Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Ekonomi · 10 Okt 2025 07:25 WIB ·

WIKA Percepat Pembangunan Tol Serang–Panimbang, Dongkrak Konektivitas dan Ekonomi Banten Selatan


 WIKA Percepat Pembangunan Tol Serang–Panimbang, Dongkrak Konektivitas dan Ekonomi Banten Selatan Perbesar

SERANG – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang, salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digadang menjadi penggerak utama konektivitas wilayah Banten Tengah hingga Banten Selatan.

Proyek ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru, memperkuat sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Jalan tol ini dirancang memiliki dua lajur di masing-masing arah (Jakarta dan Rangkasbitung) dengan kapasitas hingga 80.000 kendaraan per hari.

Saat ini, rest area pertama di KM 70A (Seksi 1) telah beroperasi, sementara tiga rest area lainnya akan dibuka secara bertahap.

Untuk menunjang kelancaran lalu lintas, terdapat delapan interchange utama, yaitu IC Walantaka, IC Cikeusal, IC Tunjung Teja, IC Rangkasbitung, IC Cikulur, IC Cileles, IC Bojong, dan IC Panimbang.

Berdasarkan data traffic counting 2019, volume kendaraan di jalur arteri/non-tol di sekitar trase tol tercatat 10–15 ribu kendaraan per hari.

Setelah Seksi 1 tol beroperasi, angka tersebut bertransformasi menjadi 5–6 ribu kendaraan per hari di ruas tol, dengan lebih dari 70% pengguna berasal dari kawasan Jabodetabek. Angka ini diproyeksikan meningkat seiring penyelesaian seluruh seksi tol.

Keberadaan Tol Serang–Panimbang akan memangkas waktu tempuh Jabodetabek–Tanjung Lesung dari 3–4 jam menjadi sekitar 1,5–2 jam.

Dampaknya bukan hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga mempercepat distribusi logistik, menurunkan biaya transportasi, serta meningkatkan akses ekonomi masyarakat Banten Tengah dan Selatan.

Selain manfaat konektivitas, proyek ini juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Hingga kini, pembangunan Tol Serang–Panimbang telah menyerap lebih dari 1.300 tenaga kerja lokal dan melibatkan ratusan UMKM mitra proyek dengan nilai transaksi mencapai Rp1 triliun.

Adapun target penyelesaian proyek dilakukan bertahap, dengan Seksi 2 (Rangkasbitung–Cileles) dijadwalkan beroperasi pada tahun 2026, dan Seksi 3 (Cileles–Panimbang) ditargetkan rampung tahun 2027, sehingga konektivitas penuh dari Serang hingga Panimbang dapat segera terwujud.

BACA JUGA   Wali Kota Syafrudin Minta PKL Taati Aturan

“Kami percaya pembangunan infrastruktur harus memberi dampak luas, bukan hanya saat beroperasi, tapi sejak masa konstruksi. Keterlibatan UMKM dan masyarakat lokal menjadi bagian dari strategi WIKA dalam menciptakan nilai tambah,” ujar Agung BW, perwakilan WIKA melalui siaran pers Kamis 9 Oktober 2025.

Dengan dukungan penuh pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, WIKA optimistis pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang dapat diselesaikan tepat waktu dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Banten di masa depan. (*/rls)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kota Serang Juara Kejurda Sepak Bola Mini SMA se-Banten 2026

1 Juni 2026 - 10:08 WIB

BCA Berbagi Ilmu di Untirta Angkat Filosofi “The Art of Falling” untuk Bekal Karier Mahasiswa

19 Mei 2026 - 16:12 WIB

GP Ansor Kota Serang Meriahkan Turnamen Sepak Bola Pemuda Selatri di Terondol

17 Mei 2026 - 19:06 WIB

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

Untirta Gelar Pekan Literasi “PELITA”, Perkuat Budaya Membaca di Era Digital

5 Mei 2026 - 07:06 WIB

Kolaborasi Untirta–Polda Banten Perkuat Implementasi Perlindungan Perempuan dan Anak

29 April 2026 - 18:59 WIB

Trending di Hukum & Kriminal