Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Opini · 4 Feb 2023 10:45 WIB ·

KUMALA Berkarya Sepanjang Masa


 KUMALA Berkarya Sepanjang Masa Perbesar

Refleksi Diesnatalis ke-58

Oleh : Fauzan Dardiri

5 Februari selalu memberi makna bagi Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA). Selain, merefleksikan sejarah panjang kiprah dan perjalanannya, KUMALA memberikan ruang diskursus di berbagai kalangan.

Bagi para tokoh Jawa Barat dan Banten, ketokohan pendiri KUMALA, Ka Uwes Qorni (Alm), Hasan Al Idrus, dan Soeganda Priyatna, tak diragukan lagi. Semangat perubahan dan kiprahnya mulai dari kuliah hingga kini, masih kerap terdengar melalui cerita para tokoh saat sesekali berbincang.

Kehadiran Kumala yang bertujuan untuk mengangkat harkat dan martabat pelajar dan masyarakat Lebak melalui jalur pendidikan. Banyak cerita, para pendiri rela menjual barangnya, saat menempuh pendidikan demi bertahan hidup di rantau bersama rekan-rekannya.

Mendirikan KUMALA, bagi Uwes Qorni dan para Kumolot lainnya, seperti jalan untuk mengurai ketimpangan kesejahteraan melalui jalur pendidikan. Semangat ini, tak berhenti sampai selesai kuliah, bahkan hingga lanjut usia.

Usaha tersebut tak henti saat aktif di KUMALA. Ka Uwes menjadi PNS di Jawa Barat. Tapi, semangat dan dedikasinya buat Lebak masih tetap menggelora. Bersama rekan seperjuangannya, Ka Uwes berkontribusi mengkonsolidasi berbagai elemen menyuarakan pembentukan Provinsi Banten.

Nama Alm. Uwes Qorni, hingga kini dikenang banyak tokoh. Hidupnya yang sederhana, dekat dengan generasi di bawahnya kini menjadi spirit kebersamaan yang dikenal kita sebut ‘Kekeluargaan’. Ya, kan sampai saat ini KUMALA menjadi organisasi berbentuk kekeluargaan.

Wajar, jika style gerakan KUMALA identik warna para tokoh pendiri. Tapi, jika semangat dan kegigihannya luntur, tentu ini menjadi tugas bersama, para alumni, pengurus dan para kader yang saat ini masih aktif membersamai KUMALA.

Kiprah, para kumolot KUMALA kini tentu tak jauh berbeda. Banyak, diantara mereka berkiprah dalam berbagai bidang. Tak hanya di pendidikan, sosial, politik, wiraswasta, dan ada yang menjabat sebagai Kepala Desa.

BACA JUGA   KKM Untirta Gelar Sosialisasi Sertifikat Halal Bagi Pelaku UMKM

Keberlangsungan KUMALA hingga kini masih berjalan. Kehadiran perwakilan dan komisariat di berbagai daerah dan kampus. Pertanyaannya, apakah KUMALA masih relevan menjadi pilihan mahasiswa (asal Kabupaten Lebak) untuk dipilih?

Tentu jawabannya beragam. Bahkan, ada pula yang menganggap KUMALA tak lagi penting menjadi tempat berproses mahasiswa. Tapi, ada juga yang menganggap organisais menjadi hal penting. Begitu bukan?

Bagi kami yang merasakan pentingnya, tempaan dan sentuhan organisasi dalam kehidupan. Tentu, menganggap keberadaan KUMALA sangat penting. Asalkan, para pengurus dari semua tingkatan menghadirkan kebaharuan.

Ada tiga hal yang perlu menjadi formula para pengurus dan keluarga besar KUMALA. Sehingga KUMALA tetap menjadi pilihan, mahasiswa untuk berposes. Selain, kekeluargaan yang saat sampai ini masih tetap terawat.

Pertama, KUMALA menjadi tempat tumbuhnya kaum intelektual atau Intelektual growth. Seperti, tradisi diskusi dan mempertajam penyelesaian masalah menggunakan pendekatan keilmuan.

Kedua, KUMALA menghadirkan dan menularkan soft skill, sehingga setelah rampung kuliah, aktivis KUMALA bisa beradaptasi dengan dunia nyata, penuh dinamika. Sedangkan, ketiga, Impact social, kehadiran KUMALA dituntut dapat memberikan manfaat atau yang kita kenal Khoirunnas Anfauhum Linnas.(*)

*) Penulis Pengurus Koordinator KUMALA Periode 2012-2014, Founder Amis Jambu Syndrome

Artikel ini telah dibaca 583 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GP Ansor Kota Serang Meriahkan Turnamen Sepak Bola Pemuda Selatri di Terondol

17 Mei 2026 - 19:06 WIB

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

HIMADIKSIO Untirta Laksanakan Studi Banding ke Universitas Negeri Jakarta

27 April 2026 - 21:38 WIB

Ansor Banser PAC Serang Gelar Santunan Anak Yatim dalam Peringatan Harlah ke-92 GP Ansor

24 April 2026 - 16:01 WIB

Eksotisme, Alami dan Memikat; Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

11 April 2026 - 22:35 WIB

Trending di Opini