Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Nasional · 14 Jan 2022 06:09 WIB ·

Gagas Dialog Islam, Kemodernan dan Ke-Indonesian, Arief Rosyid : Anak Muda Harus Progresif Perjuangkan Api Islam


 Gagas Dialog Islam, Kemodernan dan Ke-Indonesian, Arief Rosyid : Anak Muda Harus Progresif Perjuangkan Api Islam Perbesar

TIRTAYASA.ID, JAKARTA – Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa menggagas dialog ekslusif. Dialog tersebut dihelat di ruang utama Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Jum’at (7/1).

Dialog ini mengusung tema Islam, Kemoderenan, dan Ke-Indonesian: Perjuangkan Api Islam Bukan Abunya. Dialog ini turut menghadirkan, Arief Rosyid Hasan (Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa/MASK), KH. Nur Alam Bachtir (Ulama), dan H. Abdul Ghofur Mahmudin (Presiden PPMI Mesir Periode 2015-2016).

Bertindak sebagai host Arief Rosyid Hasan memandu acara ini selama 115 menit. Di hadapan pewarta Arief Rosyid mewakili Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa menyatakan, jika dialog ini digagas untuk mendorong kesadaran para pemuda muslim pada “Api (semangat) Islam.”

Ia menganggap, masih ada anak muda yang merasa telah memperjuangkan api (semangat) Islam namun masih terjebak dengan simbol-simbol sehingga melupakan substansi ajaran Islam yang sebenarnya. Ia berharap anak muda menyadari jika memperjuangkan api Islam sangat berkaitan dengan mendorong ekonomi umat, pengentasan kemiskinan, dan profesionalisme.

Ia yakin dengan memperjuangkan api Islam, masjid bisa menjadi tempat yang melahirkan tokoh-tokoh seperti Bung Karno, Cak Nur, dan Gus Dur. Baginya nilai perjuangan api Islam sangat bermanfaat untuk mengentaskan persoalan yang berkaitan dengan umat muslim.

“Kita sering kali bicara tentang bonus demografi yang tulang punggungnya merupakan anak muda. Jika anak-anak muda sibuk mengikuti wacana yang tidak jelas dan berisi kemarahan maka akan semakin banyak yang ke arah negatif dan tidak membangun. Namun jika diarahkan kepada hal yang punya maslahat, kita yakin anak-anak muda akan memiliki kesadaran itu (pada Api Islam),” ungkap Arief Rosyid.

Baginya diskusi yang “provokatif” seperti ini akan mendorong ketertarikan orang awam untuk belajar dan mendalami Islam. Selain itu dipilihnya masjid sebagai tempat diskusi sebab pada masa Rasulullah mesjid bukan hanya tempat ibadah namun juga tempat bermuamalah.

BACA JUGA   Muslimverse 2022: Panggung Anak Muda Bicara Moderasi Beragama hingga Ekonomi Umat

“Makanya gerakan ekonomi umat, mendorong intelektual seperti ini di masjid, mendiskusikan soal pengetahuan sains dan lain-lain, kedepannya akan kita bawa di forum ini,” imbuh Dewan Masjid Agung Sunda Kelapa ini.

Dalam dialog ini, KH. Nur Alam Bachtir selaku narasumber juga menyampaikan gagasannya. Ia mencoba, membedah tema tersebut dengan Al-Qur’an dan Hadist. Sementara H. Abdul Ghofur Mahmudin membahas tema tersebut dari sudut pandang sejarah.

“Tema ini ditulis oleh Bung Karno pada tahun 1940-an. Tema ini berangkat dari kegelisahan Bung Karno pada umat muslim pada masa itu,” kata H. Abdul Ghofur.

Bagi Abdul Ghofur, kemodernan itu bukan dalam konteks budaya barat atau budaya populer. Menurutnya kemodernan merupakan sikap adaptif terhadap kondisi zaman. Sehingga baginya, Islam adalah agama yang modern dan menyejukkan.

Dialog ini ditutup dengan sesi tanya jawab. Nantinya dialog ini akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan di Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta. (rls)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Ekosistem JKN, BPJS Kesehatan Bangun Sinergi dengan Posbankum

9 April 2026 - 08:16 WIB

Untirta dan Bank Indonesia Jalin Kerja Sama dan Perkuat Sinergi melalui Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026

8 April 2026 - 14:03 WIB

Suwaib Amiruddin Terpilih Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten 2026-20231 : Pramuka Siap Sulap Sampah Pasar Jadi Pupuk Pertanian

8 April 2026 - 09:58 WIB

BLT Ditengah Bisingnya Informasi

5 April 2026 - 12:02 WIB

Bikers Brotherhood 1% MC Banten Chapter gelar Mandatory Run 1 dan Halal Bihalal

4 April 2026 - 18:20 WIB

Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Dominasi Penerimaan Pajak Digital, Setor Rp37,40 Triliun

2 April 2026 - 13:29 WIB

Trending di Ekonomi