Menu

Mode Gelap
KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024 Kemeriahan Puncak Dies Natalis UPG ke-3, Dihadiri Artis hingga Pejabat Daerah  Politikus Gerindra Desmond J Mahesa Meninggal Dunia MK Tetapkan Pemilu 2024 Pakai Sistem Proporsional Terbuka, Waspadai Politik Uang  Pembangunan Tahap II Masjid Agung Ats Tsauroh Ditarget Rampung 2023

Nasional · 16 Okt 2022 01:58 WIB ·

Safari Hari Santri Nasional 2022 di Banten, Gus Muhaimin Serukan Santri Satu Barisan


 Safari Hari Santri Nasional 2022 di Banten, Gus Muhaimin Serukan Santri Satu Barisan Perbesar

TIRTAYASA.ID, SERANG – Panglima Santri Gus Muhaimin Iskandar mengajak santri untuk tetap dalam satu barisan dan belajar sungguh-sungguh. Demikian diungkapkan Gus Muhaimin dihadapan ribuan santri pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Safari Hari Santri Nasional di Halaman Masjid Agung Kesultanan Banten, Kota Serang, Sabtu 15 Oktober 2022.

Diketahui, dalam peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022, Panglima Santri Gus Muhaimin Iskandar melaksanakan Safari di Pulau Jawa. Provinsi Banten menjadi provinsi pertama dengan menempatkan tiga titik.

Safari pertama dilakukan Gus Muhaimin Iskandar, di Ponpes Mathlaul Anwar Li Nahdlotil Ulama (Malnu) Menes, Kabupaten Pandeglang, Masjid Agung Kesultanan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang dan Ponpes Riyadlul Jannah, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Gus Muhaimin Iskandar yang merupakan Ketua Umum DPP Partai Kabangkitan Bangsa (PKB) dalam safarinya didampingi Sekretaris Jenderal DPP PKB Hasanuddin Wahid, Menteri Tenagakerja Ida Fauziyah, Anggota Komisi III DPR RI Mohammad Rano Alfath, Ketua DPW PKB Provinsi Banten Ahmad Fauzi dan lainnya.  

Menurut Gus Muhaimin Iskandar safari Panglima Santri pada Hari Santri Nasional Tahun 2022 ini dilaksanakan untuk merapatkan barisan, untuk maju bersama. Proses panjang sebagai santri tak lepas dari cobaan hidup sehingga santri harus bersatu untuk bahagia dan sejahtera.

Gus Muhaimin menjelaskan, negara tidak akan lalai dan abai pada kemajuan dan kesejahteraan pesantren dan santri. Kata dia, melalui Hari Santri Nasional momentum untuk para santri dan pesantren terus maju.

“Oleh karena itu, kalau santri Indonesia maju, kalau santri Indonesia makmur, maka bangsa Indonesia tentu saja akan makmur. Sehingga negara, pemerintah, tidak boleh abai, lalai,” katanya.

“Kemudian, secara konstitusi negara pemerintah harus wajib mendorong, menciptakan, menguatkan pesantren dan santri santrinya, untuk maju, mandiri dan kuat menjadi bagian dari bangsa yang maju dan sejahtera ini,” tambah Gus Muhaimin.

BACA JUGA   Merial Institute: Indonesia Emas 2045 Mustahil, Tanpa Implementasi Perpres Kepemudaan

Gus Muhaimin mengungkapkan, Indonesia bisa keluar dari Pandemi Covid-19 karena memiliki kekuatan. Yaitu, pemerintah yang bertanggungjawab dan sungguh-sungguh bekerja, didukung oleh para pemimpin umat, para kyai dan ulama. Kemudian, masyarakat bahu membahu, berpartisipasi dan mendukung penuh.

“Kita tidak bisa berpangku tangan, kita tidak bisa diam, selagi ada kesempatan mengabdi dan berbakti, tidak ada kata mundur untuk pengabdian terbaik bagi negeri ini,” terangnya.

“Oleh karena itu mari, kita rapatkan barisan, kepada para santri, belajar yang benar dan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, para santri di seluruh negeri. Mari kita songsong masa depan yang lebih adil, lebih makmur dan sejahtera,” katanya. (rls)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dapil Cipocokjaya Kota Serang, Kursi Golkar dan Gerindra Digeser PDI Perjuangan dan PPP

29 Februari 2024 - 22:22 WIB

Kelompok Muda di Banten: Anak Muda Jangan Salah Pilih Capres-Cawapres 2024

24 Desember 2023 - 17:21 WIB

Aliansi BEM Banten Bersatu Deklarasi Pemilu Damai 

22 Desember 2023 - 13:40 WIB

Caleg DPR RI Partai Demokrat Haris, Nilai Positif Kunjungan Prabowo Ke Banten

3 Desember 2023 - 20:25 WIB

Peran Aktif Indonesia dalam Penyelesaian Perang Israel-Palestina

18 November 2023 - 11:34 WIB

KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024

13 November 2023 - 17:25 WIB

Trending di Nasional