Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Nasional · 19 Agu 2020 03:26 WIB ·

Menghadirkan Pancasila di Era Adaptasi Kebiasaan Baru


 Menghadirkan Pancasila di Era Adaptasi Kebiasaan Baru Perbesar

Oleh: Yogi Utama

Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Bung Karno

Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, dan pandangan hidup bangsa sejatinya harus mampu memandu dan menjawab segala macam tantangan dinamika kehidupan bangsa. Termasuk saat menghadapi pandemi Covid-19, yang telah membawa perubahan drastis dan dramatis dalam segala aspek kehidupan bangsa, tidak hanya kesehatan, melainkan juga ekonomi, pendidikan, dan sosial.

Agar NKRI tidak “ambyar” oleh pandemi Covid-19, maka seluruh komponen bangsa wajib memahami, menghadirkan, menginternalisasi, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam semua aspek kehidupan termasuk dalam memasuki peradaban baru, yang disebut era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Namun, secara umum nilai-nilai Pancasila mampu mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang tangguh menghadapi berbagai tantangan dan hambatan.

Di era AKB ini, kebiasaan dan nilai baru bakal menggantikan kebiasaan lama setelah perubahan dramatis itu terjadi. Setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing sehingga tidak bisa hanya satu atau sekelompok masyarakat saja yang menjalaninya. Diperlukan kerja sama dan gotong royong dari seluruh elemen bangsa Indonesia.

Maka dari itu, perlu kehadiran strategi kebangsaan yang didasari nilai Pancasila dalam wujud nilai gotong-royong segenap komponen bangsa untuk bersama-sama menghadapi setiap masalah yang ada. Gotong royong telah menjadi cara yang ampuh dan terbukti dapat mengalahkan berbagai macam tantangan yang menimpa negeri ini.

Semua itu merupakan tugas kita bersama, mengaktualisasikan nilai gotong royong dalam semua dimensi kehidupan, agar Pancasila mampu hadir disetiap dinamika perkembangan zaman. Pancasila juga dapat menjadi tonggak kekuatan bangsa sebagai pegangan hidup memasuki era penuh hambatan dan keluar sebagai pemenang sejati.

Gotong-royong juga harus menjadi paradigma AKB yang merupakan cara berpikir dalam rangka memandu perilaku untuk menanggulangi masalah dengan mengadaptasi nilai baru, realitas baru yang senantiasa berubah terus menerus.

BACA JUGA   Kasus Meningkat, Terminal Pakupatan Terancam Ditutup
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Eksotisme, Alami dan Memikat; Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

11 April 2026 - 22:35 WIB

Untirta dan Bank Indonesia Jalin Kerja Sama dan Perkuat Sinergi melalui Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026

8 April 2026 - 14:03 WIB

BLT Ditengah Bisingnya Informasi

5 April 2026 - 12:02 WIB

BBM dan Kendaraan Listrik: Antara Transisi Energi dan Beban Publik

3 April 2026 - 13:01 WIB

Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Dominasi Penerimaan Pajak Digital, Setor Rp37,40 Triliun

2 April 2026 - 13:29 WIB

Penerimaan Pajak Kanwil DJP Banten Tumbuh 12,65 Persen hingga Februari 2026

1 April 2026 - 16:19 WIB

Trending di Ekonomi