TKIT DAI Miliki Izin Operasional

0
Suasana TKIT Darul Ibtida (DAI) Kota Serang

TIRTAYASA.ID, SERANG – TKIT DAI (Darul Ibtida) Kota Serang kini sudah memiliki izin operasional (IOP) yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dibdikbud) Kota Serang. 

IOP dengan nomor 421/532/Dispendbud/2020 dikeluarkan beberapa waktu lalu. TKIT DAI juga sudah memiliki NPSN 70003647. TKIT DAI ini berada di bawah naungan Yayasan Pena Madani Utama (YPMU).

“Dengan keluarnya IOP dan NPSN maka TKIT DAI dinyatakan diakui dan legal. Jadi tak ada keaguan lagi bagi bapak dan ibu-ibu untuk menyekolahkan anaknya ke TKIT DAI. Alhamdulillah ini kerja keras semua pihak di TKIT DAI dan terimakasih kami ucapkan kepada Dindikbud Kota Serang yang terus membantu dan membimbing kami,” kata Bunda Aas Asnawiah, Pengelola TKIT DAI.

Dijelaskan, pihaknya akan menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya dengan cara akan terus meningkatkan pelayanan pendidikan kepada masyarakat yang menitipkan anaknya menimba ilmu di TKIT DAI. 

Saat ini baru ada 14 siswa yang belajar dengan system daring dan guru-guru melakukan home visit. TKIT DAI sendiri memiliki gedung baru milik sendiri dengan tiga ruang kelas, satu ruang bermain, ruang guru, toilet, dapur, permainan APE. Ke depan akan dibangun lantai dua yang berfungsi sebagai kelas dan aula. 

“Mohon doanya dari semua pihak. Meski kami membangun sedikit demi sedikit, namun terus berjalan. Memang kami tak bisa membangun sekaligus karena kondisi keuangan yang belum memungkinkan,” tambah Bunda Aas. 

“Kita ingin anak-anak belajar dan bermain dengan nyaman dan menyenangkan. Untuk itu semua ruangan dilengkapi dengan AC. Kami juga menerapkan kurikulum nasional yang dipadu dengan kurikulum local berupa tahfidz surat pendek, doa harian, hadits, serta pembiasaan ibadah. Ini penting agar anak-anak sejak dini terbiasa beribadah,” ujar Bunda Aas, seraya menambahkan TKIT DAI terletak di Jalan Baru Ciomas, Lingkungan Wakaf, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya.

Bunda Aas menerangkan, ke depan sekolahnya ingin bekerja sama dengan perguruan tinggi di Banten terutama fakultas keguruan dan tarbiyah program studi PG PAUD agar semakin menambah wawasan antar instansi, juga dalam pengabdian masyarakat. 

“Misalnya ketika ada mahasiswa prodi PAUD melakukan PPL maka diarahkan ke TKIT DAI, sehingga pengembangan keahlian mahasiswa dalam mengajar juga berjalan dengan baik. Kami sudah menjajaki. Mudah-mudahan lancar sampai proses penandatanganan MoU,” katanya. (rls)