Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Opini · 23 Des 2021 02:03 WIB ·

Masyarakat Garda Terdepan dalam Penanggulangan COVID-19


 Masyarakat Garda Terdepan dalam Penanggulangan COVID-19 Perbesar


Oleh : Alfisyah Dianasari

Masyarakat menjadi garda terdepan penanggulangan virus Corona. Dengan peningkatan ketaatan publik terhadap Protokol Kesehatan maupun berbagai program pencegahan Covid-19, maka angka kasus positif dapat ditekan dan Indonesia dapat bebas dari pandemi.

Apa kabar Corona di Indonesia? Selama hampir 2 tahun ini kita dipaksa harus menyesuaikan diri di masa pandemi. Memang belakangan keadaan sudah relatif aman dan tidak ada lagi wilayah yang berstatus zona merah, tetapi tetap harus waspada karena Corona varian Omicron sudah masuk di Indonesia. Virus hasil mutasi ini diklaim bisa menyebar 5 kali lebih cepat.

Lantas bagaimana cara menanggulangi Corona agar tidak lagi menggila dan membuat kita kebat-kebit karenanya? Kita tidak bisa hanya bergantung pada dokter, ahli epidemi, dan pemerintah. Penyebabnya karena mereka tidak bisa bekerja jika tidak dibantu oleh masyarakat dan harus ada sinergi agar situasi pandemi lekas diakhiri.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dokter Daeng M Faqih mengajak masyarakat untuk menjadi garda depan dalam penanggulangan Corona, khususnya untuk mengatasi varian Omicron. Caranya adalah dengan disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi.

Dalam artian, masyarakat bisa jadi pahlawan dalam menanggulangi Corona Omicron, karena kebiasaan sehat akan membentuk warga yang sehat pula. Jangan malah seenaknya dan mengira keadaan aman-aman saja, tetapi diam-diam jadi OTG lalu merana di ranjang rumah sakit. Jadilah proaktif dan jangan hanya mengandalkan pemerintah karena justru kerja sama akan membuat Corona lekas diatasi.

Protokol kesehatan adalah syarat paling penting dalam mengatasi Corona karena dengan menaatinya kita bisa meminimalisir penyebaran penyakit berbahaya ini. Sayangnya belakangan banyak yang lalai dan malas pakai masker, padahal masker adalah penjaga utama dari penularan Corona.

BACA JUGA   Jepang Tanamkan Investasi di Indonesia hingga Rp 85 Triliun

Para dokter menyarankan untuk memakai masker kualitas bagus seperti N95 untuk mencegah masuknya droplet yang mengandung Corona Omicron.

Jangan lupa pula untuk melapisi masker sekali pakai dengan masker kain agar filtrasinya lebih kuat. Bawa juga masker cadangan karena sehelai masker hanya boleh dipakai maksimal 4 jam.

Taati pula protokol kesehatan lain seperti mencuci tangan, menjaga jarak, mengganti baju, mandi, menjaga imunitas tubuh, menjaga kebersihan lingkungan, dan terutama menghindari kerumunan.

Ketika ada undangan pesta maka siasati dengan datang di awal sehingga tamu tidak terlalu ramai. Jangan pula bepergian karena melanggar protokol kesehatan mengurangi mobilitas. Selain menaati protokol kesehatan maka langkah selanjutnya untuk menanggulangi Corona adalah masyarakat wajib divaksin.

Jangan ada alasan untuk menolaknya, karena vaksin sangat aman, bahkan bagi lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui. Saat ini anak berusia 6 hingga 11 tahun juga divaksin, agar mereka bisa belajar tatap muka tanpa dibayangi penularan Corona.

Jika ada kesempatan vaksin maka ambil kesempatan emas ini, karena digratiskan oleh pemerintah. Jangan pula pilah-pilih merek vaksin karena semua sama bagusnya untuk meningkatkan imunitas tubuh dari serangan Corona, terutama varian Omicron.

Saat ini hampir semua mensyaratkan wajib vaksin, mulai dari masuk ke mall hingga berkendara jauh. Sehingga jika tidak vaksin maka akan menyulitkan diri sendiri. Ingatlah bahwa dengan divaksin maka Anda jadi garda depan dalam menanggulangi Corona, karena mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok.

Untuk menanggulangi Corona, khususnya varian Omicron, maka masyarakat harus menjadi garda depan. Jangan malah mengabaikan tetapi tetap taatilah poin-poin dalam protokol kesehatan.

Selain itu, masih wajib vaksinasi agar terhindar dari Corona karena imunitas tubuh meningkat. Harus ada kerja sama yang baik antara masyarakat dengan pemerintah dan tenaga kesehatan, agar pandemi lekas berakhir.

BACA JUGA   Politisasi Isu TWK

)* Penulis adalah Kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemilu oleh DPR: Kudeta Sunyi atas Kedaulatan Rakyat

2 Januari 2026 - 15:47 WIB

Menata Hati, Menjaga Negeri, Tafsir Futūḥ al-Rabbānī dalam Etika Publik

26 Desember 2025 - 18:55 WIB

Kompleksitas Tantangan Bayangi Guru Indonesia; Refleksi HGN Ke-80

6 Desember 2025 - 10:43 WIB

Redenominasi Rupiah dan Manfaatnya Bagi Generasi Produktif

17 November 2025 - 17:45 WIB

Media Sosial Sebagai Arena Baru Demokrasi Deliberatif

5 November 2025 - 13:33 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Lantik Pejabat Eselon II Pemprov Banten; Berikut Daftar Lengkapnya

3 November 2025 - 16:48 WIB

Trending di Daerah