Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Nasional · 29 Des 2020 01:34 WIB ·

BPIP: Parodi Lagu Indonesia Raya Lukai Hati Warga Negara Indonesia


 BPIP: Parodi Lagu Indonesia Raya Lukai Hati Warga Negara Indonesia Perbesar

TIRTAYASA.ID, JAKARTA – Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo menilai parodi lagu Indonesia Raya dan lecehkan lambang Garuda Pancasila merupakan tindakan tidak terpuji.

Menurut alumni Pasca Sarjana Sekolah Tunggi Filsafat dan Teologi (STFT) malang itu, tindakan tersebut telah melukai hati Warga Negara Indonesia.

“Kasus ini tidak bisa dibiarkan, Kemenlu harus segera berindak berdiplomasi”, tuturnya, Senin, (28/12/).

Dirinya juga mendorong kepada kepolisian Malyasia untuk mengusut tuntas secara terbuka sesuai perundang-undangan Malaysia.

“Ini harus diproses secara hukum sesuai perundangan”, ujarnya.

Ia bahkan mendorong secara kenegaraan Perdana Menteri Malayasia untuk meminta maaf kepada Negara Indonesia.

“Kasus pelecehan terhadap Negara Republik Indonesia ini juga harus ada perhatian dari PM Malaysia”, tegasnya.

Sementara itu Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Lia Kiam, menjelaskan bendera, bahasa, dan lambang Negara serta Lagu Kebangsaan Indonesia merupakan sarana pemersatu, identitas bangsa sebagai wujud eksistensi yang menjadi simbol kedaulatan dan kehormatan Bangsa Indonesia.

“Dalam Undang-undang warga asing maupun bukan jika melecehkan simbol-simbol negara maka harus ditindak tegas”, ujarnya.

Meskipun demikian BPIP menyerahkan sepenuhnya kepada Menteri Luar Negeri dan Pemerintahan Malaysia untuk menyelesaikan dengan baik secara diplomatis dan diharapkan tidak terulang lagi.

“Kami BPIP serahkan sepenuhnya kepada Ibu Menteri Luar Negeri untuk dapat menyelesaikannya, kita juga yakin Pemerintahan Malaysiabakan serius menuntut tuntas kasus ini”, ujarnya.

Video yang viral sat ini, diunggah sejak dua pekan lalu oleh akun MY Asean yang sudah dihapus. Namun video tersebut telah diunggah oleh sejumlah akun lainnya. (rls)

BACA JUGA   Rp142,3 Miliar untuk Kekurangan Tukin Guru dan Pengawas PAI
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GP Ansor Kecamatan Serang Gelar Jumat Berkah, Salurkan Santunan Anak Yatim dan Alat Tulis Sekolah

6 Februari 2026 - 20:00 WIB

Muhamad Haykal Afdal Dzikri Nahkoda Baru SAPMA PP Kota Serang

31 Januari 2026 - 20:01 WIB

Evaluasi Genangan, ASTRA Tol Tamer Perkuat Koordinasi Lintas Instansi

30 Januari 2026 - 18:51 WIB

Pemprov Banten dan Pemkot Cilegon Raih UHC Awards 2026, BPJS Kesehatan Serang Dorong Daerah Lain Menyusul

27 Januari 2026 - 18:35 WIB

Polri, Mendagri, dan Batas Sehat antara Politik dan Hukum

26 Januari 2026 - 22:27 WIB

Harga Sapi Melonjak, Gappenda Banten Mogok Jualan Dua Hari

25 Januari 2026 - 07:50 WIB

Trending di Ekonomi