Pengusaha Muda Ditunjuk Jabat Bendum PB Mathla’ul Anwar

0
Pujiyanto, SE.

Profil Pujiyanto Bendahara Umum PB MA 2021-2026

TIRTAYASA.ID, SERANG – Tak disangka, dalam pengisian struktur utama Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) periode 2021-2021 menetapkan Pengusaha Muda Pujiyanto menjadi Bendahara Umum. 

Pujiyanto merupakan pengusaha yang bergerak di bidang Konstruksi, pria kelahiran Serang 1986 itu saat menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Serang dari Fraksi NasDem.

Beberapa jabatan yang kini melekat di pundaknya. Yaitu, Wakil Ketua DPW NasDem Provinsi Banten, Ketua KONI Kabupaten Serang, Ketua KNPI Kabupaten Pandeglang dan organisasi lainya. 

Pujiyanto mengaku kaget saat menerima amanah barunya di PB MA. Kata dia, dirinya sempat menolak amanah tersebut, namun karena berbagai masukan dari para senior akhirnya menerima jabatan Bendahara Umum. 

“Tak disangka, tapi bagi saya ini sebagai tempat pengabdian. Karena, MA tempat kelahiran saya. Saya lahir dari keluarga MA,” kata Pujiyanto. 

Menurutnya, tugas berat ini akan dia pertanggungjawabkan tentunya dengan dukungan semua pihak dan bimbingan pengurus yang lebih senior. 

“Jujur saja, ini ujian mental sekaligus ajang pembuktian diri saya. Bagaimana saya harus ikut terlibat menyusun program untuk membangun MA lima tahun ke depan,” terangnya.

Selain itu, dia juga mengaku harus membangun sinergi dengan semua kalangan, terutama pemerintah di semua tingkatan, agar misi MA di bidang pendidikan, dakwah dan sosial tercapai dengan baik. 

Dengan banyaknya kaum muda di tubuh MA menurutnya, tentu saja akan memiliki semangat dan ghiroh yang berbeda.

“Saatnya kaum muda memberikan kontribusi yang besar bagi internal MA, dan tentunya untuk lingkup yang lebih luas yakni ikut berperan aktif membangun Indonesia,” terangnya. 

Dia juga mengaku sejak dirinya ditetapkan menjadi pengurus inti PBMA, maka harus secepatnya menyusun program dan menyiapkan konsep, serta mengatur langkah-langkah strategis.

“PBMA sepakat membangun sebuah SMK MA (Sekolah Menengah Kejuruan Mathlau’ul Anwar) yang langsung disetujui Kementerian Pendidikan RI. Ini langkah strategis dan positif tentunya,” ungkapnya.

Kata dia, ke depan masih banyak garapan yang membutuhkan keseriiusan dan butuh kerja keras, terutama di bidang ekonomi. 
“Mensejahterakan dan membangkitkan perekonomian MA adalah sebuah kewajiban. Jadi sekali lagi di sini dibutuhkan langkah cerdas, terarah dan tentunya kekompakan semua pengurus,” terangnya. (rls)