KOTA SERANG – Wakil Wali Kota Serang terpilih, Nur Agis Aulia memberikan bocoran program 100 hari kerja bersama Wali Kota Serang, Budi Rustandi usai pelantikan 20 Februari 2025.
Hal tersebut diungkapkan Agis, saat menghadiri Konfercab III DPC Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Cabang Serang di Kebon dan Kubil Resto, Kota Serang, Kamis 13 Februari 2025.
Hadir dalam tersebut Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Banten Karna Wijaya, Alumni GMNI Provinsi Banten, Moch Nasir, Ketua DPC GMNI Serang, Deni Saprowi, Ketua DPD KNPI Kota Serang, Fauzan Dardiri.
Wakil Ketua Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten Ken Supriyono, Anggota KPU Provinsi Banten, M Ali Zaenal Abidin, Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon, Ketua Bawaslu Kabupaten Pandeglang Febri Setiadi dan tamu undangan lainnya.
“Kami sudah menggagas lima program yang akan diselesaikan dalam 100 hari kerja pasca dilantik. Ini secara resmi baru disampaikan di acara GMNI,” kata Agis dalam sambutannya.
Kata dia, kelima program utama yang akan dilaksanakan di 100 hari kerja ke depan setelah pelantikan yaitu, Serang Menyala, dimana hingga saat ini masih banyak titik-titik gelap yang belum diterangi PJU di wilayah Kota Serang.
Kedua, program Serang Bersih, salah satunya terkait dengan pengelolaan sampah, yang hingga kini masih jadi persoalan berkepanjangan, dari 21 titik banjir 18 titik diantarnya menjadi penyebab banjir di Kota Serang.
Menurut Agis, gerakan pilah sampah harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Sehingga gerakan bank sampah akan diaktivasi sebagai alternatif penanaganan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Harus kolaborasi dari masyarakat dan pemerintahnya. Kita akan menggerakan masyarakat, permasalahan sampah gak akan selesai kalau masyarakat tidak sadar. Kalau cuma diangkut, tiga hari kemudian sampahnya ada lagi,” katanya.
Selanjutnya, ketiga adalah program Serang Aman. Ia menjelaskan, pihaknya akan meminta RT/RW untuk menggalakan keamanan lingkungan melalui pos kamling dan pos ronda. Hal ini bagian dari pencegahan dan meminimalisasi terjadinya kriminalitas seperti pencurian sepeda motor.
“Kita akan tingkatkan keamanan jadi tanggung jawab bersama, karena banyak laporan warga terkait kasus kemalingan,” terangnya.
Keempat, program yang menghadirkan pangan secara mandiri di tingkat RT dan RW melalui program parelek beras. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kelaparan di lingkungan warga.
“Kita ciptakan program perelek beres untuk membantu sesama. Dinsos turun setelah tak tertangani sama kepedulian warga,” katanya.
Terakhir, Kelima program Serang Sehat. Pihaknya akan mendorong pola hidup sehat, karena peningkatan indeks kesehatan tidak akan tercapai, apabila gerakan pencegahan tidak digencarkan.
Ia berharap, alumni GMNI Serang bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemkot Serang untuk mewujudkan lima program yang akan dilaksanakan di 100 hari kerja pertama kepemimpinan Budi-Agis.
Ketua Persatuan Alumni GMNI Serang periode 2020-2025, Deni Saprowi, meminta kepemimpinan Budi-Agis langsung memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi warga Kota Serang.
“Pak Wakil Wali Kota terpilih terima kasih sudah hadir di Konfercab III, semoga pasca dilantik 20 Februari nanti, langsung tancap gas menyelesaikan permasalahan warga Kota Serang, terutama persoalan sampah yang masih carut marut penanganannya,” katanya. (*/red)














