Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Daerah · 14 Mar 2026 10:31 WIB ·

Pemkot Serang Siapkan 3.000 Paket Sembako Bersubsidi untuk Redam Inflasi Ramadan


 Pemkot Serang Siapkan 3.000 Paket Sembako Bersubsidi untuk Redam Inflasi Ramadan Perbesar

SERANG – Pemerintah Kota Serang memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan harga harian, penguatan stok pangan, serta operasi pasar bersubsidi yang berbasis data resmi.

Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang, Yudi Suryadi, mengatakan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok dilakukan setiap hari oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan.

Menurut dia, berdasarkan laporan terbaru, stok bahan pokok di gudang Bulog masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

“Secara umum ketersediaan dari Bulog masih aman untuk menghadapi puasa dan Lebaran. Program Makan Bergizi Gratis juga membantu mengurangi belanja bahan mentah masyarakat,” ujar Yudi, Kamis (13/3/2026).

Meski demikian, Pemkot Serang tetap mewaspadai potensi tekanan inflasi dari faktor eksternal. Penyesuaian harga bahan bakar minyak dan kenaikan tarif angkutan saat arus mudik dinilai dapat memengaruhi distribusi bahan pokok.

Karena itu, intervensi pasar dilakukan secara terukur. Yudi menegaskan operasi pasar harus mengacu pada data resmi agar tidak mengganggu stabilitas harga di tingkat pedagang.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Serang mencatat deflasi sebesar -1,3 persen pada Januari dan -0,85 persen pada Februari 2026. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan komoditas yang perlu diintervensi.

“Kami berpatokan pada data BPS dan Bank Indonesia. Operasi pasar difokuskan pada komoditas yang harganya naik,” kata Yudi.

Sebagai bentuk intervensi terukur, Pemkot Serang meluncurkan program operasi pasar bertajuk “Serang Makmur.” Program ini dibuka langsung oleh Wali Kota Serang Budi Rustandi di halaman Kantor Kecamatan Cipocok Jaya.

Budi mengatakan pasar murah bersubsidi tersebut bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Ramadan dan Idulfitri.

BACA JUGA   Elon Musk Bakal Musnahkan 1,5 Miliar Akun Twitter yang Gak Pernah Ngetweet

“Pasar murah bersubsidi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Kami ingin warga tetap bisa berbelanja dengan harga yang lebih murah,” ujarnya.

Dalam program ini, Pemkot Serang bekerja sama dengan PT Agrobisnis Banten Mandiri menyiapkan 3.000 paket sembako bersubsidi. Paket tersebut didistribusikan secara bertahap ke enam kecamatan, yakni Cipocok Jaya, Serang, Kasemen, Taktakan, Walantaka, dan Curug.

Setiap paket sembako senilai Rp115.000 berisi ayam, telur, bawang, cabai, dan minyak goreng. Pemerintah memberikan subsidi sebesar 52 persen sehingga masyarakat cukup menebusnya dengan harga Rp60.000.

Melalui langkah ini, Pemkot Serang berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus menjaga stabilitas harga dan aktivitas ekonomi pedagang lokal menjelang Lebaran. (ADV)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Ekosistem JKN, BPJS Kesehatan Bangun Sinergi dengan Posbankum

9 April 2026 - 08:16 WIB

Untirta dan Bank Indonesia Jalin Kerja Sama dan Perkuat Sinergi melalui Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026

8 April 2026 - 14:03 WIB

Suwaib Amiruddin Terpilih Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten 2026-20231 : Pramuka Siap Sulap Sampah Pasar Jadi Pupuk Pertanian

8 April 2026 - 09:58 WIB

Bikers Brotherhood 1% MC Banten Chapter gelar Mandatory Run 1 dan Halal Bihalal

4 April 2026 - 18:20 WIB

BBM dan Kendaraan Listrik: Antara Transisi Energi dan Beban Publik

3 April 2026 - 13:01 WIB

Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Dominasi Penerimaan Pajak Digital, Setor Rp37,40 Triliun

2 April 2026 - 13:29 WIB

Trending di Ekonomi