Menu

Mode Gelap
KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024 Kemeriahan Puncak Dies Natalis UPG ke-3, Dihadiri Artis hingga Pejabat Daerah  Politikus Gerindra Desmond J Mahesa Meninggal Dunia MK Tetapkan Pemilu 2024 Pakai Sistem Proporsional Terbuka, Waspadai Politik Uang  Pembangunan Tahap II Masjid Agung Ats Tsauroh Ditarget Rampung 2023

Daerah · 21 Agu 2020 11:51 WIB ·

Infrastruktur Jalan, Langganan Jadi Keluhan


 Infrastruktur Jalan, Langganan Jadi Keluhan Perbesar

Reses Ade Hidayat (AHI)

TIRTAYASA.ID-SERANG. Anggota DPRD Banten Dapil Kabupaten Lebak Ade Hidayat melakukan reses masa sidang III Tahun 2020 di sejumlah kecamatan Kabupaten Lebak. Politisi Gerindra tersebut menerima sejumlah aspirasi salah satunya tentang infrastruktur jalan yang masih rusak.

Ade Hidayat mengatakan, di Kabupaten Lebak sudah terdapat beberapa jalan milik kabupaten maupun jalan lingkungan yang mengalami perbaikan. Perbaikan jalan lingkungan salah satunya melalui pembangunan yang dilakukan Pemprov Banten.

“Dahulu saya menerima banyak aspirasi tentang jalan lingkungan. Alhamdulillah aspirasi itu sudah banyak terbangun,” katanya, Jumat (21/8/).

Namun demikian, dia tak menampik masih banyak juga jalan lingkungan yang masih rusak. Kondisi yang sama juga untuk jalan milik kabupaten.

“Karena itu keluhan masyarakat tentang infrastruktur jalan harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Banten,” ucapnya.

Untuk jalan kabupaten yang masih rusak dan tidak bisa dibangun pemda setempat akibat kekurangan anggaran, kata dia, Pemprov Banten harus melakukan pengambil alihan. Selanjutnya pemprov sendiri yang membangunnya.

“Anggaran pemprov besar, dianggap memenuhi untuk membangun jalan yang diambil alih dari kabupaten,” ucapnya.

Pengambil alihan jalan sangat mungkin dilakukan karena hasil penelitian ITB sebagaimana tertuang dalam naskah akademik Perda tentang Percepatan Infrastruktur, indek aksesibilitas Provinsi Banten masih 0.30 persen.

“Artinya dibanding luas wilayah, panjang jalan milik provinsi masih sedikit,” katanya.

Adapun jalan yang bisa diambil alih di antaranya jalan Cimampang menuju Cisero, Cimandiri Laut ke Sobang, serta Curug Bitung menuju Babakan.

“Masih ada juga jalan yang lainnya. Tinggal pendataan yang massif. Pemda Lebak juga jangan ragu-ragu untuk mengusulkannya,” katanya.

Pembangunan jalan hingga layak dilalui diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah bersangkutan. Kawasan wisata bisa bermunculan dan akses penjualan hasil pertanian lebih mudah. Kesejahteraan masyarakat juga semakin meningkat.

BACA JUGA   19 Tahun; Konsistensi Hamas

“Lebak inikan banyak yang menjadi petani. Kalau jalannya bagus mereka bisa mudah menjual hasil pertaniannya. Pengambil alihan jalan yang tak bisa dibangun kabupaten dalam rangka memenuhi kepentingan masyarakat,” katanya. (rls)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPUPR Provinsi Banten Perbaiki Saluran Drainase di Ruas Jalan Palima-Pasar Teneng

30 April 2024 - 17:09 WIB

Pemkot Serang Kembangkan Aplikasi Bayar Zakat

19 Maret 2024 - 22:48 WIB

Peran Aktif Indonesia dalam Penyelesaian Perang Israel-Palestina

18 November 2023 - 11:34 WIB

Pembuatan Saluran Drainase Jalan Parigi – Sukamanah oleh UPTDPJJ Seragon

9 November 2023 - 22:26 WIB

Atasi Genangan Dengan Crossing Drain Di Ruas Jalan Ciruas-Petir-Warunggunung

9 November 2023 - 21:54 WIB

Dinas PUPR Banten Penanganan Bahu Jalan Parigi-Sukamanah, Kendaraan Lebih Nyaman

8 November 2023 - 21:11 WIB

Trending di Pemerintahan