Menu

Mode Gelap
KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024 Kemeriahan Puncak Dies Natalis UPG ke-3, Dihadiri Artis hingga Pejabat Daerah  Politikus Gerindra Desmond J Mahesa Meninggal Dunia MK Tetapkan Pemilu 2024 Pakai Sistem Proporsional Terbuka, Waspadai Politik Uang  Pembangunan Tahap II Masjid Agung Ats Tsauroh Ditarget Rampung 2023

Daerah · 9 Nov 2022 10:24 WIB ·

Pj Gubernur Banten Klaim Berhasil Tekan Inflasi, Stok Kebutuhan Pangan di Banten Dipastikan Aman


 Pj Gubernur Banten, Al Muktabar. (IST) Perbesar

Pj Gubernur Banten, Al Muktabar. (IST)

TIRTAYASA.ID, SERANG – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengungkapkan, pada triwulan ke empat tahun 2022 ini, angka inflasi di Provinsi Banten berhasil ditekan. Hal itu berkat kerja keras serta kolaborasi semua pihak termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, pada bulan Oktober 2022 angka inflasi di Banten year on year (yoy) sebesar 5,64 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,70.

Di tengah kondisi pangan dan perekonomian global yang tidak pasti, Pemprov Banten berhasil menekan laju inflasi, bahkan dua daerah mengalami deflasi. “Kota Cilegon deflasi 0,26 persen dan Kota Tangerang 0,13 persen. Ini tadi diapresiasi oleh Bapak Mendagri,” ungkap Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Di Daerah yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual dari Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin 7 November 2022.

BACA JUGA : Pemprov Banten Buka Posko dan Layanan Masyarakat Terkait Penyakit Gagal Ginjal Akut

Dikatakan, apa yang diantisipasi oleh Pemerintah pusat terhadap sektor-sektor yang berpotensi menjadi penyumbang kenaikan angka inflasi terus dilakukan pengawasan dan Pemprov Banten melakukan berbagai langkah dalam upaya untuk menekan angka inflasi tersebut.

“Seperti banyak yang terjadi di beberapa daerah, beras menjadi salah satu sektor penyumbang naiknya angka inflasi. Namun untuk di Banten sendiri alhamdulillah masih aman,” pungkasnya.

Data BPS menyebutkan, sepanjang tahun 2021 Provinsi Banten masuk pada 10 besar daerah yang menjadi produsen beras nasional, dimana stok yang dicapai sekitar 1,60 juta ton GKG. Jumlah itu berdasarkan hasil luas panen padi sebesar 318,25 ribu hektar, dengan luas panen tertinggi pada bulan Maret sebesar 84,04 ribu hektar.

BACA JUGA   Comeback Kroasia Kubur Harapan Kanada di Piala Dunia 2022 Qatar 

Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan cabe yang menjadi penyumbang meningkatnya angka inflasi, Pemprov Banten bersama tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) secara gencar dan masif melakukan gerakan pemanfaatan lahan pekarangan untuk ditanami cabe dan beberapa sayuran bermanfaat lainnya.

“Untuk komoditi pangan di Banten kondisinya cukup baik. Saat ini yang menjadi konsen kami lebih kepada sektor transportasi, karena itu yang menjadi pemicu angka inflasi di Kota Serang cukup tinggi yakni sebesar 7,54 persen,” ucapnya.

BACA JUGA : UPZ Baznas Pemprov Banten Salurkan Dana Zakat Tahap IV

Al Muktabar mengaku pihaknya akan mengecek kembali apa yang perlu dilakukan intervensi. Karena sesungguhnya penyesuaian harga kemarin itu sejatinya sudah membentuk harga baru saat ini. Mestinya tidak menjadi persoalan.

“Ini mau langsung kita tindaklanjuti. Tapi secara umum kondisi di Banten cukup baik,” katanya.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian mengimbau kepada seluruh daerah agar benar-benar serius menangani inflasi. Pemerintah pusat sudah memberikan kelonggaran untuk menggunakan instrumen Biaya Tak Terduga (BTT) dan juga mengalokasikan Bantuan Transfer Umum (BTU) untuk digunakan dalam rangka mengendalian inflasi di daerah.

“Jadi jangan ragu untuk menggunakannya, selama itu dalam koridur aturan yang berlaku. Jangan sampai karena rasa kekhawatiran itu, dana yang sudah dipersiapkan itu tidak tersalurkan dan akhirnya menjadi Silpa,” ungkapnya. (rls)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Momen Libur Lebaran Perdana, KCIC Operasikan 52 Perjalanan Whoosh Per Hari

5 April 2024 - 22:04 WIB

Simak Aturan Bagasi Kereta Cepat Whoosh, Penumpang di Himbau Membawa Barang Sesuai Aturan

2 April 2024 - 21:18 WIB

Gelar Pasar Takjil, BMS Creative; Wujud Nyata Mendorong Pelaku UMKM Berkembang

28 Maret 2024 - 19:51 WIB

Jelang Idul Fitri, Harga Daging Sapi di Kota Serang Diperkirakan Tembus Rp180 Ribu Per Kilogram 

27 Maret 2024 - 23:17 WIB

Alfamart Cabang Serang Ajak Buka Bersama Member Loyal

23 Maret 2024 - 20:19 WIB

Pemkot Serang Kembangkan Aplikasi Bayar Zakat

19 Maret 2024 - 22:48 WIB

Trending di Daerah