Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Pemerintahan · 20 Nov 2024 16:43 WIB ·

Komitmen DPK Provinsi Banten Dorong Perpustakaan Standar Nasional


 Istimewa Perbesar

Istimewa

SERANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten berkomitmen mendorong perpustakaan sekolah di tingkat SMA/SMK atau sederajat berstandar Perpustakaan Nasional.

Untuk itu, DPK Provinsi Banten terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada pengelola perpustakaan yang ada di tiap sekolah se-Provinsi Banten.

Kepala DPK Provinsi Banten Usman Asshiddiqi Qohara mengatakan, perpustakaan tidak lagi hanya sebatas menjadi ruang koleksi buku. Akan tetapi, harus memberikan dampak manfaat langsung yang dapat memberdayakan masyarakat secara sosial ataupun kemandirian ekonomi.

“Karena kita membangun perpustakaan tentu harus melihat dampak manfaatnya. Tidak hanya membangun kecerdasan, tapi keberdayaan,” kata Usman kepada awak media, Selasa 19 November 2024.

Tidak hanya perpustakaan milik pemerintah daerah di tingkat provinsi atau kabupaten/kota, melainkan juga perpustakaan sekolah.

Menurutnya, perpustakaan sekolah menjadi pilar penting membangun sumber daya manusia. Sebab, mereka langsung berada di lembaga pendidikan.

“Untuk itu kita terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada perpustakaan sekolah agar bisa menjadi sarana membangun siswa yang siap berdaya saing,” ucapnya.

Sementara Pustakawan Muda pada DPK Provinsi Banten, Andri Nugraha mengatakan, sudah ada 120 sekolah baik SMA maupaun SMK yang telah dilakukan sosialisasi updateting data.

Hal itu dilakukan agar perpustakaan di sekolah dapat mengembangkan program kegiatan guna meningkatkan listerasi.

“Ascara 2 kali, 40 sekolah jadi 80 sekolah. Total 120 sama bimtek. Untuk mengisi updating data di website perpusnas. Dataperpusnas.co.id,” katanya.

Ia memaparkan, ada sejumlah syarat yang harus ditempuh sekolah agar perpustakaannya berstandar Perpusnas.

“Sasarannya instansi sekolah. Yang harus diisi jumlah koleksi buku perpusataan, jumlah tenaga, jumlah anggota perpustakaan, jumlah buku yang dipinjam, jam layanan, dan lainnya,” paparnya.

Ia menerangkan, keberadaan perpustakaan di sekolah dinilai sangat penting bagi proses penunjang pembelajaran.

BACA JUGA   Tes Wawasan Kebangsaan Sudah Sesuai Ketentuan

Dengan banyaknya pilihan buku dan tingginya minat baca di usia remaja, pihaknya optimistis Indonesia emas di 2045 dapat terwujud.

“Keberadaan perpustakaan di sekolah sangat penting bagi proses pembelajaran siswa sebagai penunjang. Sehingga siswa dapat mengembangkan pengetahuannya,” terangnya. (ADV)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Untirta dan Bank Indonesia Jalin Kerja Sama dan Perkuat Sinergi melalui Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026

8 April 2026 - 14:03 WIB

Lantik 132 Pejabat di Pemprov Banten, Andra Soni Minta Segara Beradaptasi

31 Maret 2026 - 16:41 WIB

Pemkot Serang Siapkan 3.000 Paket Sembako Bersubsidi untuk Redam Inflasi Ramadan

14 Maret 2026 - 10:31 WIB

Pemprov Banten dan Pemkot Cilegon Raih UHC Awards 2026, BPJS Kesehatan Serang Dorong Daerah Lain Menyusul

27 Januari 2026 - 18:35 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Lantik Pejabat Eselon II Pemprov Banten; Berikut Daftar Lengkapnya

3 November 2025 - 16:48 WIB

Wali Kota Serang Lantik 269 Pejabat Eselon III dan IV

31 Oktober 2025 - 15:58 WIB

Trending di Daerah