Menu

Mode Gelap
KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024 Kemeriahan Puncak Dies Natalis UPG ke-3, Dihadiri Artis hingga Pejabat Daerah  Politikus Gerindra Desmond J Mahesa Meninggal Dunia MK Tetapkan Pemilu 2024 Pakai Sistem Proporsional Terbuka, Waspadai Politik Uang  Pembangunan Tahap II Masjid Agung Ats Tsauroh Ditarget Rampung 2023

Ekonomi · 3 Nov 2022 12:41 WIB ·

Arief Rosyid Paparkan Potensi Ekonomi Syariah Indonesia di Lisbon Portugal


 Arief Rosyid Hasan saat memaparkan potensi ekonomi syariah di Indonesia. (IST) Perbesar

Arief Rosyid Hasan saat memaparkan potensi ekonomi syariah di Indonesia. (IST)

TIRTAYASA.ID – Komisaris Independen BSI Arief Rosyid menjadi salah satu pembicara dalam rangkaian WebSummit dan TWT Event yang tahun ini berlangsung di Lisbon, Portugal, 2 November 2022.

WebSummit dihadiri oleh para pimpinan perusahaan teknologi global, para pengambil keputusan, dan ekspert di bidang teknologi. 

Mengusung topik Digital Islamic Ecosystem, Arief memaparkan potensi populasi Islam dunia yang didukung dengan interaksi dan kultur keummatan. Melalui modal tersebut, ekosistem ekonomi syariah mampu membawa Indonesia sebagai raksasa global. 

Ketua Umum PB HMI 2013-2015 ini juga memaparkan peranan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam menjadi motor untuk menggerakkan ekosistem ekonomi syariah tersebut. 

BACA JUGA :  Peringati Sumpah Pemuda 2022, Arief Rosyid Inisiasi MUDAPRO!

Arief memaparkan, BSI berperan menjadi enabler agar penyaluran donasi sosial dapat berlangsung dalam satu aplikasi BSI mobile. 

Salah satu angka yang signifikan dengan hadirnya fitur digital tersebut, yakni dana zakat, infak, sedekah, wakaf (ZISWAF)  yang dikelola BSI hingga September 2022 telah mencapai Rp100 miliar dengan mencatatkan 7 juta transaksi. 

Arief juga memaparkan ekosistem ekonomi syariah dengan berlandaskan komunitas pesantren dan Masjid. Saat ini, BSI telah bermitra dengan sekitar 8 ribuan pondok pesantren, juga 60 ribuan masjid. 

“BSI dan komunitas-komunitas tersebut tidak hanya menjalin kerja sama yang sifatnya transaksi, tetapi juga pada aspek pemberdayaan UMKM di sekitar ponpes dan Masjid,” katanya. 

“Kami berharap, sinergi ini terus berkelanjutan, sehingga BSI dapat terus menancapkan manfaat yang seluas-luasnya untuk umat dan bangsa sebagaimana harapan Pemerintah kepada kami,” tambah Arief.

BACA JUGA : Luncurkan Empat Buku dari Masjid, Arief Rosyid Serukan untuk Majukan Ekonomi Syariah Secara Berjamaah  

Usai sesi, para hadirin menyampaikan antusiasmenya. Salah seorang peserta bertanya, “Apa yang dibutuhkan dalam membantu digital islamic ecosystem ini?”. 

BACA JUGA   Muslimverse 2022: Panggung Anak Muda Bicara Moderasi Beragama hingga Ekonomi Umat

Arief pun menjawab, “Saya merasa terhormat diundang hadir ke acara ini, untuk itu saya mengajak para peserta untuk ikut memikirkan hingga terlibat dalam membangun Digital Islamic Ecosystem ini,” katanya. 

“Potensi bertumbuhnya masih sangat besar, mengingat potensi muslim sejak 2010-2050 mengalami peningkatan hingga 73 persen merujuk dari Pew Research Center,” tambahnya. (rls)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Momen Libur Lebaran Perdana, KCIC Operasikan 52 Perjalanan Whoosh Per Hari

5 April 2024 - 22:04 WIB

Simak Aturan Bagasi Kereta Cepat Whoosh, Penumpang di Himbau Membawa Barang Sesuai Aturan

2 April 2024 - 21:18 WIB

Gelar Pasar Takjil, BMS Creative; Wujud Nyata Mendorong Pelaku UMKM Berkembang

28 Maret 2024 - 19:51 WIB

Jelang Idul Fitri, Harga Daging Sapi di Kota Serang Diperkirakan Tembus Rp180 Ribu Per Kilogram 

27 Maret 2024 - 23:17 WIB

Alfamart Cabang Serang Ajak Buka Bersama Member Loyal

23 Maret 2024 - 20:19 WIB

Per Februari 2024, Pajak Usaha Ekonomi Digital Capai Rp22,179 Triliun 

14 Maret 2024 - 19:41 WIB

Trending di Ekonomi