Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

News · 10 Des 2021 11:27 WIB ·

Lembaga Baru, BPIP Sabet Penghargaan Sistem Meritokrasi


 Lembaga Baru, BPIP Sabet Penghargaan Sistem Meritokrasi Perbesar

TIRTAYASA.ID, JAKARTA – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sabet penghargaan Sistem Meritokrasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pada Selasa, (7/12). Hadir sebagai lembaga baru non Kementerian, tetapi BPIP dinilai memiliki komitmen dalam manajemen ASN yang baik. 

Penghargaan yang diterima langsung Wakil Kepala BPIP Prof. Dr. Hariyono, M.Pd pada acara ‘Penganugerahan Meritokrasi bagi Instansi Pemerintah’ di Surabaya tersebut dinilai sangat baik karena system tersebut merupakan bagian dari cita-cita luhur bangsa.

Baca Juga : BPIP Berharap Panglima TNI Mampu Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan

“Sistem merit adalah sebuah cita-cita luhur daripada pendiri bangsa, indikasinya adalah mereka memilih bentuk negara republik, Para pemimpin dipilih bukan karena keturunannya, tetapi para pemimpin dipilih karena prestasi yang dimilikinya,” ujarnya.

Menurutnya hal tersebut juga sesuai dengan prinsip sebagai negara modern yang inklusif dan Pancasila memposisikan setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di depan mata hukum.

“Untuk itulah program KASN tentang sistem merit sangat relevan dengan nilai-nilai Pancasila, karena kita sebuah bangsa yang merdeka tidak bisa mempertahankan kemerdekaan kita apalagi menuju masyarakat adil dan makmur jika sistem merit tidak berbasis pada prestasi,” terangnya.

Dirinya bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak, karena BPIP yang merupakan Lembaga baru non Kementerian telah mendapatkan penghargaan dari KASN sebagai lembaga yang memiliki manajemen SDM yang baik dari proses seleksi, penetapan sampai kinerja.

Baca Juga : Kolaborasi BPIP dan Kemenpora Melalui Paskibraka

“Jadi penghargaan ini patut kita syukuri perlu kita apresiasi KASN yang terus menerus berusaha mengevaluasi dan menstimulasi kinerja ASN yang lebih mengutamakan nilai-nilai yang dituntut dalam kehidupan modern saat ini yang relevan dengan Pancasila,” katanya.

BACA JUGA   Arief Rosyid Ajak Lebih Banyak Anak Muda Ikuti Lemhannas, Jadi Bekal Mengabdi di Lintas Sektor

Pihaknya, akan terus memperbaiki sistem kinerja pegawainya sehingga diharapkan tujuan bersama reformasi birokrasi dapat tercapai dan Pancasila dalam tindakan, Pancasila sebagai tauladan dalam kehidupan sehari-hari.

Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma’ruf Amin mengapresiasi kepada KASN yang sudah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurunya apresiasi tersebut sebagai bentuk pengakuan dan apresiasi kepada instansi pemerintah yang sudah berhasil menjalankan sistem merit.

“Pemberian penghargaan ini saya harapkan dapat terakselerasi tercapainya transformasi ASN Indonesia yang merupakan persyaratan mutlak untuk tercapainya reformasi birokrasi,” ucapnya.

Ia menjelaskan acara tersebut juga sebagai bukti konsistensi pelaksanaan meritokrasi sesuai dengan Undang-undang ASN. Tahun 2020 jumlah ASN Indonesia mencapai 4,1 juta orang ASN dengan memiliki kewajiban 3 fungsi yakni sebagai pelaksana kebijakan, pelayanan public dan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Penerapan meritokrasi dalam manajemen ASN yang berbasis pada transparansi dan objektivitas serta menghadapkan pada kompetisi prestasi dan kinerja individu penting untuk memastikan tercapainya fungsi tersebut,” jelasnya.

Dalam akselerasi dan optimalisasi penerapan sistem merit dalam manajemen ASN dibutuhkan langkah-langkah strategis diantaranya mengembangkan dan perkuat implementasi manajemen talenta SDM ASN sebagai mempersiapkan penerus talenta terbaik.

Tingkatkan egaliter atau kelincahan dan kemampuan adaptif untuk menghadapi tantangan dan dinamika perubahan di tingkat nasional dan global dan peran aktif pemerintah daerah untuk mendukung system ini di daerah dan Kementerian Lembaga.

“Selain penerapan meritokrasi yang menekankan pada ASN adalah harus memiliki integritas, moral, ketaqwaan dan nilai-nilai luhur DAN, berakhlak yang berorientasi pada pelayanan,” tegasnya.

Ia berharap kepada instansi lain baik Lembaga Kementerian dan Pemerintah Daerah yang belum optimal dalam menerapkan sistem merit untuk meningkatkannya sebagai agenda utama program meritokrasi. (rls)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BCA Berbagi Ilmu di Untirta Angkat Filosofi “The Art of Falling” untuk Bekal Karier Mahasiswa

19 Mei 2026 - 16:12 WIB

GP Ansor Kota Serang Meriahkan Turnamen Sepak Bola Pemuda Selatri di Terondol

17 Mei 2026 - 19:06 WIB

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

Untirta Gelar Pekan Literasi “PELITA”, Perkuat Budaya Membaca di Era Digital

5 Mei 2026 - 07:06 WIB

Kolaborasi Untirta–Polda Banten Perkuat Implementasi Perlindungan Perempuan dan Anak

29 April 2026 - 18:59 WIB

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

Trending di Nasional