Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Daerah · 10 Agu 2026 17:43 WIB ·

KH Matin Syarkowi Ingatkan Makna “Madani” di HUT ke-19 Kota Serang: Jangan Jadi Sekat Pembangunan


 KH Matin Syarkowi Ingatkan Makna “Madani” di HUT ke-19 Kota Serang: Jangan Jadi Sekat Pembangunan Perbesar

SERANG — Tokoh pendiri Kota Serang, KH Matin Syarkowi, menegaskan bahwa identitas “Madani” yang melekat pada Kota Serang tidak boleh dimaknai secara sempit. Konsep tersebut harus menjadi semangat inklusif yang merangkul seluruh elemen masyarakat dalam memajukan daerah.

Pesan penting ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Serang dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 Kota Serang, Senin (10/8/2026).

Menurut Matin, pembangunan Kota Serang menuntut keterbukaan bagi seluruh warga tanpa membedakan latar belakang keyakinan maupun kelompok. Ia mengingatkan agar istilah Madani tidak dipolitisasi hingga menghambat laju pembangunan daerah.

“Saya ingin sampaikan, ada satu pesan yang jujur: istilah ‘Madani’ ini perlu pembatasan yang serius, sehingga tidak menjadi isu politik yang dapat menghambat pembangunan,” ujar Matin di hadapan peserta rapat.

Sebagai wilayah yang memiliki potensi besar di sektor perdagangan, pariwisata, dan jasa, Kota Serang memerlukan iklim yang terbuka. Matin mengungkapkan bahwa istilah Madani bahkan bukan merupakan bagian dari konsep awal saat lambang kota pertama kali dibentuk, di mana saat itu ia bertugas sebagai Ketua Panitia Pembuat Lambang Kota Serang.

Ia mengajak pemerintah dan masyarakat meneladani sejarah Banten yang sejak dahulu dikenal sebagai kawasan kosmopolit. Kesultanan Banten, kata dia, pernah menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat dari berbagai penjuru dunia tanpa sekat diskriminasi.

Keterbukaan Global: Menjadikan sejarah Kesultanan Banten sebagai inspirasi di mana berbagai kalangan dari seluruh dunia dapat datang dan berkontribusi.

Ruang Bersama: Kota Serang harus terbuka bagi siapa saja yang ingin membangun daerah tanpa memandang perbedaan keyakinan atau latar belakang.

“Welcome, siapa pun yang masuk ke sini untuk membangun bersama. Tidak ada sekat, tidak ada perbedaan keyakinan, tidak ada perbedaan apa pun,” tegasnya.

BACA JUGA   Bangun Jalan Desa, Dinas PUPR Provinsi Banten Wujudkan Komitmen Pemerataan Pembangunan Melalui Program Bang Andra

Selain menyoroti isu identitas, KH Matin juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Mengingat Kota Serang lahir dari aspirasi rakyat, pemerintah diminta menghadirkan layanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga terjangkau.

“Di samping pelayanan publik yang cepat, juga harus murah,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan kembali bahwa Kota Serang berdiri di atas fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penyelenggaraan pemerintahan harus senantiasa berpedoman pada Pancasila, UUD 1945, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mengakhiri penyampaiannya, KH Matin mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum HUT ke-19 ini sebagai langkah memperkuat kebersamaan demi masa depan daerah yang lebih baik.

“Sebagai penutup, saya mengucapkan Dirgahayu ke-19 Kota Serang. Mari kita jadikan peringatan hari jadi ini sebagai momentum untuk bersama-sama berjuang… Kota Serang Madani, maju, dan berbudi,” pungkasnya.*

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Refleksi HUT ke-19 Kota Serang, Walikota Budi Rustandi Tegaskan Komitmen Wujudkan Visi ‘Kota Serang Madani, Maju, dan Berbudi’

10 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Pemkot Serang Matangkan Persiapan HUT Kota Serang ke-19 dan HUT RI ke-81

23 Juli 2026 - 21:34 WIB

KSMI Banten dan Kota Serang Gelar Konsolidasi, Perkuat Arah Pengembangan Mini Soccer

25 April 2026 - 10:00 WIB

Dinkes Kota Serang Intensifkan Intervensi, Tekan Angka Stunting Bertahap

16 April 2026 - 10:19 WIB

Lantik 132 Pejabat di Pemprov Banten, Andra Soni Minta Segara Beradaptasi

31 Maret 2026 - 16:41 WIB

Berbagi Takjil, PDI Perjuangan Kecamatan Serang Pererat Kepedulian Sosial dengan Masyarakat

15 Maret 2026 - 20:18 WIB

Trending di Daerah