Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Daerah · 15 Agu 2020 02:26 WIB ·

Bendung Pamarayan Lama Masuk Wisata Unggulan


 Bendung Pamarayan Lama Masuk Wisata Unggulan Perbesar

TIRTAYASA.ID –  SERANG. Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa memastikan jika Bendung Pamarayan Lama di Kecamatan Pamarayan bakal dijadikan wisata unggulan. Sehingga destinasi wisata yang ada di Kabupaten Serang beragam.

“Kita akan dorong obyek wisata unggulan agar obyek wisata kita ini lebih beragam, karena kita sudah punya obyek wisata pantai, pegunungan, dan wisata religi. Sekarang kita punya wisata peninggalan sejarah pada zaman Belanda,” ujar Pandji di sela-sela Sosialisasi Desa Wisata dan Benda Cagar Budaya di area Bendungan Pamarayan Lama, Jumat (14/8).

Kata Pandji, Bendungan Pamarayan Lama pada zamannya terbesar di Indonesia dan baru terkalahkan pada tahun 1962. Setelah tahun 1962 terbangun kembali Bendungan Jati Luhur yang lebih besar dari Bendungan Pamarayan.

“Disusul Bendungan Gajah Mungkur, Bendungan Cirata, Bendungan Sabuling tapi sampai tahun 1962 (Bendung Pamarayan) ini adalah bendungan terbesar di Indonesia. Makanya ini punya nilai sejarah yang luar biasa,” terangnya.

Guna menunjang destinasti wisata unggulan, sebut Pandji, diantaranya jalan sudah dibenahi dengan dibetonisasi sebagai penunjangnya. Untuk saat ini obyeknya akan dikemas sebagus mungkin agar lebih menarik.

“Obyek sudah ada, cuma kemasannya yang akan kita benahi, dan Kali Mati akan dibangun danau buatan dan gubug-gubug agar terlihat indah,” terang Pandji.

Hadir pada sosialisasi tersebut, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Hamdani dan puluhan warga dari sejumlah desa di sekitar Bendung Pamarayan Lama. Hamdani mengatakan, Pemkab Serang sudah membuat Site Plan atau rencana kawasan ke depan tentang wisata Bendung Pamarayan Lama.

“Kenapa, memang dasarnya punya ciri khas yang tidak dimiliki daerah lain, bahwa sebelum zaman belanda membangun zaman Kesultanan Banten Bendung Pamarayan sudah berfungsi untuk mengairi irigasi daerah Pontang, Tirtayasa, Tanara bahkan sampai Kecamatan Kramatwatu. Itu sejarah yang saya baca,” ujarnya.

BACA JUGA   Ngaji Situasi Pemuda Muhammadiyah, DPRD Dorong Peran Pemuda Bangun Kota Serang Inklusif

Untuk saat ini, sebut Hamdani, pihaknya sudah membentuk kelompok warga sadar wisata untuk dilatih bagaimana mempromosikan dan menjadikan pesona area Bendung Pamarayan. “Selain itu juga untuk menginformasikan kepada seluruh masyarakat, karena bagaimana pun ini perlu dukungan penuh masyarakat Pamarayan,” terangnya. (red)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GP Ansor Kecamatan Serang Gelar Jumat Berkah, Salurkan Santunan Anak Yatim dan Alat Tulis Sekolah

6 Februari 2026 - 20:00 WIB

Muhamad Haykal Afdal Dzikri Nahkoda Baru SAPMA PP Kota Serang

31 Januari 2026 - 20:01 WIB

Evaluasi Genangan, ASTRA Tol Tamer Perkuat Koordinasi Lintas Instansi

30 Januari 2026 - 18:51 WIB

Pemprov Banten dan Pemkot Cilegon Raih UHC Awards 2026, BPJS Kesehatan Serang Dorong Daerah Lain Menyusul

27 Januari 2026 - 18:35 WIB

Harga Sapi Melonjak, Gappenda Banten Mogok Jualan Dua Hari

25 Januari 2026 - 07:50 WIB

Genangan Ruas Tangerang-Merak di KM 38 dan KM 50, Dilakukan Penanganan Optimal, Utamakan Pengguna Jalan dapat melintas dengan Aman

24 Januari 2026 - 21:01 WIB

Trending di Daerah