Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Nasional · 25 Nov 2022 20:05 WIB ·

Jadi PM Malaysia ke-10, Anwar Ibrahim: Saya Mengikuti Ideologi, Politik, dan Strategi HMI


 Sumber : dsjaijournal Perbesar

Sumber : dsjaijournal

TIRTAYASA.ID – Datuk Seri Anwar Ibrahim resmi dilantik sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia ke-10 setelah mengucapkan sumpah di Istana Negara, Malaysia, Kamis, 24 November 2022. Dia menjadi PM Malaysia ke-10 menggantikan Ismail Sabri Yakoob.

Anwar ditunjuk oleh Sultan Abdullah sebagai PM Malaysia ke-10. Penunjukan itu diumumkan oleh Pengawas Rumah Tangga Kerajaan Malaysia, Ahmad Fadil Shamsuddin.

Sebelum itu, Anwar Ibrahim pernah menghadiri dan menjadi saksi pelantikan pengurus Majelis Perwakilan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Malaysia periode 2019-2024.

BACA JUGA   Buka Munas KAHMI XI, Wapres Ma'ruf Amin : Jangan Sampai Ada Kursi Melayang!

Anwar dalam sambutannya, mengatakan pernah memperoleh manfaat dari HMI.

“Saya memperoleh manfaat dari HMI karena mengikuti ideologi politik dan strategi di Pekalongan dan generasi saya itu lebih istimewa karena abang-abang saya ialah Nurcholish Madjid, Fahmi Idris, Mar’ie Muhammad, dan Ekky Syachruddin, jadi hebat-hebat semua,” katanya saat memberikan sambutan seperti dikutip dari kantor berita Antara.

Menurut Anwar Ibrahim peranan mahasiswa dan generasi muda adalah menjaga idealisme, terus melatih supaya ada creative thinking, chritical thinking, dan kreativitas.

BACA JUGA   Hadiri Pelantikan KAHMI, Bupati Serang: Secara Personal Sudah Banyak yang Memberikan Kontribusi

“Tidak menjadikan demokrasi sebagai sesuatu yang memukau dan kita hanya melestarikan politik demokrasi itu tidak lebih dari percaturan golongan elite kaya dan berkuasa, sedangkan kemiskinan dan kesenjangan melebar terus,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Anwar Ibrahim juga mengulas perkembangan demokrasi, keislaman, dan perkembangan perekonomian di Malaysia dan Indonesia.

Kegiatan pelantikan dan diskusi yang dihadiri ormas dan partai politik Indonesia di Malaysia, organisasi ekstrakampus Indonesia di Malaysia, anggota Persatuan Pelajar Indonesia di Malaysia, dan publik dari Malaysia tersebut berlangsung dua sesi. (*)

Artikel ini telah dibaca 432 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BCA Berbagi Ilmu di Untirta Angkat Filosofi “The Art of Falling” untuk Bekal Karier Mahasiswa

19 Mei 2026 - 16:12 WIB

GP Ansor Kota Serang Meriahkan Turnamen Sepak Bola Pemuda Selatri di Terondol

17 Mei 2026 - 19:06 WIB

GP Ansor Kota Serang Terlibat Aktif Perluas Perlindungan Pekerja Informal Bersama BPJS Ketenagakerjaan

6 Mei 2026 - 11:50 WIB

Untirta Gelar Pekan Literasi “PELITA”, Perkuat Budaya Membaca di Era Digital

5 Mei 2026 - 07:06 WIB

Kolaborasi Untirta–Polda Banten Perkuat Implementasi Perlindungan Perempuan dan Anak

29 April 2026 - 18:59 WIB

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, AMSY Usulkan Film Layar Lebar

29 April 2026 - 14:52 WIB

Trending di Nasional