TANGERANG – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak atau Kanwil DJP Banten menggandeng Perhimpunan okter Mata Indonesia atau (Perdami) menggelar Operasi Katarak Gratis terhadap 205 orang.
Kegiatan ini dilakukan Kanwil DJP Banten bekerja sama dengan Perdami, RS Primaya, ERHA & HBT (Himpunan Bersatu Teguh), sebagai salah satu kegiatan kemanusiaan bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-78 berupa operasi katarak gratis untuk seluruh warga Banten.
Kegiatan operasi katarak gratis ini digagas oleh Kepala Kanwil DJP Banten Cucu Supriatna dan sudah mulai dilakukan kampanyenya sejak September 2024. Biaya untuk pelaksanaan kegiatan operasi katarak gratis ini juga berasal dari donasi sponsor dan iuran para pegawai di lingkungan Kanwil DJP Banten.
Pada hari Selasa tanggal 8 Oktober 2024 telah dilakukan screening terhadap 276 warga Banten calon pasien yang akan mengikuti kegiatan operasi katarak gratis ini. Screening dilakukan di dua tempat, yaitu di Kanwil DJP Banten untuk masyarakat meliputi Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak serta di KPP Pratama Tangerang Timur untuk masyarakat meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Dari screening dapat dilihat apakah kondisi kesehatan pasien mendukung untuk dilakukan tindakan operasi. Apabila hasilnya baik maka lanjut untuk tindakan operasi. Namun jika hasil kurang baik, maka pasien dipulangkan. Pasien yang hasilnya bagus dapat melanjutkan untuk dioperasi.
Dari 359 pasien yang mendaftar, telah dinyatakan 205 pasien yang layak mengikuti operasi katarak pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2024 di Primaya Hospital Pasar Kemis.
Di hari pelaksanaan operasi katarak gratis di Primaya Hospital Pasar Kemis yang berhasil dioperasi sebanyak 196 pasien setelah melewati proses registrasi dan pemeriksaan praoperasi. Kegiatan pasca operasi berupa pelepasan perban mata dilakukan pada Minggu 13 Oktober 2024 di Menara Top Food Alam Sutera, Kota Tangerang. Pelepasan perban sekaligus pengecekan mata apakah ada komplikasi pasca operasi.
Kegiatan kemanusiaan operasi katarak gratis ini bertema ‘Tulus Dalam Pelayanan, Transformasi Berkelanjutan, Sehatkan Mata, Wujud Pengabdian Kepada Bangsa’, dilakukan guna menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa DJP sangat peduli atas isu-isu yang berkembang di masyarakat, termasuk isu kesehatan.
“Gangguan penglihatan masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. Sebagian besar gangguan penglihatan tersebut disebabkan oleh katarak. Kami yakin keberadaan kami di tengah-tengah masyarakat dapat lebih bermanfaat dengan memberikan sumbangsih terbaik kami melalui kegiatan bakti sosial ini. Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang mau bekerja sama sehingga pelaksanaan bakti sosial operasi katarak gratis ini berjalan dengan lancar,” ujar Cucu melalui siaran pers, Minggu 13 Oktober 2024.
Direktur Primaya Hospital Leona dr Novita Widyawaty, M.Sc, MARS menambahkan, pihaknya berupaya menjaga mutu layanan Kesehatan masyarakat, termasuk turut serta dalam memfasilitasi kegiatan bersama Kanwil DJP Banten.
“Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Kanwil DJP Banten dan kali ini adalah keikutsertaan kami yang kedua untuk kegiatan bakti sosial ini,” pungkasnya. (*/rls)













