Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Pemerintahan · 4 Jul 2023 14:47 WIB ·

Toleransi Umat Beragama di Kota Serang Berlangsung Ratusan Tahun 


 Toleransi Umat Beragama di Kota Serang Berlangsung Ratusan Tahun  Perbesar

KOTA SERANG, TIRTAYASA.ID – Kementerian Agama bersama Pemkot Serang melauching Kampung Moderasi Beragama atau KMB di Aula Vihara Avalokitesvara Banten, Selasa 4 Juni 2023.

Sosialisasi dan Launching KMB diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Serang untuk membentuk sebuah kampung, desa atau lingkungan dengan sifat toleransi umat beragama yang tinggi.

Kementerian Agama Kota Serang secara langsung meresmikan dua Kelurahan di Kota Serang sebagai pelopor Pokja KMB yakni Kelurahan Kota Baru Kecamatan Serang dan Kelurahan Banten Lama Kecamatan Kasemen.

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Serang Syafrudin, Kepala Kementerian Agama Kota Serang Abdul Rojak, Pemuka Agama yang ada di Kota Serang.

Kepala Kementerian Agama Kota Serang Abdul Rojak mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan bentuk ikhtiar Kemenag dalam menciptakan suasana masyarakat yang rukun dan harmonis antar masyarakat beragama.

“Jadi dari kampung moderasi ini diharapkan masyarakat tidak melihat agamanya apa suku apa sehingga tidak ada diskriminasi dan tercipta suasana yang rukun dan harmonis antar umat beragama lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan KMB di Kota Serang berasal dari dua Kecamatan di Kota Serang yang dijadikan sebagai contoh tersebut dapat memberikan contoh bagi Kampung/Kelurahan lainnya.

“Karena Kasemen dan Serang ini masuk ke dalam kategori kampung moderasi beragama, didalamnya ada Muslim, Budha, Kristen tapi masyarakatnya Harmonis,” jelasnya.

“Seperti disini contohnya antara Vihara dengan Masjid Agung Banten berdekatan sudah hampir 400 Tahun, kemudian di Kota Serang antara Gereja dengan Masjid Agung juga berdekatan, namun masyarakatnya tetap rukun dan Harmonis,” tambah Abdul Rojak.

Wali Kota Serang Syafrudin menambahkan KMB diselenggarakan untuk menuju target terbentuknya toleransi antar umat beragama di Kota Serang.

“Sebenarnya di Kota Serang mah dari dulu semenjak penjajah hadir di Kota Serang dan juga dari 400 Tahun lalu,” katanya.

BACA JUGA   BPIP Sebut G20 Kesempatan untuk Membangun Tatanan Dunia Baru

“Itu sudah dibuktikan dengan keberadaan kelenteng yang berendengan dengan Masjid juga Gereja yang berdekatan dengan masjid, itu menunjukan toleransi beragama sudah terbentuk,” tambahnya.

Menurutnya, di Kota Serang sampai kegiatan KMB dibentuk tidak ada permasalahan antar umat beragama. Namun dengan dilaunchingnya kegiatan ini untuk semakin mempererat persaudaraan.

“Tapi, kalau semisalnya ada perbedaan pendapat dan terjadi sebuah kontroversial, itu saya harapkan tidak terjadi di Kota Serang,” katanya. (rls)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Untirta dan Bank Indonesia Jalin Kerja Sama dan Perkuat Sinergi melalui Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026

8 April 2026 - 14:03 WIB

Lantik 132 Pejabat di Pemprov Banten, Andra Soni Minta Segara Beradaptasi

31 Maret 2026 - 16:41 WIB

Pemkot Serang Siapkan 3.000 Paket Sembako Bersubsidi untuk Redam Inflasi Ramadan

14 Maret 2026 - 10:31 WIB

Pemprov Banten dan Pemkot Cilegon Raih UHC Awards 2026, BPJS Kesehatan Serang Dorong Daerah Lain Menyusul

27 Januari 2026 - 18:35 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Lantik Pejabat Eselon II Pemprov Banten; Berikut Daftar Lengkapnya

3 November 2025 - 16:48 WIB

Wali Kota Serang Lantik 269 Pejabat Eselon III dan IV

31 Oktober 2025 - 15:58 WIB

Trending di Daerah