Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Nasional · 14 Apr 2021 14:34 WIB ·

Marhaban Ya Ramadhan


 Marhaban Ya Ramadhan Perbesar

Oleh : Fauzan Dardiri

Pemerintah pada 13 April 2021 menetapkan 1 Ramadhan 1442 sebagai awal Ramadhan. Semua bersuka cita menyambut bulan penuh berkah. Bulan dimana waktu yang tepat menempa diri memperbanyak atau meningkatkan ibadah kepada sang penguasa alam semesta. 

Pandemi Covid-19 membuat semua umat menderita, tak nyaman. Pemerintah, berupaya mengeluarkan kebijakan yang berorientasi pada metode melakukan penekanan agar masyarakat terhindar dari wabah. Berhasil kah? 

Tentu banyak hal, yang harus diukur untuk mencapai titik penilaian tersebut. Mulai dari seberapa banyak jumlah masyarakat terpapar positif, meninggal, bahkan sampai berapa persen masyarakat yang telah menerima dosis vaksin. 

Barapa banyak masyarakat menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dalam melaksanakan aktivitas keseharian. Mulai, dari rumah, lingkungan kerja, masyarakat dan tata cara peribadatan.

Terlalu, naif memang, kalau kita semua semata-mata menuntut pemerintah bekerja kerja maksimal. Tapi, kita terlena beraktivitas tanpa protokol kesehatan. Ibarat meunang air di ember yang belah. Terus diisi tapi, terus mengalir.

Menjalankan ibadah puasa Ramadhan ibarat kita sedang berada dalam karantina suci. Dimana, sedang pada fase meng-upgrade diri. Ibarat tengah memperbaharui layanan aplikasi pada gawai. 

Puasa Ramadhan seyogyanya mendorong ketaqwaan meningkat. Setelah melewati proses karantina suci. Hasilnya, baik atau buruk tergantung pribadi-pribadi yang menjalankan. 

Hal ini, pernah dijelaskan Nabi Muhammad SAW saat merespon umat di tengah puasa Ramadhan. “Berapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak didapatkan dari puasanya itu kecuali lapar dan dahaga,” 

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan

*) Penulis adalah Founder Amis Jambu Syndrome 

BACA JUGA   Covid-19 Massif; Bu Tejo Dimana?
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

Ansor Banser PAC Serang Gelar Santunan Anak Yatim dalam Peringatan Harlah ke-92 GP Ansor

24 April 2026 - 16:01 WIB

Eksotisme, Alami dan Memikat; Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

11 April 2026 - 22:35 WIB

BLT Ditengah Bisingnya Informasi

5 April 2026 - 12:02 WIB

BBM dan Kendaraan Listrik: Antara Transisi Energi dan Beban Publik

3 April 2026 - 13:01 WIB

Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Dominasi Penerimaan Pajak Digital, Setor Rp37,40 Triliun

2 April 2026 - 13:29 WIB

Trending di Ekonomi