Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Daerah · 21 Agu 2020 11:51 WIB ·

Infrastruktur Jalan, Langganan Jadi Keluhan


 Infrastruktur Jalan, Langganan Jadi Keluhan Perbesar

Reses Ade Hidayat (AHI)

TIRTAYASA.ID-SERANG. Anggota DPRD Banten Dapil Kabupaten Lebak Ade Hidayat melakukan reses masa sidang III Tahun 2020 di sejumlah kecamatan Kabupaten Lebak. Politisi Gerindra tersebut menerima sejumlah aspirasi salah satunya tentang infrastruktur jalan yang masih rusak.

Ade Hidayat mengatakan, di Kabupaten Lebak sudah terdapat beberapa jalan milik kabupaten maupun jalan lingkungan yang mengalami perbaikan. Perbaikan jalan lingkungan salah satunya melalui pembangunan yang dilakukan Pemprov Banten.

“Dahulu saya menerima banyak aspirasi tentang jalan lingkungan. Alhamdulillah aspirasi itu sudah banyak terbangun,” katanya, Jumat (21/8/).

Namun demikian, dia tak menampik masih banyak juga jalan lingkungan yang masih rusak. Kondisi yang sama juga untuk jalan milik kabupaten.

“Karena itu keluhan masyarakat tentang infrastruktur jalan harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Banten,” ucapnya.

Untuk jalan kabupaten yang masih rusak dan tidak bisa dibangun pemda setempat akibat kekurangan anggaran, kata dia, Pemprov Banten harus melakukan pengambil alihan. Selanjutnya pemprov sendiri yang membangunnya.

“Anggaran pemprov besar, dianggap memenuhi untuk membangun jalan yang diambil alih dari kabupaten,” ucapnya.

Pengambil alihan jalan sangat mungkin dilakukan karena hasil penelitian ITB sebagaimana tertuang dalam naskah akademik Perda tentang Percepatan Infrastruktur, indek aksesibilitas Provinsi Banten masih 0.30 persen.

“Artinya dibanding luas wilayah, panjang jalan milik provinsi masih sedikit,” katanya.

Adapun jalan yang bisa diambil alih di antaranya jalan Cimampang menuju Cisero, Cimandiri Laut ke Sobang, serta Curug Bitung menuju Babakan.

“Masih ada juga jalan yang lainnya. Tinggal pendataan yang massif. Pemda Lebak juga jangan ragu-ragu untuk mengusulkannya,” katanya.

Pembangunan jalan hingga layak dilalui diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah bersangkutan. Kawasan wisata bisa bermunculan dan akses penjualan hasil pertanian lebih mudah. Kesejahteraan masyarakat juga semakin meningkat.

BACA JUGA   Pengelolaan CSR Kabupaten Lebak Belum Terarah, Terprogram, dan Konsisten

“Lebak inikan banyak yang menjadi petani. Kalau jalannya bagus mereka bisa mudah menjual hasil pertaniannya. Pengambil alihan jalan yang tak bisa dibangun kabupaten dalam rangka memenuhi kepentingan masyarakat,” katanya. (rls)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kota Serang Juara Kejurda Sepak Bola Mini SMA se-Banten 2026

1 Juni 2026 - 10:08 WIB

BCA Berbagi Ilmu di Untirta Angkat Filosofi “The Art of Falling” untuk Bekal Karier Mahasiswa

19 Mei 2026 - 16:12 WIB

GP Ansor Kota Serang Meriahkan Turnamen Sepak Bola Pemuda Selatri di Terondol

17 Mei 2026 - 19:06 WIB

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

Untirta Gelar Pekan Literasi “PELITA”, Perkuat Budaya Membaca di Era Digital

5 Mei 2026 - 07:06 WIB

Kolaborasi Untirta–Polda Banten Perkuat Implementasi Perlindungan Perempuan dan Anak

29 April 2026 - 18:59 WIB

Trending di Hukum & Kriminal