 70 tahun dengan berat badan minimal 45 kg, dengan tekanan darah 180/100 untuk orang dengan tekanan darah cenderung tinggi dan sekitar 90/50 untuk orang yang memiliki tekanan darah rendah.
Selain itu, orang dengan kondisi kesehatan tertentu juga nggak boleh mendonorkan darahnya, seperti mengidap diabetes, kanker, epilepsi, sifilis, hepatitis B/C, HIV, serta pernah jadi pecandu narkoba dan minuman keras. (*)














