Menu

Mode Gelap
KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024 Kemeriahan Puncak Dies Natalis UPG ke-3, Dihadiri Artis hingga Pejabat Daerah  Politikus Gerindra Desmond J Mahesa Meninggal Dunia MK Tetapkan Pemilu 2024 Pakai Sistem Proporsional Terbuka, Waspadai Politik Uang  Pembangunan Tahap II Masjid Agung Ats Tsauroh Ditarget Rampung 2023

Ekonomi · 13 Apr 2022 19:31 WIB ·

Mahasiswa Banten Tuntut Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok


 Mahasiswa Banten Tuntut Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Perbesar

TIRTAYASA.ID, SERANG – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Banten Bergerak menuntut pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin menstabilkan harga kebutuhan pokok.

Demikian terungkap saat ratusan mahasiswa menggelar Long March dari Ciceri sampai dengan Alun-alun Kota Serang, Rabu 13 April 2022.

Salah satu aktivis perempuan Amalia Choirunnisa mengatakan, pemerintah Joko Widodo dan Maruf Amin gagal menghadirkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA : Koalisi Mahasiswa Banten Dukung Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

“Jokowi gagal menyelamatkan masyarakat dari jurang kemiskinan,” ujarnya disela-sela aksi di depan Kampus UIN SMH Banten, Ciceri, Kota Serang.

Menurutnya, kegagalan pemerintah bisa terlihat dari tak terkendalinya harga minyak goreng, bahan bakar minyak, sampai dengan kebutuhan pokok lainnya.

“Pemerintah kalah oleh pasar. Mana mungkin bisa mensejahterakan rakyat,” terangnya.

“Wacana tiga periode tegas harus selesai dan rakyat kami fikir sepakat. Karena itu amanat reformasi,” beber perempuan yang akrab disapa Ameng itu. 

Perwakilan Kampus Univesitas Bina Bangsa M Faturrahman mengatakan, kegagalan pemerintah selanjutnya yakni kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 11 persen.

“Bahan pokok tak terkendali, langkah dan sekarang ditambah dengan kenaikan Pajak,” katanya. 

BACA JUGA : Eksponen Aktivis Banten Nilai Erick Thohir Gagal Jadi Menteri BUMN

Kata Faturrahman, menariknya di tengah situasi ekonomi tak menentu ada sekelompok elit yang mewacanakan penambahan periodesasi masa jabatan presiden dan wakil presiden.

“Bagaimana rakyat tak marah, wajar bila hampir di seluruh wilayah, rakyat bergerak melakukan perlawanan,” terangnya.

Koordinator Lapangan Aksi Aliansi Rakyat Banten Bergerak Rival mengatakan, pihaknya menegaskan menolak kenaikan PPN dan kenaikan BBM. (rls)

BACA JUGA   Mencegah Berita Hoaks Jelang Pemilu 2024
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Momen Libur Lebaran Perdana, KCIC Operasikan 52 Perjalanan Whoosh Per Hari

5 April 2024 - 22:04 WIB

Simak Aturan Bagasi Kereta Cepat Whoosh, Penumpang di Himbau Membawa Barang Sesuai Aturan

2 April 2024 - 21:18 WIB

Gelar Pasar Takjil, BMS Creative; Wujud Nyata Mendorong Pelaku UMKM Berkembang

28 Maret 2024 - 19:51 WIB

Jelang Idul Fitri, Harga Daging Sapi di Kota Serang Diperkirakan Tembus Rp180 Ribu Per Kilogram 

27 Maret 2024 - 23:17 WIB

Alfamart Cabang Serang Ajak Buka Bersama Member Loyal

23 Maret 2024 - 20:19 WIB

Per Februari 2024, Pajak Usaha Ekonomi Digital Capai Rp22,179 Triliun 

14 Maret 2024 - 19:41 WIB

Trending di Ekonomi