Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Hukum & Kriminal · 21 Agu 2020 21:06 WIB ·

Pengamat Medsos Kecam Pembajakan Situs Tempo


 Pengamat Medsos Kecam Pembajakan Situs Tempo Perbesar

TIRTAYASA.ID-JAKARTA. Jumat (21/8) dini hari, situs berita tempo.co milik Tempo Media Group diserang pihak tak bertanggungjawab. Berdasarkan catatan tempo.co. Situs Tempo tidak bisa diakses dengan layar putih bertuliskan 403 forbidden. Awalnya, tampilan situs berubah menjadi warna hitam. Lalu, ada iringan lagu Gugur Bunga selama 15 menit.

Di dalamnya, ada tulisan “Stop Hoax, Jangan BOHONGI Rakyat Indonesia, Kembali ke etika jurnalistik yang benar patuhi dewan pers. Jangan berdasarkan ORANG yang BAYAR saja. Deface By @xdigeeembok.” Ketika diklik, maka akan beralih langsung ke akun twitter @xdigeeembok. Akun ini bergabung di twitter sejak Juli 2009 dan memiliki 465 ribu pengikut.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekurif Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria mengecam prilaku pembajakan terhadap situs pemberitaan kredibel seperti tempo.co. 

“Pertama, di tengah sepinya pengawasan DPR terhadap pemerintah, Tempo dan media kredibel lainnya merupakan penyampai aspirasi masyarakat,  intelektual, ilmuwan, politisi, tokoh masyarakat, ormas dan lain-lain,” kata Hariqo, melalui rilis kepada awak media, Jumat (21/8). 

“Membajak akun media, sama halnya merugikan kepentingan masyarakat, merugikan kepentingan nasional,” sambung Hariqo.

Menurutnya, hampir semua perusahaan, termasuk media mengalami kesulitan bertahan akibat COVID-19 ini berdasarkan survei ILO dan Reuters. Tempo tetap bertahan, independen dan kritis di tengah sepinya pengawasan organisasi kepemudaan terhadap pemerintahan. 

“Namun mengapa diretas situsnya?. Bukankah kritik membuat seimbang, sedangkan puji-pujian bisa bikin tumbang,” katanya. 

Kata dia, website atau situs media kredibel adalah sebuah tempat dikumpulkannya berbagai berita hasil kerja keras para wartawan di lapangan, yang bebas diakses oleh pelajar dan siapapun juga untuk pendidikan, dan lain-lain. 

“Membajaknya merugikan banyak pihak untuk mendapatkan informasi dan melakukan penelitian,” katanya.

Terkhir, pengamat media sosial ini meminta agar aparat berwenang harus mengusut pembajakan ini agar demokrasi berwibawa dan kepercayaan masyarakat pada pemerintah bertahan.

BACA JUGA   BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu di Dalam Sepatu

“Sebab, kepercayaan adalah modal utama dalam menangai pandemi, ancaman resesi ekonomi,” katanya. (rls)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

Untirta Gelar Pekan Literasi “PELITA”, Perkuat Budaya Membaca di Era Digital

5 Mei 2026 - 07:06 WIB

Kolaborasi Untirta–Polda Banten Perkuat Implementasi Perlindungan Perempuan dan Anak

29 April 2026 - 18:59 WIB

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Serang Jenguk Warga Sakit di Puri Citra Pipitan

29 April 2026 - 11:09 WIB

HIMADIKSIO Untirta Laksanakan Studi Banding ke Universitas Negeri Jakarta

27 April 2026 - 21:38 WIB

Trending di Kampus