Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Nasional · 7 Okt 2023 21:25 WIB ·

Siap Digelar, KTT AIS Menjadi Momentum Indonesia Kembangkan Ekonomi Biru


 Siap Digelar, KTT AIS Menjadi Momentum Indonesia Kembangkan Ekonomi Biru Perbesar

TIRTAYASA.ID – KTT Archipelagic and Island States (AIS) Forum yang diselenggarakan di Bali pada 11 Oktober 2023 merupakan kesempatan bagi Indonesia sebagai negara kepulauan untuk menunjukkan komitmen dalam menerapkan strategi ekonomi biru kepada dunia internasional.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya laut yang besar dan beragam. Dengan mengadakan KTT AIS Forum, Indonesia dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan negara-negara kepulauan lainnya dalam mengembangkan ekonomi biru yang berkelanjutan.

Guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University Profesor Luky Adrianto mengatakan, “strategi ekonomi biru” mengacu pada pendekatan pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.

“Blue economy dapat dipertimbangkan sebagai DNA (identitas) bagi negara-negara pulau dan kepulauan, termasuk Indonesia,” kata Luky melalui keterangan resmi.

Strategi ini melibatkan berbagai sektor ekonomi, termasuk perikanan, pariwisata, energi terbarukan, dan pengelolaan lingkungan laut.

Melalui KTT AIS Forum, Indonesia dapat mempromosikan kerja sama antarnegara dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan laut, peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, pengembangan sumber daya energi terbarukan dari laut, dan upaya lainnya yang mendukung ekonomi biru yang berkelanjutan.

Selain itu, kata Luky, forum ini juga memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat peran dan citra negara sebagai pemimpin dalam isu-isu kelautan dan lingkungan global.

Senada, Pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Chusmeru menilai penyelenggaraan KTT AIS 2023 di Bali sangat penting untuk menjaga keberlangsungan laut Indonesia di masa depan yang penuh tantangan.

’’Salah satunya adalah tantangan eksploitasi pesisir dan pencemaran laut,” kata Chusmeru.

Dengan demikian, KTT AIS Forum di Bali pada 11 Oktober 2023 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan komitmen dan peran strategisnya dalam menerapkan strategi ekonomi biru kepada dunia internasional.

BACA JUGA   Marhaban Ya Ramadhan

Selain itu, KTT AIS di Bali juga untuk memperkuat kerja sama regional dan global dalam upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pesisir dan kepulauan. (*)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penerimaan Pajak Digital per 31 Oktober 2025 Capai Rp43,75 Triliun

8 Desember 2025 - 12:56 WIB

ASTRA Tol Tangerang-Merak Dorong Budaya Aman Berkendara, Lewat Fun Rally dan Kampanye Keselamatan

7 Desember 2025 - 08:26 WIB

Arief Rosyid Ajak Lebih Banyak Anak Muda Ikuti Lemhannas, Jadi Bekal Mengabdi di Lintas Sektor

2 Desember 2025 - 09:52 WIB

PWNU Banten Serukan Islah Terkait Konflik di PBNU

1 Desember 2025 - 22:47 WIB

Terpilih Duta Muda BPJS Nasional, Para Finalis Siap Jadi Agent of Change JKN

20 November 2025 - 08:42 WIB

Relawan Jaga Banten Meminta Mabes Polri Segara Tangkap Pelaku Pembegalan Warga Baduy

5 November 2025 - 17:43 WIB

Trending di Hukum & Kriminal