Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Ekonomi · 4 Feb 2022 14:29 WIB ·

BPIP Sebut G20 Kesempatan untuk Membangun Tatanan Dunia Baru


 BPIP Sebut G20 Kesempatan untuk Membangun Tatanan Dunia Baru Perbesar

TIRTAYASA.ID, JAKARTA – Negara Indonesia yang mendapatkan kepercayaan untuk memegang Presidensi G20 Tahun 2022 menjadi tanggungjawab besar bangsa Indonesia. Bahkan tidak hanya itu kesempatan tersebut harus menjadi tanggungjawab bersama untuk menyukseskannya.

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo menyebut momentum tersebut menjadi kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk menawarkan alternatif untuk membangun keadaban dunia yaitu tatanan dunia baru.

“Ini kesempatan bagi bangsa ini untuk menawarkan alternatif untuk membangun keadaban dunia yakni tata dunia baru”, ujarnya Jum’at, (4/2/2022).

Menurutnya mengenai tata dunia baru adalah ide Presiden pertama yaitu Ir. Soekarno. Hal itu bisa diwujudkan dengan mengupayakan sistem ekonomi yang berkeadilan antara negara maju dan berkembang.

“Hal ini bisa diwujudkan dengan mengupayakan sistim ekonomi yang berkeadilan”, tegasnya.

Ia menjelaskan salah satu contohnya adalah dengan tata kelola serta mendapatkan akses yang sama dalam kerja sama yang saling berkelanjutan unyuk kemajuan bersama sesuai dengan tema Presidensi G20 yakni “Recover Together, Recover Stronger”.

“Contohnya adalah dalam hal tata kelola dan mendapatkan akses yang sama dalam kerja sama yang saling berkelanjutan untuk menuju kemajuan bersama” terangnya.

Dirinya meyakini Indonesia bisa menjadi pemimpin negara berkembang untuk mewujudkan perubahan tata dunia baru yang berkeadilan dengan memperhatikan teknologi dan ekosistem alam.

“Peranan Indonesia sangat strategi dalam merumuskan alternatif kebijakkan agar tata dunia yang baru ini ada kesimbangan dalam hal teknologi, komunikasi, informasi”, ujarnya.

Selain itu alternatif tersebut merupakan alternatif terciptanya perdamaian sejati yang berkemajuan dan terciptanya kesejahteraan bersama.

Presidensi G20 ini akan diserah terimakan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan digelar di Roma pada tanggal 30-31 Oktober tahun ini. (rls)

BACA JUGA   Sidang Pleno IV Tanwir Muhammadiyah, Berikut 39 Calon Tetap Pimpinan Muhammadiyah 2022-2027
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Ekosistem JKN, BPJS Kesehatan Bangun Sinergi dengan Posbankum

9 April 2026 - 08:16 WIB

Untirta dan Bank Indonesia Jalin Kerja Sama dan Perkuat Sinergi melalui Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026

8 April 2026 - 14:03 WIB

Suwaib Amiruddin Terpilih Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten 2026-20231 : Pramuka Siap Sulap Sampah Pasar Jadi Pupuk Pertanian

8 April 2026 - 09:58 WIB

Bikers Brotherhood 1% MC Banten Chapter gelar Mandatory Run 1 dan Halal Bihalal

4 April 2026 - 18:20 WIB

BBM dan Kendaraan Listrik: Antara Transisi Energi dan Beban Publik

3 April 2026 - 13:01 WIB

Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Dominasi Penerimaan Pajak Digital, Setor Rp37,40 Triliun

2 April 2026 - 13:29 WIB

Trending di Ekonomi