Menu

Mode Gelap
KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024 Kemeriahan Puncak Dies Natalis UPG ke-3, Dihadiri Artis hingga Pejabat Daerah  Politikus Gerindra Desmond J Mahesa Meninggal Dunia MK Tetapkan Pemilu 2024 Pakai Sistem Proporsional Terbuka, Waspadai Politik Uang  Pembangunan Tahap II Masjid Agung Ats Tsauroh Ditarget Rampung 2023

News · 7 Sep 2020 03:23 WIB ·

Rano Alfath Minta Polri Berkinerja Lebih Humanis


 Rano Alfath Minta Polri Berkinerja Lebih Humanis Perbesar

Pengosongan Lahan Proyek Tol JORR 2

TIRTAYASA.ID, TANGERANG – Anggota Komisi III DPR RI asal Tangerang, Rano Alfath meminta Polri memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan atau Humas saat menjalan tugas di masyarakat. 

Hal ini diungkapkan Rano, terkait trauma yang alami warga terdampak pengosongan lahan proyek tol Jakarta Oute Ring Road (JORR) 2 atau Lingkar Luar Jakarta, Tangerang belum lama ini.

Sebelumnya, Personil Polwan dari Polres Metro Tangerang Kota melakukan Trauma Healing untuk memulihkan psikologis anak-anak pasca pengosongan lahan proyek tol JORR 2.

Namun demikian, kehadiran para aparat yang dihadiri oleh Kapolsek Benda Kompol Doddy Ginanjar tersebut kurang mendapat sambutan dari warga yang saat itu diduga mengalami kekerasan dari aparat kepolisian.

Ditemui di lokasi penggusuran, Politikus PKB itu mengaku sebelumnya telah melakukan komunikasi kepada kepolisian yang menjadi mitranya di Komisi III.

“Saya sudah sounding juga ke pak Kapolri agar jangan terulang lagi kejadian-kejadian yang mengakibatkan trauma khususnya kepada anak-anak kecil,” ujarnya, melalui rilis, Sabtu (5/9).

Menurut Rano, pihaknya juga meminta kepada jajaran aparat khususnya kepolisian agar dapat lebih humanis dalam menghadapi warga yang terkena dampak dari pengosongan lahan tersebut. 

“Dari kemarin kita sudah tahan ini baik dari aparat kepolisian dan dari mitra mitra saya untuk lebih humanis ke bawah,” katanya. 

“Karena kemarin sempet ada terjadi penggusuran yang memang dianggap masyarakat menimbulkan trauma,” tambah Ketua KNPI Provinsi Banten itu. 

Rano mengaku, upaya yang telah dilakukan Pemkot Tangerang, beberapa elemen masyarakat dan mahasiswa yang telah memberikan dukungan moril dan materil atas kondisi warga dan anak-anak yang terkena dampak dari pengosongan lahan di lokasi tersebut sudah tepat.

“Kalau dari Pemda kemarin saya melihat pak Wakil sudah hadir, kawan kawan dari anggota DPRD Kota sudah hadir, sebetulnya sudah cukup bagus, tinggal nanti mereka mempersiapkan program-program aja buat memulihkan trauma khususnya buat anak-anak kecil,” katanya

BACA JUGA   ISYEF Sulap Tower Masjid Jadi Coffee Shop

Ia meyakini, pemkot Tangerang dibantu beberapa elemen masyarakat yang memang fokus dengan kondisi dialami warga dapat lebih cepat dalam mengatasi persoalan trauma warga dan anak anak.

“Ini bukan masalah proyek tapi ini adalah masalah hak asasi manusia, jadi semua wajib turun jangan bicara proyek nasional dan bukan bagian dari saya ngga, ini warga kota Tangerang,” katanya. (rls)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KPU Banten Luncurkan Maskot dan Jingle Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2024

2 Juni 2024 - 09:23 WIB

KPU Banten Tetapkan 100 Anggota DPRD Banten Hasil Pemilu 2024

2 Mei 2024 - 21:47 WIB

Dapil Cipocokjaya Kota Serang, Kursi Golkar dan Gerindra Digeser PDI Perjuangan dan PPP

29 Februari 2024 - 22:22 WIB

Kelompok Muda di Banten: Anak Muda Jangan Salah Pilih Capres-Cawapres 2024

24 Desember 2023 - 17:21 WIB

Aliansi BEM Banten Bersatu Deklarasi Pemilu Damai 

22 Desember 2023 - 13:40 WIB

Caleg DPR RI Partai Demokrat Haris, Nilai Positif Kunjungan Prabowo Ke Banten

3 Desember 2023 - 20:25 WIB

Trending di Banten Politika