SERANG – Pemilihan Raya (Pemira) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa resmi ditetapkan akan dilaksanakan pada Jumat 12 Desember 2025.
Penetapan hasil keputusan bersama antara perwakilan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) se-Untirta, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, pada 17 November 2025.
Keputusan tanggal pelaksanaan Pemira ini merupakan bagian dari upaya universitas memastikan proses demokrasi mahasiswa berjalan teratur, tertib secara administratif, dan sesuai aturan kelembagaan.
Forum tersebut berlangsung di lingkungan birokrasi Kemahasiswaan Untirta dan dihadiri perwakilan DPM Fakultas, DPM Universitas, serta unsur eksekutif kampus yang membidangi kemahasiswaan.
Dalam penyampaiannya, Wakil Rektor III, Agus Sjafari menegaskan penetapan tanggal ini adalah bentuk komitmen universitas untuk menjaga keberlangsungan regenerasi organisasi mahasiswa secara tepat waktu.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi kelembagaan agar Pemira tahun ini dapat berlangsung lebih transparan, akuntabel, dan minim gesekan antar pihak.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Untirta, Alfarid Fajar, menyambut baik keputusan ini dan menilai bahwa penetapan tanggal 12 Desember 2025 memberikan kepastian bagi seluruh peserta, panitia, dan pemilih.
“Keputusan bersama ini menjadi landasan penting bagi KPUM untuk menata ulang timeline, mengatur tahapan teknis, serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” katanya.
“Kami mengapresiasi langkah koordinatif antara DPM se-Universitas dan pihak Kemahasiswaan yang telah memberikan kepastian waktu sehingga persiapan dapat dilakukan secara maksimal,” tambahnya.
Ia menambahkan KPUM akan segera menerbitkan roadmap resmi Pemira, termasuk jadwal pendaftaran, verifikasi calon, masa kampanye, debat kandidat, hingga hari pemungutan suara.
“Kami mengajak seluruh mahasiswa Untirta untuk berpartisipasi aktif dan menjaga kondusivitas. Pemira bukan hanya agenda politik kampus, tetapi ruang pembelajaran demokrasi bagi seluruh mahasiswa,” pungkasnya. (*/rls)














