Menu

Mode Gelap
KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024 Kemeriahan Puncak Dies Natalis UPG ke-3, Dihadiri Artis hingga Pejabat Daerah  Politikus Gerindra Desmond J Mahesa Meninggal Dunia MK Tetapkan Pemilu 2024 Pakai Sistem Proporsional Terbuka, Waspadai Politik Uang  Pembangunan Tahap II Masjid Agung Ats Tsauroh Ditarget Rampung 2023

Daerah · 15 Nov 2022 08:33 WIB ·

Ketua KPK Firli Berbagi Tips Memerangi Korupsi di Pemprov Banten


 Ketua KPK Firli Berbagi Tips Memerangi Korupsi di Pemprov Banten Perbesar

TIRTAYASA.ID, SERANG – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Komjen Pol  Firli Bahuri mengajak kepada seluruh ASN di lingkungan Pemprov Banten bersama memerangi korupsi.

Pemberantasan korupsi tidak mungkin akan bisa diwujudkan tanpa peran serta dari semua pihak.

Demikiam diungkapkanFirli pada saat menjadi pembicara pada sesi talk show I pada acara Penguatan Pembinaan Pancasila Kepada ASN di Pemprov Banten.

BACA JUGA : Wakil Presiden Tegaskan Pancasila Sangat Relevan Hadapi Tantangan Zaman

Talk show dengan tema Keteladanan Pancasila itu dipandu Delly Maulana Dosen Universitas Serang Raya dengan dua pembicara lainnya yakni Deputi Bidang Pencegahan BNN RI Richad M Neggolan dan Direktur Pencegahan BNPT RI, Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid.

Firli membagikan beberapa tips agar ASN di lingkungan Pemrov Banten tidak terlibat dalam kasus korupsi.

Pertama, kepada ASN yang mengelola anggaran baik sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) maupun Kuasa Pengelola Barang (KPB) hindari beberapa hal berikut ini, jangan melakukan kolusi persengkongkolan dalam pengadaan Barang dan jasa (Barjas).

BACA JUGA : Pebalap Astra Honda Sapu Bersih Podium Tertinggi IATC 2022 Mandalika

“Misalnya sudah tahu ada rekanan yang mau bertamu dengan kita, itu tidak usah diterima. Titik,” katanya.

“Karena kalau dia datang, pasti bicara tentang proyek. Kalau itu terjadi, pasti ada persekongkolan. Ga mungkin tidak,” imbuhnya.

Selanjutnya, setiap proyek pengadaan barang pasti ada uang. Jangan pernah menerima satu rupiahpun sebagai feedback. Itu akan mengakibatkan  benturan kepentingan.

BACA JUGA : Pemprov Banten Perkuat Fungsi Dasar Satgas PMK

“Jangan sampai itu terjadi kecurangan, misalnya ada rekanan yang tidak memenuhi syarat tapi diluluskan. Dan terakhir jangan ada niatan jahat apapun,” katanya.

BACA JUGA   RSUD Kota Serang Serang Kini Berstatus BLUD, Wali Kota Syafrudin Minta Tingkatkan Pelayanan

Tips kedua, kata Firli seberapa besar uang gaji yang diterima itu cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tapi kalau tujuannya gaya hidup, seberapa besar pun gaji yang diperoleh tidak akan cukup.

“Inilah yang kemudian menjadikan banyak orang terlibat korupsi, karena tujuannya bukan kebutuhan hidup, melainkan gaya hidup,” katanya.

Kemudian, terakhir adalah kita harus meyakinkan diri sendiri bahwasannya kita ini orang baik. Itu penting. Sehingga kita bisa mengconter ketika ada potensi kejahatan korupsi akan terjadi. (/rls)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkot Serang Kembangkan Aplikasi Bayar Zakat

19 Maret 2024 - 22:48 WIB

Peran Aktif Indonesia dalam Penyelesaian Perang Israel-Palestina

18 November 2023 - 11:34 WIB

ICN Banten Serukan Influencer Tolak Promosi Judi Online

6 Oktober 2023 - 20:10 WIB

Mencegah Radikalisme dan Intoleransi Jelang Pemilu 2024

9 September 2023 - 16:51 WIB

Presiden Jokowi: ASEAN Harus Bekerja Sama Untuk Perdamaian dan Kemakmuran

5 September 2023 - 20:45 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Episentrum Ekonomi ASEAN

2 September 2023 - 18:06 WIB

Trending di Nasional