Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Ekonomi · 27 Apr 2021 12:52 WIB ·

Merial Institute: Indonesia Emas 2045 Mustahil, Tanpa Implementasi Perpres Kepemudaan


 Merial Institute: Indonesia Emas 2045 Mustahil, Tanpa Implementasi Perpres Kepemudaan Perbesar

TIRTAYASA.ID, JAKARTA – Pembangunan kepemudaan diharuskan menjadi bagian dari pangkal pembangunan, sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

Demikian terungkap dalam Audiensi Merial Institute dengan Staf Khusus Presiden RI, dihadiri oleh Aminuddin Ma’ruf, Billy Mambrasar, beserta perwakilan staf dari Putri Indahsari Tanjung, Ayu Kartika Dewi, Angkie Yudistia, Selasa (27/4). 

Hadir dalam pertemuan tersebut, Direktur Eksekutif Merial Institute Arief Rosyid, Direktur Riset Muhammad Fadli Hanafi, Direktur Politik & Kebijakan Publik Denny Giovanno, Direktur Program Fajar Iman Hasanie, Direktur Media Achmad Hafiz Huzaefah dan Direktur Administrasi dan Kerjasama Mardhiyah.

Direktur Eksekutif Merial Institute Arief Rosyid mengatakan, Merial Institute sebagai perwakilan unsur masyarakat yang selama ini terlibat dalam Pokja Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan untuk membantu pengimplementasian Perpres 66/2017 mengajukan beberapa rekomendasi.

Pertama, kata Arief sesuai visi Presiden Joko Widodo, hambatan pelayanan kepemudaan perlu diatasi dengan fokus intervensi positif dalam peningkatan kesempatan kerja dan kewirausahaan, teknologi dan informasi, pendidikan serta kesehatan.

Kedua, Merial Institute dan Staf Khusus Milenial Presiden RI berkomitmen menyusun agenda-agenda kolaborasi dan kerja-kerja bersama demi mengoptimalisasi peran pemuda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, dengan indikator yang terdapat pada Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dan Ketiga, Penyusunan database kepemudaan yang terintegrasi.

“Pembangunan Pemuda harus mendapat tempat sebagai prioritas pembangunan nasional saat ini. Dengan jumlah pemuda yang semakin besar, perlu peningkatan fasilitas dan program kepemudaan,” ujar Arief Rosyid.

Menurutnya, peningkatan kuantitas akan diiringi dengan peningkatan kualitas. Prioritas pembangunan sumber daya manusia yang ditetapkan Presiden Joko Widodo dalam lima tahun mendatang telah membuka jalan menuju ke sana. “Dengan membangun pemuda, kita membangun masa depan,” terangnya.

BACA JUGA   Resmi Lepas dari MU, Ronaldo: Saya Mencintai MU  

“Tak terbantahkan bahwa sejarah panjang Republik Indonesia menempatkan kelompok pemuda dalam posisi yang terhormat,” tambah Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia. 

Kata dia, pemuda dengan semangat dan kemampuan inovasinya memiliki andil yang besar dalam melakukan perubahan besar dan mendorong pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya. 

“Jika dipersiapkan dengan baik, pemuda dapat menjadi energi positif bagi perubahan dan mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia,” terangnya.

Kondisi ini menjadi semakin mendesak mengingat setidaknya ada dua momentum penting di masa yang akan datang yang sangat bergantung pada kualitas pemuda hari ini. “Yang pertama adalah target Suistainable Development Goals (SDGs) pada tahun 2030, yang kedua adalah peluang bonus demografi yang juga diproyeksikan mencapai puncaknya pada periode yang sama,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Riset Merial Institute Muhammad Fadli Hanafi menjelaskan, sejak 2015-2019, Presiden Joko Widodo telah konsisten menjadikan pemuda sebagai prioritas dan concern utama dengan dibuktikan terbitnya Perpres No. 66/2017 tersebut. 

Namun yang juga penting adalah bahwa pada periode 2020-2024 ini, merupakan bagian penting lainnya yaitu tahap implementasi. Jika tidak optimal, maka akan menjadi bencana demografi. (rls)

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

Untirta Gelar Pekan Literasi “PELITA”, Perkuat Budaya Membaca di Era Digital

5 Mei 2026 - 07:06 WIB

Kolaborasi Untirta–Polda Banten Perkuat Implementasi Perlindungan Perempuan dan Anak

29 April 2026 - 18:59 WIB

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Serang Jenguk Warga Sakit di Puri Citra Pipitan

29 April 2026 - 11:09 WIB

HIMADIKSIO Untirta Laksanakan Studi Banding ke Universitas Negeri Jakarta

27 April 2026 - 21:38 WIB

Trending di Kampus