Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Ekonomi · 30 Okt 2025 11:56 WIB ·

Pimpin FEKRAF Banten, Irfan Koyonk; Banten Harus Menjadi Bagian dari Percakapan Besar Ekonomi Kreatif Indonesia


 Pimpin FEKRAF Banten, Irfan Koyonk; Banten Harus Menjadi Bagian dari Percakapan Besar Ekonomi Kreatif Indonesia Perbesar

SERANG – Forum Ekonomi Kreatif (FEKRAF) Banten menggelar pemilihan ketua terbaru dalam acara CREATIVOTE 2025 yang berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten pada Selasa 28 Oktober 2025.

Acara ini menjadi titik penting bagi pelaku ekonomi kreatif di Banten dalam menentukan masa depan ekosistem kreatif serta memperkuat kepengurusan FEKRAF periode 2025–2028.

Dengan tajuk “Kreasi Memilih, Kolaborasi Menentukan,” ajang pemilihan ketua FEKRAF Banten dihadiri sekitar 50 peserta dari berbagai komunitas kreatif, pelaku usaha, organisasi subsektor, akademisi, dan perwakilan pemerintah dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten.

Proses pemilihan yang diikuti tiga kandidat, yaitu M. Irfan, Febriansyah SP, dan Lia Amalia, berlangsung transparan melalui sistem live voting digital. Hasilnya, M. Irfan (Koyonk), pendiri Banten Creative Festival (BCF) dan Indonesia Muda Preneur (IMP), terpilih sebagai Ketua FEKRAF Banten periode 2025–2029 dengan suara 67,7 persen.

Irfan dikenal konsisten mendorong kolaborasi lintas subsektor dan membuka ruang aktualisasi untuk pelaku kreatif lokal di Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Irfan menyampaikan komitmen memperkuat jaringan FEKRAF Banten, tidak hanya di tingkat provinsi tapi juga di jejaring nasional.

“Langkah ke depan adalah memperkuat simpul-simpul kreatif dari kabupaten hingga kota, serta menghubungkannya dengan jejaring nasional. Banten harus menjadi bagian dari percakapan besar ekonomi kreatif Indonesia,” ujarnya.

Selain memperluas jaringan ekonomi kreatif, Irfan menegaskan pentingnya kolaborasi dengan akademisi dan generasi muda dalam pengembangan ekosistem kreatif Banten.

“Kita akan bersama menghadirkan FEKRAF di setiap Universitas di Banten,” tambahnya.

Pengukuhan kepengurusan baru FEKRAF Banten dilakukan oleh Dewan Pendiri, Andi Suhud, dengan dukungan Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Linda Rohyati Fatimah, mewakili Gubernur Banten.

Struktur kepengurusan mencakup Febriansyah Selamat Pribadi dan Lia Amalia Rhamala sebagai Ketua Harian, serta Faris Nurul Yaqin sebagai Sekretaris.

BACA JUGA   Pentingnya Literasi Keuangan Digital Bagi Generasi Produktif

Ketua demisioner, Erik Islami, menyatakan bahwa CREATIVOTE 2025 menjadi tonggak strategis menuju FEKRAF Banten yang lebih terbuka dan adaptif.

“FEKRAF harus menjadi rumah inklusif yang menghubungkan seluruh potensi kreatif di Banten,” ungkapnya.

Dengan semangat “Kreasi Memilih, Kolaborasi Menentukan,” CREATIVOTE 2025 menandai babak baru perjalanan FEKRAF Banten. Kepemimpinan baru ini diharapkan dapat memperkuat jaringan antar subsektor ekonomi kreatif, membuka akses kolaborasi lintas daerah, dan menjadikan Banten sebagai pusat penting dalam peta ekonomi kreatif nasional. (*/rls)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kota Serang Juara Kejurda Sepak Bola Mini SMA se-Banten 2026

1 Juni 2026 - 10:08 WIB

BCA Berbagi Ilmu di Untirta Angkat Filosofi “The Art of Falling” untuk Bekal Karier Mahasiswa

19 Mei 2026 - 16:12 WIB

GP Ansor Kota Serang Meriahkan Turnamen Sepak Bola Pemuda Selatri di Terondol

17 Mei 2026 - 19:06 WIB

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

Untirta Gelar Pekan Literasi “PELITA”, Perkuat Budaya Membaca di Era Digital

5 Mei 2026 - 07:06 WIB

Kolaborasi Untirta–Polda Banten Perkuat Implementasi Perlindungan Perempuan dan Anak

29 April 2026 - 18:59 WIB

Trending di Hukum & Kriminal