Orang yang tidak terdaftar lewat kantor dan tidak tercatat sebagai penerima bantuan iuran mengurus sendiri kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional. Jalur itu disebut peserta mandiri, atau pekerja bukan penerima upah. Catatan peserta dibuat di sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Biaya yang sah adalah iuran sesuai kelas yang tampil di kanal resmi, dibayar ke virtual account BPJS Kesehatan.
Artikel ini untuk pendaftar baru. Situs resminya bpjs-kesehatan.go.id. Aplikasi resminya Mobile JKN. Panduan mendaftar di aplikasi ada di laman administrasi kepesertaan JKN. Nomor yang disebut di bawah adalah nomor yang dipublikasikan BPJS Kesehatan.
Siapa yang mengisi formulir ini
Formulir peserta mandiri dipakai bila nama Anda belum punya kepesertaan aktif, dan tidak ada pemberi kerja yang mendaftarkan Anda sebagai pekerja penerima upah. Usaha sendiri, pekerjaan lepas, ibu rumah tangga, dan warga yang baru lepas dari tanggungan kantor sering masuk ke kelompok ini. Sebelum mengisi, cek dulu status di Mobile JKN. Bila status sudah aktif, yang dibutuhkan adalah menjaga iuran, bukan mendaftar ulang.
Penerima bantuan iuran tidak mendaftar ulang dengan membayar calo agar bantuannya tetap. Bila status bantuan itu berhenti, perpindahan ke peserta mandiri mengikuti keterangan yang tampil di kanal resmi. Keterangan itu bisa berbeda dari pendaftar yang benar-benar baru, termasuk soal masa tunggu dan tunggakan. Baca kalimat di layar, lalu ikuti angka yang diminta di sana.
Pekerja yang baru masuk kantor menunggu pendaftaran dari pemberi kerja. Slip gaji tidak menggantikan data di sistem. Beberapa pekan kemudian, cek sendiri apakah nama Anda sudah muncul sebagai pekerja penerima upah.
Yang disiapkan sebelum mengetuk menu daftar
Siapkan Nomor Induk Kependudukan enam belas digit dan Kartu Keluarga yang masih berlaku. Siapkan nomor ponsel yang bisa menerima SMS, plus surel yang Anda buka sendiri. Virtual account pembayaran dikirim ke surel itu. Surel yang sandinya tidak Anda pegang akan membuat tagihan jatuh ke orang lain.
Bila Anda ingin iuran terpotong otomatis, siapkan buku tabungan atas nama Anda atau anggota keluarga dalam Kartu Keluarga yang sama. Panduan BPJS Kesehatan menyebut bank yang melayani autodebit, antara lain BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BCA. Rekening orang di luar Kartu Keluarga, apalagi rekening yang dikirim lewat chat, tidak dipakai untuk ini.
Foto KTP cukup disimpan di ponsel Anda. Jangan mengirimnya ke nomor yang menghubungi lebih dulu dan menawar daftarkan dengan biaya admin.
Satu Kartu Keluarga, beberapa nama
Peserta mandiri wajib mendaftarkan diri dan anggota keluarganya. Saat nomor Kartu Keluarga dimasukkan, sistem menampilkan siapa yang sudah terdaftar dan siapa yang belum. Iuran dihitung per orang yang ikut didaftarkan, lalu dijumlah untuk keluarga itu.
Jangan menutup layar hanya karena jumlahnya lebih besar dari perkiraan satu orang. Cocokkan nama yang tampil dengan Kartu Keluarga. Nama yang sudah aktif di segmen lain, misalnya lewat kantor atau bantuan iuran, tidak perlu didaftarkan ulang sebagai mandiri. Nama yang belum terdaftar diselesaikan sesuai petunjuk di formulir.
Bayi yang belum punya NIK mengikuti alur terpisah dan diurus setelah nomor induknya terbit. Jangan meminjam NIK saudara agar baris nama terlihat lengkap.
Daftar lewat Mobile JKN
Pasang Mobile JKN dari toko aplikasi. Penerbitnya BPJS Kesehatan. Di Android, identitas aplikasi yang resmi adalah app.bpjs.mobile. Aplikasi berbayar dengan ikon serupa, atau tautan dari komentar dan pesan siaran, tidak dipakai.
Urutan di dalam aplikasi dapat bergeser bila tampilan diperbarui. Alurnya tetap ini.
- Buka menu pendaftaran peserta baru.
- Baca syarat dan ketentuan, lalu lanjut.
- Masukkan nomor Kartu Keluarga atau NIK sesuai kolom yang diminta, lalu isi kode pengaman.
- Tambahkan peserta, isi data sesuai KTP dan Kartu Keluarga, lalu simpan.
- Pilih fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menerima peserta di wilayah Anda, lalu pilih kelas rawat.
- Masukkan surel dan nomor ponsel. Isi kode OTP yang masuk ke ponsel itu.
- Baca persetujuan peserta. Setelah pendaftaran terekam, virtual account dikirim ke surel yang baru Anda isi.
Fasilitas kesehatan tingkat pertama adalah puskesmas, klinik, atau dokter praktik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, tempat pelayanan awal nanti dimulai. Pilih yang memang bisa Anda jangkau. Perubahan fasilitas setelah aktif punya aturan tersendiri di menu perubahan data, dan tidak diurus dengan membayar perantara.
Datang ke kantor bila formulir menolak
Kantor cabang, kantor kabupaten atau kota, dan Mal Pelayanan Publik menerima pendaftaran bila aplikasi berhenti di data yang tidak cocok. Bawa KTP, Kartu Keluarga, dan ponsel yang nomornya akan didaftarkan. Isi formulir daftar isian peserta yang disediakan petugas. Virtual account tetap keluar atas nama kepesertaan, dan pembayaran tetap ke nomor itu.
Bila tidak ingin memasang aplikasi, layanan tanpa tatap muka yang dipublikasikan BPJS Kesehatan meliputi Care Center 165, PANDAWA di 0811-8-165-165, dan asisten chat di situs resminya. Anda yang mengetik lebih dulu ke nomor itu. Pesan masuk yang mengaku PANDAWA, lalu meminta kode SMS, ditutup.
Kelas menentukan iuran, bukan kecepatan aktif
Di panduan iuran BPJS Kesehatan, peserta mandiri membayar per orang setiap bulan. Kelas I Rp150.000. Kelas II Rp100.000. Kelas III Rp42.000, dengan bantuan pemerintah Rp7.000 per orang sehingga bagian yang dibayar peserta Rp35.000 selama bantuan itu masih berlaku.
Angka yang mengikat adalah yang tertulis di aplikasi dan di virtual account pada hari Anda membayar. Peraturan dapat mengubah besaran atau memperpanjang bantuan. Jangan mengunci keputusan pada brosur lama atau pada nominal yang disebut orang lain di warung.
Kelas adalah hak ruang rawat inap sesuai ketentuan, bukan status yang bisa dinaikkan dengan biaya tambahan ke calo. Selisih bila Anda memilih perawatan di atas hak mengikuti aturan di fasilitas kesehatan, dan dibayar lewat jalur yang dijelaskan petugas fasilitas itu.
Bayar sesudah verifikasi, ke virtual account
Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 beserta perubahannya, termasuk Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2024, meminta BPJS Kesehatan memverifikasi pendaftaran peserta mandiri dalam 14 hari sejak pendaftaran. Iuran pertama dibayar setelah verifikasi itu selesai. Pada hari formulir dikirim, kepesertaan belum bisa dipakai berobat.
Karena itu, mendaftar pada saat sudah berada di unit gawat darurat tidak membuat biaya hari itu ditanggung. Pendaftaran diselesaikan saat kondisi masih memungkinkan menunggu proses itu.
Virtual account adalah nomor tujuan pembayaran yang diterbitkan BPJS Kesehatan, bukan rekening pribadi petugas atau kenalan. Iuran bulan-bulan berikutnya dibayar paling lambat tanggal 10 bulan berjalan, lewat mitra yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Autodebit bisa didaftarkan dari Mobile JKN bila rekening Anda memang masuk daftar bank yang bekerja sama. Simpan bukti bayar.
Setelah iuran pertama masuk, buka lagi info peserta. Status aktif dan kartu digital tampil di aplikasi. Mencetak kartu plastik lewat calo tidak menambah hak pelayanan.
Yang ditolak di chat
- Biaya daftar, biaya percepat, atau biaya aktif di luar iuran yang tercantum di virtual account.
- Permintaan OTP, PIN, atau foto KTP dari nomor yang menghubungi lebih dulu.
- Janji aktif pada hari yang sama, atau janji kelas naik tanpa mengubah iuran di sistem.
- Rekening pribadi, kode QR pedagang, atau dompet digital atas nama orang.
- Aplikasi berbayar yang meniru Mobile JKN.
Iuran yang memang menjadi kewajiban tetap dibayar. Yang dihindari adalah pembayaran kedua kepada orang yang mengaku bisa menekan tombol di sistem.
Ringkas sebelum mengirim formulir
- Cek dulu apakah nama Anda sudah aktif. Pendaftaran baru hanya untuk yang belum tercatat.
- Siapkan NIK, Kartu Keluarga, ponsel, dan surel yang Anda pegang sendiri.
- Daftar di Mobile JKN terbitan BPJS Kesehatan, atau di kantor cabang, Mal Pelayanan Publik, 165, dan PANDAWA 0811-8-165-165.
- Pilih fasilitas kesehatan tingkat pertama yang bisa dijangkau, lalu pilih kelas sesuai iuran yang mampu dibayar tiap bulan.
- Bayar iuran pertama ke virtual account setelah masa verifikasi selesai. Jangan berangkat berobat pada hari formulir dikirim.
- Bulan berikutnya, bayar paling lambat tanggal 10. Simpan bukti, lalu cek status di info peserta.
Diperiksa pada 24 Oktober 2026. Nama menu, besaran iuran, dan jangka waktu verifikasi mengikuti ketentuan yang tayang di kanal BPJS Kesehatan pada hari Anda mendaftar.