Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Nasional · 16 Okt 2022 01:58 WIB ·

Safari Hari Santri Nasional 2022 di Banten, Gus Muhaimin Serukan Santri Satu Barisan


 Safari Hari Santri Nasional 2022 di Banten, Gus Muhaimin Serukan Santri Satu Barisan Perbesar

TIRTAYASA.ID, SERANG – Panglima Santri Gus Muhaimin Iskandar mengajak santri untuk tetap dalam satu barisan dan belajar sungguh-sungguh. Demikian diungkapkan Gus Muhaimin dihadapan ribuan santri pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Safari Hari Santri Nasional di Halaman Masjid Agung Kesultanan Banten, Kota Serang, Sabtu 15 Oktober 2022.

Diketahui, dalam peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022, Panglima Santri Gus Muhaimin Iskandar melaksanakan Safari di Pulau Jawa. Provinsi Banten menjadi provinsi pertama dengan menempatkan tiga titik.

Safari pertama dilakukan Gus Muhaimin Iskandar, di Ponpes Mathlaul Anwar Li Nahdlotil Ulama (Malnu) Menes, Kabupaten Pandeglang, Masjid Agung Kesultanan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang dan Ponpes Riyadlul Jannah, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Gus Muhaimin Iskandar yang merupakan Ketua Umum DPP Partai Kabangkitan Bangsa (PKB) dalam safarinya didampingi Sekretaris Jenderal DPP PKB Hasanuddin Wahid, Menteri Tenagakerja Ida Fauziyah, Anggota Komisi III DPR RI Mohammad Rano Alfath, Ketua DPW PKB Provinsi Banten Ahmad Fauzi dan lainnya.  

Menurut Gus Muhaimin Iskandar safari Panglima Santri pada Hari Santri Nasional Tahun 2022 ini dilaksanakan untuk merapatkan barisan, untuk maju bersama. Proses panjang sebagai santri tak lepas dari cobaan hidup sehingga santri harus bersatu untuk bahagia dan sejahtera.

Gus Muhaimin menjelaskan, negara tidak akan lalai dan abai pada kemajuan dan kesejahteraan pesantren dan santri. Kata dia, melalui Hari Santri Nasional momentum untuk para santri dan pesantren terus maju.

“Oleh karena itu, kalau santri Indonesia maju, kalau santri Indonesia makmur, maka bangsa Indonesia tentu saja akan makmur. Sehingga negara, pemerintah, tidak boleh abai, lalai,” katanya.

“Kemudian, secara konstitusi negara pemerintah harus wajib mendorong, menciptakan, menguatkan pesantren dan santri santrinya, untuk maju, mandiri dan kuat menjadi bagian dari bangsa yang maju dan sejahtera ini,” tambah Gus Muhaimin.

BACA JUGA   Pemerintah Optimal Kucurkan Dana Bansos di Masa PPKM Darurat

Gus Muhaimin mengungkapkan, Indonesia bisa keluar dari Pandemi Covid-19 karena memiliki kekuatan. Yaitu, pemerintah yang bertanggungjawab dan sungguh-sungguh bekerja, didukung oleh para pemimpin umat, para kyai dan ulama. Kemudian, masyarakat bahu membahu, berpartisipasi dan mendukung penuh.

“Kita tidak bisa berpangku tangan, kita tidak bisa diam, selagi ada kesempatan mengabdi dan berbakti, tidak ada kata mundur untuk pengabdian terbaik bagi negeri ini,” terangnya.

“Oleh karena itu mari, kita rapatkan barisan, kepada para santri, belajar yang benar dan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, para santri di seluruh negeri. Mari kita songsong masa depan yang lebih adil, lebih makmur dan sejahtera,” katanya. (rls)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berbagi Takjil, PDI Perjuangan Kecamatan Serang Pererat Kepedulian Sosial dengan Masyarakat

15 Maret 2026 - 20:18 WIB

Pemkot Serang Siapkan 3.000 Paket Sembako Bersubsidi untuk Redam Inflasi Ramadan

14 Maret 2026 - 10:31 WIB

FOMO Storytelling: Antara Narasi, Kekuasaan, dan Makna Sosial

13 Maret 2026 - 10:38 WIB

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

9 Maret 2026 - 20:17 WIB

PAC GP Ansor Kecamatan Serang Gelar Bagi Takjil dan Buka Bersama, Rangkul Pejuang Jalanan di Bulan Ramadan

8 Maret 2026 - 19:28 WIB

GP Ansor Kecamatan Serang Gelar Jumat Berkah, Salurkan Santunan Anak Yatim dan Alat Tulis Sekolah

6 Februari 2026 - 20:00 WIB

Trending di News