Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Daerah · 31 Jul 2025 19:48 WIB ·

Bangun Jalan Desa, Dinas PUPR Provinsi Banten Wujudkan Komitmen Pemerataan Pembangunan Melalui Program Bang Andra


 Bangun Jalan Desa, Dinas PUPR Provinsi Banten Wujudkan Komitmen Pemerataan Pembangunan Melalui Program Bang Andra Perbesar

LEBAK – Pemprov Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten terus mengakselerasi pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra yang dikawal langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni, Pemprov Banten membuktikan komitmennya untuk mewujudkan infrastruktur yang merata, berkeadilan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Andra Soni meninjau salah satu lokasi pembangunan jalan desa di Desa Sindangmulya, Kabupaten Lebak, Kamis, 31 Juli 2025.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program prioritas Gubernur, yang tahun ini membangun sedikitnya 40 ruas jalan desa dengan total panjang mencapai 33 kilometer.

“Program ini sesuai dengan Asta Cita ke-6 Presiden RI Bapak Prabowo, yaitu membangun dari desa untuk pemerataan pembangunan. Di desa ini, kita membangun jalan sepanjang kurang lebih 700 meter,” ujar Andra.

Kunjungan Gubernur Banten, Andra Soni ke Kabupaten Lebak, bersama Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan. (Ist)

Andra mengakui, pembangunan tidak bisa selesai sekaligus, namun akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Ia juga menerima langsung aspirasi warga terkait kebutuhan jembatan penghubung antar desa yang kerap digunakan anak-anak menuju sekolah.

“Insya Allah kita akan koordinasikan dengan Pemkab Lebak, karena aspirasi seperti ini penting. Masyarakat berharap ada jembatan permanen menggantikan jembatan bambu yang selama ini digunakan. Kami akan kaji sesuai kebutuhannya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan selama ini fokus pembangunan memang diarahkan pada jalan provinsi, yang kini tinggal menyisakan sekitar 12 kilometer lagi.

Selanjutnya, Pemprov Banten menargetkan pembangunan jalan desa secara lebih intensif melalui APBD provinsi yang dikerjakan secara kolaboratif dengan pemerintah kabupaten.

“Kami yakin, jika jalan desa dibangun dengan serius, desa akan menjadi produktif dan masyarakatnya lebih sejahtera. Ini program jangka panjang yang harus dimulai dari sekarang,” tegasnya.

BACA JUGA   Belajar dari India Mengantisipasi Tsunami Covid-19

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan menambahkan, tahun 2025 sesuai arahan Bapak Gubernur Banten ada 40 ruas jalan desa yang akan dibiayai melalui APBD Provinsi Banten, dengan nilai total mencapai Rp83 miliar.

Ruas terbanyak berada di Kabupaten Pandeglang dengan 25 titik. Sedangkan di Kabupaten Lebak ada delapan ruas dan sisanya tersebar di kabupaten/kota lain di Banten.

“Semua proyek sudah berkontrak dan sedang berjalan. Target kita selesai Desember. Tadi Pak Gubernur meninjau jalan yang menggunakan metode hotmix. Di lokasi lain ada yang menggunakan beton, tergantung kondisi tanah dan lalu lintasnya,” jelas Arlan.

Dalam kunjungan lapangan, Arlan juga menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini akan diintegrasikan dengan upaya memperbaiki sistem drainase serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga infrastruktur.

“Pak Gubernur juga mengingatkan soal pentingnya gotong royong. Drainase harus dirawat bersama, dan masyarakat diimbau tidak membiarkan kendaraan berat melintasi jalan desa agar umur jalannya lebih panjang,” ungkap Arlan.

Ia menegaskan, sesuai arahan Gubernur program Bang Andra akan terus menjadi prioritas Pemprov Banten ke depan. Rencana penambahan ruas juga sedang dibahas dalam APBD perubahan tahun ini, serta akan dilanjutkan tahun depan.

Program Bangun Jalan Desa Sejahtera tak hanya soal membangun fisik jalan, tetapi juga membangun semangat kolaborasi antara pemerintah dan warga. Dengan infrastruktur yang memadai, roda perekonomian desa akan bergerak lebih cepat, dan akses pendidikan maupun layanan dasar semakin terbuka. (ADV)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

Untirta Gelar Pekan Literasi “PELITA”, Perkuat Budaya Membaca di Era Digital

5 Mei 2026 - 07:06 WIB

Kolaborasi Untirta–Polda Banten Perkuat Implementasi Perlindungan Perempuan dan Anak

29 April 2026 - 18:59 WIB

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Serang Jenguk Warga Sakit di Puri Citra Pipitan

29 April 2026 - 11:09 WIB

HIMADIKSIO Untirta Laksanakan Studi Banding ke Universitas Negeri Jakarta

27 April 2026 - 21:38 WIB

Trending di Kampus